"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Daerah  

Lihat Progres 98,56% Pembangunan Stasiun Jatake BSD

Stasiun Jatake di Tangerang Siap Beroperasi



Stasiun Jatake yang berada di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Kabupaten Tangerang, kini semakin mendekati tahap pembukaan operasional. PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan bahwa stasiun baru ini telah memasuki fase akhir persiapan dan akan segera melayani masyarakat pengguna commuterline di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung.

Stasiun Jatake terletak di perbatasan antara Kelurahan Jatake dan Kelurahan Kadusirung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, tepat di antara Stasiun Parungpanjang dan Stasiun Cicayur. Dalam pantauan terbaru, stasiun ini tampak menjulang dan mencolok dari kejauhan. Bangunan berlantai dua tersebut didominasi warna cokelat kayu dan abu-abu modern, memberi kesan kokoh sekaligus futuristis di tengah lahan yang masih kosong.

Terdapat jembatan penghubung menuju peron dari gedung utama. Sementara itu, area depan stasiun terlihat lapang dengan akses jalan yang sudah terbentuk rapi. Lahan parkir yang luas terbentang di depan stasiun, dilengkapi marka kendaraan dan lampu penerangan. Di sisi kanannya, pagar proyek masih berdiri sebagai penanda tahap akhir pembangunan.

Stasiun ini sudah dilengkapi signage nama Stasiun Jatake dan logo Kementerian Perhubungan dan KAI di bagian atas. Papan informasi terkait rute KRL dan transportasi integrasi di BSD juga sudah dipasang di lobi utama gedung stasiun. Gedung stasiun juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti eskalator, lift, tangga, serta ram untuk pengguna disabilitas.

Stasiun Jatake berdiri di atas lahan seluas 2.435 meter persegi dengan bangunan tiga lantai seluas sekitar 3.000 meter persegi. Lokasi stasiun berada di KM 37+045 lintas Tanah Abang–Rangkasbitung. Stasiun ini dilengkapi peron sepanjang 250 meter dengan lebar masing-masing enam meter. Kapasitas layanan Stasiun Jatake diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang per hari.

Stasiun Jatake dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang memadukan fungsi transportasi dan aktivitas kawasan. Di depan stasiun ini juga terdapat proyek perumahan, yakni Hiera BSD.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa fasilitas Stasiun Jatake dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna commuterline secara menyeluruh. Di dalam gedung stasiun tersedia area aktivitas penumpang, zona komersial, serta ruang perkantoran KAI. Area luar stasiun juga dilengkapi fasilitas parkir kendaraan roda dua, roda empat, dan sepeda, serta lahan pengembangan lanjutan seluas sekitar 4.000 meter persegi.

“Stasiun Jatake dipersiapkan sebagai simpul layanan baru yang mendukung kelancaran naik turun penumpang sekaligus mendorong pergerakan ekonomi kawasan yang terus berkembang,” ujar Anne dalam keterangan tertulis.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan bahwa pengembangan Stasiun Jatake merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan kualitas layanan transportasi publik di kawasan penyangga Jakarta, khususnya di lintas Rangkasbitung yang terus mencatat pertumbuhan pengguna.

“Jumlah pengguna commuterline lintas Rangkasbitung pada 2022 tercatat 43.317.716 orang. Angka ini meningkat menjadi 62.085.471 pengguna pada 2023, kemudian 69.999.362 pengguna pada 2024, dan mencapai 70.496.181 pengguna sepanjang Januari hingga November 2025,” ujar Bobby.

Kehadiran Stasiun Jatake diharapkan dapat menghadirkan akses yang lebih dekat bagi masyarakat, sekaligus membantu pemerataan distribusi penumpang. “Stasiun Jatake dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan itu dengan perjalanan yang lebih tertata serta distribusi penumpang yang lebih merata,” kata dia.

Dari sisi layanan, Stasiun Jatake akan melayani perjalanan commuterline lintas Tanah Abang–Rangkasbitung yang mencakup Tanah Abang, Palmerah, Kebayoran, Pondok Ranji, Jurang Mangu, Sudimara, Rawa Buntu, Serpong, Cisauk, Cicayur, Jatake, Parung Panjang, Cilejit, Daru, Tenjo, Tigaraksa, Cikoya, Maja, Citeras, hingga Rangkasbitung.

Hingga akhir November 2025, progres pembangunan Stasiun Jatake telah mencapai 98,56 persen. Bobby mengatakan bahwa saat ini, KAI bersama DJKA Kemenhub masih menjalani tahap akhir berupa uji prasarana dan kesiapan operasional guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan sebelum stasiun dioperasikan.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *