"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Detik-detik Cucu Mpok Nori Dibunuh Mantan Suami Irak, Dicekik dan Ditikam

Kronologi Pembunuhan Cucu Mpok Nori di Jakarta Timur

Seorang perempuan bernama Dewhinta Anggary (37) ditemukan tewas di rumah kontrakannya di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Korban merupakan cucu dari seniman Betawi legendaris, Mpok Nori. Tragedi ini menimpa korban akibat tindakan kekerasan yang dilakukan oleh mantan suami sirinya, seorang warga negara asing (WNA) asal Irak berinisial RTFJ (49).

Pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku dalam kondisi terjebak di dalam sebuah bus saat sedang melarikan diri ke luar kota. Penangkapan tersebut dilakukan setelah tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan intensif.

Peristiwa Awal yang Memicu Konflik

Menurut informasi yang diungkapkan oleh Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Fechy J Ataupah, hubungan antara tersangka dan korban memang tidak harmonis sejak beberapa waktu lalu. Keduanya sering terlibat pertengkaran yang dipicu oleh rasa cemburu dari pihak tersangka.

Tersangka mengira bahwa korban memiliki hubungan dengan pria lain. Hal ini menjadi dasar dari perselisihan yang terjadi. Dalam salah satu insiden, tersangka melihat korban sedang berjalan bersama pria lain saat menghadiri acara bazar Ramadan pada 20 Maret 2026. Ia kemudian mendekati korban dan mempertanyakan hubungan tersebut. Pria yang bersama korban akhirnya pergi, namun pertengkaran tetap terjadi di lokasi bazar.

Warga sekitar mencoba melerai, tetapi situasi tetap memanas. Setelah itu, tersangka dan korban berpisah. Namun, malam harinya, tersangka kembali ke kos korban setelah merasa tidak puas dengan kejadian tersebut.

Kejadian Pembunuhan yang Tragis

Di dalam kamar, tersangka memergoki korban sedang berada di dalam kamar bersama pria yang sebelumnya ia lihat di bazar. Pertengkaran kembali terjadi, dan korban akhirnya mengusir tersangka dari rumah kontrakannya. Tersangka pulang ke kosnya, namun emosinya tidak bisa dikendalikan.

Setelah merenung, tersangka kembali ke kontrakan korban. Kali ini, ia membawa pisau dari indekosnya. Saat tiba di lokasi, tersangka masuk ke dalam kamar dan kembali terlibat pertengkaran hebat dengan korban. Dalam perkelahian tersebut, tersangka mencoba mencekik leher korban.

Korban mencoba memberontak, sehingga tersangka langsung mengambil pisau dan menganiaya korban hingga tewas. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (21/3/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Penemuan Jenazah dan Proses Penyelidikan

Ibu korban sempat datang ke kontrakan anaknya, tetapi pintu dalam kondisi terkunci dari dalam. Beberapa saat kemudian, kakak korban mencoba mengecek dan berhasil membuka pintu. Saat itu, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa dan tergeletak di lantai dengan bercak darah yang telah mengering.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk proses autopsi lebih lanjut. Sementara itu, tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya segera bergerak cepat untuk memburu pelaku.

Penangkapan Pelaku

Setelah identitas pelaku teridentifikasi, petugas berhasil menangkap RTFJ di sebuah bus di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak KM 68, Sabtu siang. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *