"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Ini Penampakan Rumah Saksi Kunci Ijon Proyek di Bekasi yang Diduga Dibakar

Kebakaran Rumah Saksi Kunci dalam Kasus Suap Proyek Bekasi

Rumah saksi kunci dalam kasus dugaan suap proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dilaporkan mengalami kebakaran. Peristiwa ini kini sedang didalami oleh aparat kepolisian, karena disebut-sebut terjadi sebagai bentuk intimidasi terhadap saksi tersebut.

Informasi mengenai kejadian ini dikonfirmasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah memeriksa sejumlah pihak terkait perkara tersebut. Berdasarkan penelusuran, lokasi rumah saksi berinisial S (30) berada di Jalan Raya Pantura Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Lokasinya tepat berada di samping rumah makan Hj. Gambreng.

Dari dokumentasi petugas Pemadam Kebakaran, saat ini kondisi bangunan sudah tidak terlihat terbakar. Namun, bangunan lantai 2 yang sebelumnya ada dan terbakar sudah tidak ada. Nampak, tembok berwarna oranye sudah kembali dicat sehingga tidak terlihat bekas terbakar.

Warga sekitar membenarkan adanya peristiwa kebakaran rumah tersebut. Kebakaran terjadi pada dua bulan lalu, yaitu pada Selasa 17 Februari 2026. Namun, mereka tidak tahu apakah kebakaran ini disebabkan oleh aksi teror terhadap pemilik rumah yang juga sebagai saksi kunci dalam kasus tersebut.

“Kebakaran mah kebakaran benar, cuma dibakar atau kebakaran beneran saya gak paham, dah taunya kita kebakaran aja,” ujar pria yang enggan disebutkan identitasnya pada Minggu (12/4/2026).

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni membenarkan bahwa korban kebakaran merupakan saksi dalam kasus yang sedang ditangani KPK. Namun, ia menegaskan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

“Hasil koordinasi dengan KPK, benar korban adalah saksi dalam perkara tersebut. Namun, untuk penyebab kebakaran masih kami dalami,” kata Sumarni.

Berdasarkan keterangan awal, api diduga muncul dari lantai satu rumah sebelum merambat ke bagian atas bangunan. Polisi telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan tetangga korban. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Sejumlah barang di lokasi, termasuk perangkat elektronik dan instalasi kabel, ditemukan dalam kondisi terbakar. Api berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Meski indikasi awal mengarah pada faktor teknis, polisi belum menutup kemungkinan lain, termasuk dugaan unsur kesengajaan.

“Belum bisa disimpulkan. Masih dalam penyelidikan,” tegas Sumarni.

Hasto, salah satu petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi yang turut melakukan proses pemadaman rumah S, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik. Ia menjelaskan indikasi awal kebakaran berasal dari colokan listrik di dalam kamar. Hal itu terlihat dari pola kerusakan kabel yang terbakar tanpa tanda-tanda pemotongan.

“Kalau konsleting, kabelnya memang terbakar dan tidak ada bekas seperti dipotong. Dari kasat mata, indikasinya ke arah situ,” ujar Hasto.

Ia menambahkan, api yang cukup besar hingga melapisi bagian depan bangunan, termasuk kamar di lantai dua. Sejumlah barang seperti lemari, kasur, televisi, kipas angin, dan pakaian tidak dapat diselamatkan.

“Awalnya laporan rumah makan yang kebakar. Dari Cikarang Utara duluan yang meluncur, lalu dibantu Karawang dan Mako,” katanya.

Hasto juga mengaku tidak mengetahui bahwa lokasi kebakaran tersebut merupakan kediaman saksi kunci dalam perkara korupsi yang tengah ditangani KPK. “Kami tidak tahu soal itu. Kami hanya menjalankan tugas pemadaman,” tegasnya.

Dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, S disebut memiliki peran penting sebagai perantara antara pengusaha SRJ dengan ADK. Ia diduga memfasilitasi pertemuan antara SRJ dan ADK di sebuah restoran di kawasan Lippo Cikarang pada Desember 2024, tidak lama setelah hasil hitung cepat Pilkada memenangkan ADK.


Adriatno Majid

Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *