"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

WhatsApp luncurkan akun anak, diawasi orang tua



WhatsApp, salah satu aplikasi pesan instan yang paling populer, kini meluncurkan fitur baru yang ditujukan untuk anak-anak. Fitur ini dikenal dengan istilah Parent-managed Accounts, yang memungkinkan anak usia 10 hingga 12 tahun menggunakan WhatsApp dengan pengawasan orang tua. Tujuan dari fitur ini adalah untuk memberikan pengalaman berkomunikasi yang lebih aman dan terkontrol.

Fitur ini diumumkan pada hari Rabu (11/3), mengingat meningkatnya kekhawatiran tentang dampak media sosial dan aplikasi percakapan terhadap anak-anak. Dalam postingan blog mereka, WhatsApp menjelaskan bahwa fitur ini dikembangkan berdasarkan masukan dari keluarga serta para ahli. Selain itu, kekhawatiran muncul setelah beberapa insiden peretasan di aplikasi pesan instan, di mana pengguna dibujuk untuk mengungkapkan kode verifikasi dan PIN yang bisa memberi akses ke akun pribadi dan grup obrolan.

Dengan fitur baru ini, orang tua atau wali dapat menyiapkan akun khusus untuk anak yang fokus pada fungsi utama seperti berkirim pesan dan melakukan panggilan. Akun ini dilengkapi dengan pengaturan default yang ketat dan kontrol orang tua, sehingga orang tua bisa membimbing pengalaman pesan pertama anak praremaja.

Kelebihan dari Fitur WhatsApp Terbaru Ini



Fitur ini memberikan banyak manfaat bagi keluarga. Pertama, orang tua perlu memiliki ponsel yang akan digunakan oleh anak dan perangkat milik mereka sendiri. Kedua perangkat tersebut kemudian ditautkan, sehingga orang tua dapat mengelola akun anak dari perangkatnya.

Setelah akun aktif, orang tua dapat menentukan siapa saja yang boleh menghubungi anak dan grup mana yang bisa diikuti. Mereka juga bisa meninjau permintaan pesan dari kontak yang tidak dikenal dan mengelola pengaturan privasi lainnya. Selain itu, sistem PIN khusus pada perangkat yang dikelola memastikan hanya orang tua atau wali yang dapat mengakses dan mengubah pengaturan privasi akun anak.

Meski dalam pengawasan orang tua, semua percakapan tetap bersifat privat. Pesan dan panggilan dilindungi dengan teknologi enkripsi end-to-end, sehingga tidak ada pihak lain—termasuk WhatsApp sendiri—yang bisa melihat atau mendengarkan isi percakapan tersebut.

Cara Mengaktifkan Akun Khusus Anak di WhatsApp



Untuk mengaktifkan fitur ini, langkah-langkahnya cukup sederhana. Pertama, unduh WhatsApp Messenger di Google Play Store atau Apple App Store di perangkat anak. Pilih bahasa, lalu klik Setuju dan lanjutkan. Selanjutnya, klik Opsi Lainnya dan pilih Buat Akun yang Dikelola Orang Tua.

Daftar dan verifikasi nomor telepon anak. Masukkan tanggal lahir anak dan konfirmasi usianya. Tekan Lanjutkan untuk menautkan ke akun orang tua. Tautkan ke akun anak dari telepon orang tua atau wali. Pindai kode QR yang ditampilkan di perangkat anak dengan kamera telepon, lalu klik tautan yang akan membawa Anda ke WhatsApp.

Klik Setuju dan lanjutkan. Verifikasi bahwa Anda adalah orang dewasa. Buat PIN orang tua 6 digit. PIN ini diperlukan untuk mengakses dan mengubah pengaturan privasi anak dan tidak boleh dibagikan dengan anak. Konfirmasikan PIN orang tua > Lanjut. Klik Selesai dan selesaikan penyiapan akun di perangkat anak.

Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, akun WhatsApp anak sudah aktif dan siap digunakan. Mereka lalu bisa memasukkan nama dan foto profil mereka. Dengan demikian, anak-anak bisa tetap terhubung dengan keluarga sambil menjaga keamanan dan privasi saat menggunakan aplikasi pesan instan.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *