
Hidup Ristianti terasa hancur saat ia kehilangan pekerjaannya sebagai guru. Hal ini diperparah dengan sang suami juga mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Untuk menjaga keseimbangan ekonomi keluarga, Ristianti memulai usaha jualan kue kecil-kecilan. Sementara itu, suaminya beralih menjadi driver ojek daring.
Namun, harapan baru mulai menyala ketika Ristianti bergabung dengan UMiMAX. Program ini memberinya gerobak warkop serta pelatihan dan pembimbingan usaha. Kini, dari seorang guru yang kehilangan arah, ia bertransformasi menjadi pengusaha ultra mikro mandiri dengan omzet jutaan rupiah, bahkan mampu menjamin pendidikan anak-anaknya.
Ristianti adalah salah satu dari 168 peserta program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX) yang “diwisuda” oleh Pertamina menjadi wirausahawan yang siap berkembang. Program UMiMAX dirancang untuk membantu masyarakat ekonomi lemah dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi pelaku usaha ultra mikro yang mandiri.
Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Arifianto, menjelaskan bahwa program ini telah berjalan sejak Desember 2025 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Pertamina. Program ini diharapkan menjadi kelompok awal yang dapat menjadi contoh dalam pengembangan usaha ultra mikro.
“Dari sisi profil peserta, sekitar 75 persen mitra UMiMAX merupakan korban PHK, sedangkan sisanya masyarakat dengan kondisi ekonomi lemah. Program ini menjadi komitmen Pertamina untuk mendorong perekonomian masyarakat melalui hibah sarana usaha, pelatihan, dan pendampingan usaha,” ujar Rudi, di tengah seremoni wisuda peserta UMiMAX di Auditorium Universitas Pertamina, Jakarta, Selasa 7 April 2026.

Program UMiMAX saat ini menjangkau enam wilayah, yaitu Jabodetabek, Karawang, Subang, dan Bandung. Terdiri dari 65 usaha warmindo (warung makan Indomie), 63 usaha kopling (kopi keliling), dan 40 usaha mini ATM (anjungan tunai mandiri).
“Dari program ini, para peserta mampu mencatatkan rata-rata omzet bulanan sekitar Rp 30 juta, bahkan beberapa di antaranya berhasil meraih laba lebih dari Rp 10 juta per bulan. Total pendapatan seluruh peserta dari Januari hingga April 2026 mencapai Rp 2,75 miliar. Membukukan laba bersih hingga 858 juta rupiah. Dampak positif ini mendorong kami untuk lebih mengembangkan program UMiMAX,” tambah Rudi.
Vice Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menambahkan bahwa program UMiMAX merupakan inisiatif Pertamina dalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro agar bisa berkembang, mandiri, dan naik kelas.
“Pertamina memberikan apresiasi atas semangat dan keberhasilan mitra usaha ultra mikro dalam mengikuti program UMiMAX. Wisuda ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus mengembangkan wawasan dan kapasitas usaha sehingga bisa menjadi wirausaha yang andal,” ujar Muhammad Baron.
Untuk tahun 2026, Pertamina akan memperluas jangkauan program dengan target menjaring hingga 1.000 peserta di berbagai wilayah Indonesia. Fokus utama tetap pada wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi serta masyarakat berpenghasilan rendah. Proses pemetaan wilayah akan dilakukan secara cermat berdasarkan data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN).
Salah satu peserta UMiMAX, Tasya Putri Nabilah, mengungkapkan bahwa program ini bukan hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga mampu menyekolahkan adik hingga ke perguruan tinggi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina, atas program ini saya tadinya hampir putus kuliah. Namun sejak bergabung dengan UMiMAX, saya berhasil menyelesaikan kuliah dan menyekolahkan adik saya yang baru saja masuk perguruan tinggi,” tutupnya.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.











