"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Dua Bulan Bersama Persib, Layvin Kurzawa Bocorkan Peran Andrew Jung dalam Adaptasi

Peran Rekan dalam Adaptasi di Persib Bandung

Layvin Kurzawa, bintang Persib Bandung asal Prancis, mengakui bahwa peran rekan setimnya, Andrew Jung, sangat berpengaruh dalam proses adaptasinya selama berada di Indonesia. Sebagai mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG), ia memilih untuk bergabung dengan klub asal Jawa Barat pada Januari 2026 dengan durasi kontrak enam bulan.

Kontrak ini menjadi pengalaman pertamanya membela tim di luar Eropa. “Saya terkejut karena seperti yang saya bilang sebelumnya, orang-orang di sini luar biasa. Pemandangannya luar biasa,” ujar Layvin Kurzawa saat berada di Wisma Prancis, Jakarta, Selasa (24/3/2026).

Pemain yang pernah membela Timnas Prancis tersebut terus beradaptasi selama berada di Indonesia. “Saya menemukan budaya berbeda, di mana saya mencoba untuk beradaptasi. Saya ingin terus menemukan hal-hal baru,” tutur dia.

Selama ini, proses adaptasi Layvin Kurzawa terbantu banyak oleh rekannya sesama asal Prancis, Andrew Jung. “Saya sangat nyaman dan saya berterima kasih setiap hari kepada Andrew Jung, sebab berkat dia saya bisa di sini,” kata Layvin Kurzawa.

“Saya akan terus mencoba mencintai kehidupan yang saya jalani di sini,” imbuhnya.

Komitmen untuk Mempelajari Bahasa Indonesia

Lebih lanjut, Layvin Kurzawa berjanji akan mempelajari lebih lanjut bahasa Indonesia andai bisa bertahan lebih lama di Persib Bandung. Saat ini, kontraknya akan berakhir pada akhir musim Super League 2025/2026. Pilihan untuk memperpanjang kontrak tersedia, bergantung pada performa Layvin Kurzawa selama membela Persib Bandung.

“Proses adaptasi berjalan dengan sangat mudah. Saya tak bisa bahasa Indonesia,” kata Layvin Kurzawa.

“Jika saya bertahan satu tahun lagi saya akan mempelajarinya. Sebab saya perlu beradaptasi dengan negara di mana saya berada,” lanjutnya.

Terkini, Layvin Kurzawa mengaku baru bisa mengucapkan angka satu, dua, dan tiga karena banyak ia dengar saat berfoto. “Saya sudah bisa mengucapkan beberapa kata ‘satu, dua, tiga,’. Sebab mereka banyak mengambil foto,” tutur Kurzawa diiringi tawa.

“Jika saya mengambil banyak foto saya selalu mendengarnya,” tutur pemain kelahiran Frejus 33 tahun lalu tersebut.

“Banyak hal yang saya temui. Saya ingin terus menemukan banyak hal lagi,” kata Kurzawa yang memegang rekor sebagai bek pertama yang mengemas hattrick di Liga Champions.

Persib Bandung Diundang Kedubes Prancis

Adapun, Layvin Kurzawa menyambangi Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia setelah Persib Bandung menerima undangan. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Persib dalam membangun jejaring global.

Persib membuktikan diri sebagai tim yang tak hanya fokus di lapangan, namun juga aktif membuka ruang kolaborasi lintas negara melalui pendekatan budaya, komunitas, dan pengembangan industri olahraga.

Kehadiran Persib dalam forum diplomatik ini menegaskan peran sepakbola sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai pihak. Di tengah dinamika global, klub melihat peluang untuk memperluas eksposur internasional sekaligus mendorong potensi kerja sama yang lebih konkret, mulai dari pengembangan pemain, pertukaran pengetahuan sepak bola, hingga kolaborasi lintas industri.

Dalam kesempatan tersebut, Chief Executive Officer PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn T Sugita, hadir bersama pelatih Bojan Hodak serta dua pemain asal Prancis, Layvin Kurzawa dan Andrew Jung. Turut hadir pula Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang semakin memperkuat makna pertemuan ini sebagai representasi kolaborasi antara klub, pemerintah, dan komunitas internasional.

Pentingnya Hubungan Sepak Bola antara Prancis dan Indonesia

Dalam sambutannya, Glenn menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kedutaan Besar Prancis, sekaligus menegaskan bahwa hubungan yang telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir kini mulai menunjukkan wujud nyata.

“Terima kasih kepada Fabien Penone dan pemerintah Prancis atas kesempatan ini. Beberapa tahun lalu kami telah berdiskusi mengenai potensi kerja sama di bidang sepak bola, dan hari ini kami melihat langkah nyata melalui kehadiran dua pemain asal Prancis di Persib. Kami berharap ini menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang yang saling menguatkan,” ujar Glenn.

Dalam momen pertemuan ini, sebagai simbol persahabatan, Persib menyerahkan jersey resmi Super League 2025/26 kepada Penone, lengkap dengan nama, nomor punggung, dan tanda tangan pemain. Jersey tersebut bukan sekadar simbolis, tetapi juga merepresentasikan identitas, sejarah, serta kebanggaan masyarakat Bandung dan Jawa Barat yang kini semakin dikenal di tingkat internasional.

Pelatih Bojan Hodak menilai momen ini sebagai fondasi penting dalam membangun hubungan yang lebih luas di masa depan. “Ini adalah hubungan pertemanan yang sangat baik. Dari pertemanan seperti inilah sering lahir peluang kerja sama yang lebih besar. Kehadiran pemain-pemain asal Prancis di Persib juga bisa menjadi jembatan yang menarik bagi kedua belah pihak,” ungkapnya.

Dari sisi Kedutaan Besar Prancis, Fabien Penone menegaskan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan bilateral antara Prancis dan Indonesia. Selain sektor pertahanan, ilmu pengetahuan, agrikultur, dan maritim, olahraga menjadi salah satu fokus dalam membangun kedekatan yang lebih inklusif dan berdampak luas.

Fabien Penone juga menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Prancis dan Institut Francais dIndonesie (IFI) telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, PSSI, serta sejumlah klub di Indonesia, dengan Persib sebagai salah satu contoh kolaborasi yang berjalan positif.

“Sepak bola memiliki peran yang sangat penting. Kami bekerja sama dengan PSSI dan berbagai klub, dan Persib menjadi salah satu contoh yang baik. Kehadiran dua pemain asal Prancis di sini diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia mengenal Prancis lebih dekat,” ujar Penone.

Melalui langkah ini, Persib menegaskan posisinya bukan hanya sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai representasi Bandung dan Indonesia yang aktif membangun koneksi global secara nyata dan berkelanjutan.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *