"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Daerah  

Populer Kaltim: Buruh Gaji Rendah dan Kasus Anak Tenggelam Terbaru

Berita Populer di Kalimantan Timur: Buruh Es Batu, Penikaman, dan Kematian Anak

Beberapa berita menarik muncul dari wilayah Kalimantan Timur dalam 24 jam terakhir. Berikut tiga topik yang paling banyak dibicarakan.

Kisah Buruh Es Batu Samarinda Mengabdi 12 Tahun Kerja, Diupah di Bawah Standar

Tejo, seorang buruh es batu di Samarinda, telah bekerja selama 12 tahun dengan upah yang jauh di bawah standar. Meskipun UMP Samarinda pada tahun 2025 mencapai Rp3.724.437,20, Tejo hanya menerima sekitar Rp3 juta per bulan. Ia mengungkapkan bahwa penghasilannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, termasuk biaya susu formula untuk dua balitanya.

Dulu, ia bisa mendapatkan hingga Rp10 juta per bulan, tetapi kini penjualan es batunya menurun drastis akibat persaingan dan lesunya ekonomi. Tejo merasa tidak berdaya karena ancaman kehilangan pekerjaan jika menuntut haknya. Ia berharap pemerintah dapat memastikan perusahaan mematuhi aturan UMP dan mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.

Viral, Diduga Terjadi Penikaman di Karang Rejo Balikpapan, Korban Dievakuasi Warga tanpa Ambulans

Seorang pria menjadi korban dugaan penikaman di Karang Rejo, Balikpapan, pada malam hari. Korban dievakuasi oleh warga menggunakan kendaraan bak terbuka karena tidak ada ambulans di lokasi. Video kejadian ini viral di media sosial, dengan komentar netizen yang menyayangkan kondisi darurat di kota tersebut.

Banyak netizen mengecam kurangnya fasilitas darurat dan mengkhawatirkan keselamatan warga. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut tentang kondisi korban atau penyebab kejadian tersebut.

Polisi Periksa Manajemen Perumahan untuk Selidiki Kasus Tewasnya 6 Anak di Balikpapan

Polda Kalimantan Timur sedang menyelidiki kasus kubangan bekas galian yang menewaskan enam anak di Balikpapan. Proses penyelidikan masih berlangsung, dengan pemeriksaan terhadap manajemen perumahan dan saksi-saksi. Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, menjelaskan bahwa proses belum ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Penyidik juga membuka ruang untuk mengakomodir keinginan pihak keluarga korban, asalkan sesuai dengan fakta hukum. Area kejadian kini dipagari seng untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Berita-berita ini menunjukkan tantangan yang dihadapi masyarakat di Kalimantan Timur, baik dalam hal kesejahteraan buruh, keamanan, maupun keselamatan anak-anak. Diperlukan langkah-langkah konkret dari pemerintah dan instansi terkait untuk menyelesaikan masalah-masalah ini.

Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *