Peristiwa Penting di Bengkulu Tengah pada Akhir Tahun 2025
Dari tanggal 29 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, sejumlah peristiwa penting dan menarik terjadi di Kabupaten Bengkulu Tengah. Mulai dari mediasi antara Kepala Desa dan Camat, penanganan kasus kejahatan oleh Polres, hasil seleksi lelang jabatan Sekda, hingga bencana alam seperti atap rumah yang ambruk akibat angin kencang dan banjir. Berikut adalah rangkuman lengkapnya:
Mediasi Pemkab Bengkulu Tengah: Kades dan Camat Pondok Kubang Sepakat Berdamai
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar mediasi antara Camat Pondok Kubang dengan para Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Pondok Kubang. Mediasi ini berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB, dan difasilitasi langsung oleh Pemkab Bengkulu Tengah.
Setelah pertemuan tersebut, Penjabat (Pj) Sekda Bengkulu Tengah, Ayatul Mukhtadin, menyampaikan bahwa tidak ditemukan masalah besar dalam diskusi. Ia menjelaskan bahwa miskomunikasi menjadi penyebab utama polemik yang sempat muncul.
“Alhamdulillah, setelah kita duduk bersama, ternyata tidak ada masalah besar. Hanya terjadi miskomunikasi saja, bukan persoalan pribadi antara kepala desa dan camat,” ujar Ayatul Mukhtadin.
Ia menambahkan bahwa selama ini koordinasi dan komunikasi antara Camat dan Kades belum berjalan optimal. Oleh karena itu, semua pihak sepakat untuk fokus pada tujuan utama pemerintahan, yaitu membangun desa, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga ketertiban dan kondusifitas wilayah.
Penanganan Kasus Kejahatan oleh Polres Bengkulu Tengah
Selama tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Tengah mencatat sebanyak 188 kasus kejahatan. Dari jumlah tersebut, kejahatan konvensional masih mendominasi.
Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, menyampaikan bahwa dari total 188 kasus kejahatan, sebanyak 170 kasus merupakan kejahatan konvensional, 11 kasus kejahatan transnasional, serta 7 kasus kejahatan yang merugikan kekayaan negara.
“Dari keseluruhan kasus tersebut, 136 kasus berhasil diselesaikan, dengan tingkat penyelesaian perkara mencapai 72,3 persen,” ujar AKBP Totok Handoyo dalam Pers Rilis.
Ia merinci lebih lanjut bahwa dari 170 kasus kejahatan konvensional, 115 kasus berhasil dituntaskan atau sekitar 67,64 persen. Sementara kejahatan transnasional tercatat 11 kasus dengan 16 penyelesaian perkara atau 145 persen, serta kejahatan merugikan kekayaan negara sebanyak 7 kasus dengan 5 perkara tuntas atau 71 persen.
Seleksi Jabatan Sekda Bengkulu Tengah: Tiga Nama Lolos Akhir
Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2025 resmi rampung. Hasil seleksi tersebut telah dituangkan dalam rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kepala BKPSDM Kabupaten Bengkulu Tengah, Apileslipi, menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari administrasi, assessment, penulisan makalah, pemaparan hingga wawancara akhir.
“Sehubungan telah dilaksanakannya seluruh tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2025, maka telah ditetapkan hasil seleksi,” ujar Apileslipi saat dikonfirmasi.
Ia menegaskan bahwa penetapan tiga nama terbaik tersebut berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor: 36040/R-AK.02.03/SD/F/2025 tanggal 30 Desember 2025 tentang Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Dari hasil seleksi tersebut, panitia seleksi menetapkan tiga besar calon Sekda Bengkulu Tengah, yakni Ayatul Mukhtadin, Nurul Iwan Setiawan, dan Tomi Marisi.










