JAKARTA — Kompetisi IBL All-Star 2026 telah mengumumkan komposisi tim yang akan berlaga dalam pertandingan yang akan dihelat di Bandung Arena, Kota Bandung, pada 11 April mendatang. Proses pemilihan pemain dilakukan melalui acara draft yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube liga. Dalam acara tersebut, Yudha Saputera dan Andakara Prastawa Dhyaksa terpilih sebagai kapten dari masing-masing tim Biru dan Merah.
Yudha Saputera, guard Satria Muda Pertamina Jakarta, mendapatkan kehormatan untuk memilih lebih dulu karena meraih suara terbanyak dari penggemar dalam pemungutan suara IBL All-Star 2026. Ia pun langsung menentukan pilihan dengan memimpin tim Biru.
“Saya memilih warna favorit saya. Dan memang saya dari dulu memakai warna biru,” ujar Yudha saat proses draft berlangsung.
Di sisi lain, Prastawa Dhyaksa, kapten Pelita Jaya Jakarta, secara otomatis memimpin tim Merah setelah Yudha menentukan pilihan warna timnya. Kedua pemain nasional ini kemudian bergantian memilih pemain terbaik liga untuk melengkapi skuad masing-masing.
Pada putaran pertama pemilihan, Yudha langsung memilih rekan setimnya, Abraham Damar Grahita. Sementara itu, Prastawa memilih Hendrick Xavi Yonga, talenta muda Pelita Jaya yang akrab disapa Dede.
“Dia memang pemain favorit dan saya tidak bisa bermain tanpa dia,” ujar Prastawa sambil bercanda mengenai pilihannya tersebut.
Dalam pemilihan pemain asing, Yudha memilih Adonnecy Joshua Bramah, bintang Pacific Caesar Surabaya. Sementara Prastawa menjatuhkan pilihan kepada Jeffree Withey, center Pelita Jaya.
Salah satu momen menarik dalam proses draft terjadi ketika Prastawa memasukkan nama Patrick Nikolas dari Dewa United Banten. Ia menggantikan Vincent Rivaldi Kosasih yang harus absen karena cedera pergelangan kaki.
Prastawa juga memilih sejumlah pemain berpengalaman seperti Arki Dikania Wisnu, serta pemain asing seperti Amorie Archibald dan Stephaun Branch untuk memperkuat tim Merah.
Di sisi lain, tim Biru yang dipimpin Yudha turut diperkuat sejumlah pemain lokal seperti Yesaya Saudale, Muhamad Arighi, dan Fhirdan Maulana Guntara. Tim ini juga diperkuat pemain asing seperti Jordan Ivy-Curry dan Brandone Francis.
Untuk kursi pelatih, Yudha menunjuk Cesar Camara Perez, pelatih Bogor Hornbills, untuk menangani tim Biru. Sementara tim Merah yang dipimpin Prastawa akan diasuh oleh David Singleton, pelatih kepala Pelita Jaya.
IBL All-Star merupakan agenda tahunan liga yang mempertemukan para pemain terbaik pilihan penggemar dalam pertandingan hiburan yang tetap kompetitif. Selain laga utama antara tim Biru dan Merah, acara tersebut juga akan diramaikan berbagai kompetisi seperti slam dunk contest dan three point contest. Tiket pertandingan sudah dapat dibeli melalui aplikasi Sukha Livin’ Mandiri sejak 4 Maret 2026.
Berikut daftar pemain untuk IBL All-Star 2026:
Tim Biru
1. Yudha Saputera (Satria Muda Pertamina Bandung)
2. Abraham Damar Grahita (Satria Muda Pertamina Bandung)
3. Dame Diagne (Satria Muda Pertamina Bandung)
4. Julian Alexandre Chalias (Satria Muda Pertamina Bandung)
5. Muhamad Arighi (Pelita Jaya Basketball)
6. Dio Tirta (Dewa United Banten)
7. Erick Junior (Dewa United Banten)
8. Fhirdan Guntara (Bogor Hornbills)
9. Yesaya Saudale (Tangerang Hawks Basketball)
10. Jordan Ivy-Curry (Satria Muda Pertamina Bandung)
11. Brandone Francis (Rajawali Medan)
12. Adonnecy Joshua Bramah (Pacific Caesar Surabaya)*
Tim Merah
1. Andakara Prastawa Dhyaksa (Pelita Jaya Jakarta)
2. Agassi Yeshe Goantara (Pelita Jaya Jakarta)
3. Hendrick Xavi Yonga (Pelita Jaya Jakarta)
4. Arki Dikania Wisnu (Dewa United Banten)
5. Rio Disi (Dewa United Banten)
6. Patrick Nikolas (Dewa United Banten)
7. Pandu Wiguna (Satria Muda Pertamina Bandung)
8. Antoni Erga (Bogor Hornbills)
9. David Liberty Nuban (Bogor Hornbills)
10. Stephaun Branch (Bogor Hornbills)
11. Amorie Archibald (Pelita Jaya Jakarta)
12. Jeffree Withey (Pelita Jaya Jakarta)*
- Pemain asing
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











