"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Daerah  

Warga Kecam Tarif Sewa Tikar Rp50 Ribu di Pantai Drini, Ini Penjelasan Pokdarwis

Ulasan Viral Harga Sewa Tikar di Pantai Drini

Pantai Drini, salah satu destinasi wisata populer di Kabupaten Gunungkidul, kembali menjadi perbincangan setelah unggahan warganet tentang tarif sewa tikar yang mencapai Rp50 ribu per tikar memicu keluhan dan perdebatan. Unggahan tersebut viral di media sosial menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, menimbulkan pro dan kontra terkait kebijakan harga yang diterapkan.

Dalam unggahannya, seorang warganet menulis: “Ati ati lurr. Dolan Pantai Drini Tikar 2 100 rb. 1 tikar 50 rb. Ati ati Gaesss Tikar Pantai Drini satunya Rp 50 rb 2 tikar 100 ribu. Tolong Di FYP.kan.” Tulisan ini mengundang banyak respons dari netizen yang merasa tidak puas dengan harga sewa tikar yang dinilai terlalu mahal.

Ketua Pokdarwis Pantai Drini, Marjoko, memberikan klarifikasi mengenai kebijakan tersebut. Ia menyebut bahwa tarif Rp50 ribu untuk durasi dua jam sudah berlaku sejak dua tahun terakhir, terutama pada hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional. Menurutnya, tikar yang disediakan oleh warga bisa digunakan oleh banyak orang, tetapi masalah muncul karena adanya perbedaan antara pihak yang membayar tikar dan pihak yang melakukan negosiasi, meskipun masih dalam satu rombongan.

Marjoko mengimbau wisatawan agar aktif menanyakan harga sejak awal dan para pedagang diminta menyampaikan tarif secara jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman. Ia juga berharap pengunjung lebih waspada saat berkunjung ke tempat-tempat wisata seperti Pantai Drini.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan Dinas Pariwisata dan Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul untuk menindaklanjuti kasus ini. Endah menegaskan pentingnya transparansi harga dan berencana menyamakan persepsi tarif di pantai-pantai yang dikelola oleh Pokdarwis.

“Semuanya berkolaborasi bertemu dengan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata). Jangan sampai nuthuk harga (menaikkan harga secara tidak wajar),” ujarnya saat ditemui di Pantai Sepanjang, Selasa (16/12/2025).

Endah juga berharap agar wisatawan diberitahukan mengenai harga makanan dan fasilitas yang akan diperoleh sejak awal, agar mereka tidak terkejut saat melakukan pembayaran. “Akan menggunakan fasilitas apa diberitahukan rate-nya, jangan ada yang merasa tertipu,” tambahnya.

Saat ini, Endah menyatakan bahwa Gunungkidul memiliki sekitar 120 pantai, dan dari jumlah tersebut, 60 pantai dikelola oleh Pokdarwis. Ia berencana untuk mengajak semua pengelola pantai duduk bersama untuk menyamakan persepsi mengenai harga makanan, tikar, hingga kelapa muda. “Sehingga selama wisatawan berkunjung akan aman dan nyaman,” kata dia.

Tips Menghindari Harga “Nuthuk” di Tempat Wisata

Untuk menghindari penipuan atau harga yang tidak wajar, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Cari informasi harga sebelum berangkat
    Cek kisaran harga makanan, parkir, wahana, atau jasa lewat media sosial, ulasan Google, atau berita.

  • Pilih tempat yang mencantumkan daftar harga
    Utamakan warung, toko, atau penyedia jasa yang memasang harga jelas dan terbuka.

  • Tanya harga sebelum membeli atau menggunakan jasa
    Pastikan harga disepakati di awal, terutama untuk makanan laut, jasa foto, perahu, atau sewa alat.

  • Hindari transaksi tanpa kesepakatan tertulis/lisan
    Jika perlu, ulangi dan tegaskan harga sebelum pesanan diproses.

  • Datang berkelompok atau gunakan jasa resmi
    Jasa resmi biasanya diawasi pengelola wisata dan memiliki tarif standar.

  • Simpan bukti pembayaran
    Struk atau bukti transfer penting jika terjadi sengketa harga.

  • Laporkan jika menemukan harga tak wajar
    Sampaikan ke pengelola wisata, petugas setempat, atau dinas pariwisata agar bisa ditindaklanjuti.

  • Tetap tenang dan sopan saat keberatan
    Sampaikan komplain dengan baik agar masalah bisa diselesaikan tanpa konflik.

Informasi Tentang Pantai Drini

Pantai Drini berada di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pantai ini terletak di kawasan pesisir selatan Gunungkidul dan dikenal unik karena memiliki pulau karang kecil di tengah pantai yang membelah area pantai menjadi dua: sisi barat yang ombaknya lebih tenang dan sisi timur yang berombak besar.

Pantai Drini juga mudah diakses dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Gunungkidul. Di Pantai Drini, pengunjung bisa mendapatkan berbagai pengalaman wisata, antara lain:

  • Wisata pantai & pemandangan alam
    Pasir putih bersih, air laut jernih, serta pulau karang ikonik yang membelah pantai menjadi dua sisi dengan karakter ombak berbeda.

  • Bermain air dengan aman (di area tertentu)
    Sisi barat pantai relatif lebih tenang sehingga cocok untuk bermain air, tentu tetap mengikuti arahan petugas.

  • Kuliner seafood segar
    Banyak warung yang menyajikan ikan, udang, dan olahan laut hasil tangkapan nelayan setempat.

  • Naik ke Pulau Drini
    Pengunjung bisa naik ke pulau karang saat air laut surut untuk menikmati panorama laut dari ketinggian.

  • Spot foto & wisata keluarga
    Lanskap pantai dan perahu nelayan cocok untuk foto, sekaligus ramah untuk wisata keluarga.

  • Fasilitas wisata
    Tersedia area parkir, kamar mandi, musala, warung makan, dan penginapan sederhana di sekitar pantai.

Pantai Drini cocok untuk wisata santai, menikmati alam, dan kuliner khas pantai selatan Gunungkidul.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *