"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Daerah  

Tiga Berita Populer Padang: Pengaturan Lalu Lintas, Dua Bulan Tidak Melaut, dan Batu Busuk Terbuka

Berita Menarik Seputar Kota Padang

Berikut adalah rangkuman berita menarik seputar Kota Padang yang terjadi dalam 24 jam terakhir. Berita ini mencakup pengaturan lalu lintas, kondisi para nelayan, dan perbaikan akses jalan di kawasan Batu Busuk.


Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru

Polresta Padang akan menerapkan rekayasa lalu lintas saat malam pergantian tahun di Kota Padang, Sumatera Barat. Rekayasa ini difokuskan di sepanjang kawasan Pantai Padang, Kecamatan Padang Barat.

Lokasi yang akan dilakukan rekayasa lalu lintas dimulai dari jalan di depan Masjid Al Hakim sampai dengan pool bus Perwakilan NPM Padang. Sistem satu arah atau one way akan diterapkan mulai pukul 19.00 WIB pada Rabu (31/12/2025) hingga pukul 02.00 WIB pada Kamis (1/1/2026).

Pengendara hanya bisa masuk dari jalan di depan Masjid Al Hakim dan keluar melalui persimpangan di pool bus Perwakilan Bus NPM. Untuk pengamanan, Polresta Padang mengerahkan 450 personel.

Operasi Lilin Singgalang 2025 akan berlangsung hingga tanggal 2 Januari 2026. Personel tersebut akan ditempatkan di pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), dan pos terpadu. Pos terpadu hanya satu dan berlokasi di Danau Cimpago kawasan Pantai Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.


Dua Bulan Tak Melaut, Nelayan Pasia Muaro Bertahan Hidup dari Kayu Gelondongan

Doni (38), seorang nelayan di Pasia Muaro Kampung KB, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, selama dua bulan tidak pernah menyentuh laut. Perahu kayunya hanya terikat di bibir pantai karena banjir bandang yang melanda Kota Padang pada 27 November 2025.

Laut yang menjadi sumber hidupnya kini dipenuhi kayu gelondongan. Risiko melaut terlalu besar, jaring bisa robek, perahu bisa rusak. Di tengah kebuntuan itu, Doni dan puluhan warga lain memutar otak agar dapur tetap mengepul.

Mereka menyusuri bibir pantai, memilih dan mengumpulkan kayu-kayu yang hanyut, lalu memotongnya untuk dijadikan kayu bakar. Sekali angkut, harganya Rp 300 ribu per mobil. Uangnya dibagi sama-sama, karena cari kayunya juga ramai-ramai.

Namun penghasilan dari kayu bakar itu tak bertahan lama. Stok kayu menumpuk, pembeli semakin jarang. Tumpukan kayu masih terlihat rapi di sepanjang pantai Pasia Muaro, seolah menjadi saksi perjuangan sementara para nelayan bertahan hidup.


Warga Batu Busuk Padang Tak Lagi Terisolir

Warga Batu Busuk Padang tak lagi terisolir setelah akses jalan penghubung Kelurahan Kapalo Koto dan Lambuang Bukik kembali bisa dilewati. Kondisi ini membuat distribusi bantuan yang sebelumnya sudah berjalan kini menjadi lebih mudah dan lancar.

Pantauan di lapangan pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 11.20 WIB menunjukkan warga Batu Busuk Padang tak lagi terisolir setelah kendaraan roda dua dan roda empat kembali melintas di jalur tersebut. Deru mesin alat berat memecah keheningan kawasan yang sebelumnya luluh lantak oleh material alam.


Jalan Sempat Putus

Akses transportasi warga di kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, sempat lumpuh total Selasa (23/12/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Jalan utama yang menghubungkan Kelurahan Kapalo Koto menuju Kelurahan Lambung Bukit dilaporkan terputus akibat derasnya aliran sungai yang kembali meluap.


Warga Desak Percepat Pemulihan Akses Batu Busuk

Sementara itu, warga setempat bernama Hanif menekankan pentingnya percepatan pemulihan akses. Baginya, jalan tersebut bukan sekadar jalur transportasi, melainkan penentu keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil di sana.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *