Bantuan Kampus di DIY untuk Mahasiswa Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh
Beberapa perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mengambil langkah-langkah konkret untuk membantu mahasiswa yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan mahasiswa, serta dalam rangka menerapkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi tradisi dari Yogyakarta.
Inisiatif Kampus-Kampus DIY
Banyak perguruan tinggi di DIY memberikan berbagai bentuk bantuan, mulai dari pengurangan biaya kuliah hingga dukungan biaya hidup. Berikut adalah beberapa inisiatif yang dilakukan oleh universitas-universitas tersebut:
-
Universitas Gadjah Mada (UGM)
UGM menjamin komitmennya terhadap 162 mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana. Bantuan yang diberikan meliputi dukungan akademik, layanan pendampingan trauma, dan pengurangan biaya pendidikan. Selain itu, UGM juga menyediakan skema bantuan biaya hidup untuk mahasiswa dengan kebutuhan mendesak. -
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
UMY memberikan pembebasan SPP minimal selama satu semester. Dalam kasus-kasus yang sangat parah, seperti hilangnya penghasilan orang tua atau kerusakan rumah, UMY bahkan mempertimbangkan pembebasan biaya hingga mahasiswa selesai menyelesaikan studinya. Selain itu, UMY juga menyalurkan bantuan kebutuhan sehari-hari melalui donasi civitas academica. -
Universitas Islam Indonesia (UII)
UII memberikan bantuan biaya hidup sebesar Rp400 ribu per bulan selama tiga bulan untuk mahasiswa dengan kondisi sangat berat, dan Rp300 ribu per bulan untuk kategori berat. Selain itu, UII juga membebaskan SPP selama satu tahun bagi mahasiswa berat. -
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW)
UKDW menyiapkan mekanisme keringanan biaya pendidikan, termasuk opsi cicilan biaya kuliah sesuai dengan kondisi masing-masing mahasiswa. -
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
UNY sedang melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang terdampak bencana dan menyiapkan skema bantuan yang sesuai. -
UPN Veteran Yogyakarta
UPN Veteran Yogyakarta membebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 bagi mahasiswa terdampak. -
UIN Sunan Kalijaga
UIN Sunan Kalijaga memberikan keringanan UKT pada semester mendatang, serta bantuan biaya lain di luar UKT. -
Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
Sebanyak 96 mahasiswa UAD yang terdampak bencana mendapatkan keringanan biaya kuliah sebesar Rp2,5 juta serta pemberian kupon makan. -
Universitas ’Aisyiyah (UNISA)
UNISA memberikan bantuan biaya hidup serta dukungan peralatan penelitian bagi mahasiswa yang tengah menyelesaikan tugas akhir. -
Universitas Nahdlatul Ulama (UNU)
UNU memberikan beasiswa bagi mahasiswa terdampak, serta penggalangan dana melalui LAZISNU. Selain itu, UNU Yogyakarta juga menyiapkan Pusat Layanan Disabilitas dan Konseling (PUSDEKA) untuk membantu mahasiswa mengelola tekanan psikologis akibat bencana.
Upaya Bersama untuk Kesejahteraan Mahasiswa
Langkah-langkah yang diambil oleh kampus-kampus di DIY menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga keberlanjutan studi para mahasiswa yang terdampak bencana. Dengan berbagai bentuk bantuan yang disiapkan, diharapkan mahasiswa dapat tetap fokus pada studinya tanpa harus khawatir tentang beban finansial.











