"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Detik-detik Menegangkan Muhammad Riyandi Jatuh di Laga Persis Vs Bali United

Kronologi Cedera Serius Muhammad Riyandi Saat Pertandingan Persis Solo Kontra Bali United

Pertandingan antara Persis Solo melawan Bali United di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/3/2026) berlangsung dengan intensitas tinggi. Namun, kejadian yang membuat para penonton dan suporter Pasoepati cemas terjadi pada menit ke-82. Muhammad Riyandi, kiper Persis Solo, mengalami cedera serius setelah bertabrakan dengan pemain Bali United.

Peristiwa Cedera Serius Muhammad Riyandi

Di menit ke-82, situasi memburuk ketika umpan Ricky Fajrin dari Bali United mengarah ke Jens Raven. Muhammad Riyandi, yang sedang mencoba mengamankan bola, bertabrakan dengan Jens Raven dan rekan satu timnya sendiri. Akibatnya, posisi jatuh Riyandi tidak tepat, sehingga tubuhnya berputar dan mengenai bagian punggung dekat leher belakang. Kejadian ini membuat Riyandi seketika melemah dan tak berdaya. Ia kemudian harus ditandu keluar lapangan menggunakan ambulance.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persis Solo langsung memberi tekanan kuat kepada pertahanan Bali United. Dalam waktu kurang dari satu menit, Persis Solo mendapatkan peluang melalui skema set piece. Zanadin Fariz yang merangsek ke area pertahanan Bali United dijatuhkan oleh pemain Serdadu Tridatu. Umpan manja diberikan oleh pemain Persis Solo, namun sundulannya masih melebar dari gawang Bali United.

Peluang hampir saja didapatkan Persis Solo melalui sundulan Roman Paparyga. Sayangnya, Thijmen Goppel berhasil menghalangi peluang tersebut. Bali United juga memiliki peluang emas ketika sepakan Tappei Yachida hampir jebol gawang Muhammad Riyandi, tetapi berhasil diblok oleh Dejan Tumbas dan mengenai tiang sisi kanan Persis Solo.

Di menit ke-31, Persis Solo sukses mencatatkan keunggulan 1-0 melalui gol Dejan Tumbas yang lesatkan dari luar kotak penalti. Di menit ke-40, Bruno Gomes menggandakan keunggulan Persis Solo menjadi 2-0. Gol ini bermula dari aksi individu Bruno Gomes yang mampu melewati Kadek Arel sebelum menembakkan sepakan kaki kanan yang gagal dijangkau oleh Hauptmeijer.

Babak Kedua

Di awal babak kedua, Persis Solo ditekan oleh Bali United. Di menit ke-48, Bali United memiliki peluang emas melalui sundulan yang mengarah ke sisi kiri gawang Persis Solo. Beruntung, Kadek Raditya masih berada pada posisi yang tepat untuk menghalau bola.

Di menit ke-57, sepakan keras Ricky Fajrin hampir saja berbuah petaka bagi Persis Solo. Sepakan tersebut mengenai tiang gawang Muhammad Riyandi. Save berkelas kembali dilakukan oleh Riyandi. Di menit ke-71, wasit menunjuk titik putih akibat duel Andrei Alba dan Boris Kopitovic. Namun, hakim garis menginformasikan bahwa Kopitovic berada di posisi offside, sehingga keputusan wasit direvisi.

Di menit ke-79, Bali United kembali memiliki peluang emas melalui sepakan Rahmat Arjuna dari dalam kotak penalti. Bola hampir tembus adangan Riyandi, tetapi masih ada bek Persis Solo yang berada tepat di depan mistar gawang. Bola akhirnya bisa dihentikan oleh Doddy Alevandijn.

Susunan Pemain

Persis Solo tampil dengan formasi full attack yang dipimpin oleh Milomir Seslija. Duo mesin gol seperti Roman Paparyga dan Bruno Gomes tampil on fire di lini depan. Sementara itu, Bali United memberi kejutan dengan bermain menggunakan tiga bek sejajar. Johny Jansen juga menurunkan dua target man sekaligus di lini depan, yaitu Boris Kopitovic dan Diego Campos.

Susunan Pemain Persis Solo
  • Kiper: Muhammad Riyandi
  • Belakang: Akfriyanto Nico, Dusan Mijic, Kadek Raditya, Luka Dumancic
  • Gelandang: Andrei Alba, Dejan Tumbas, Zanadin Fariz, Miroslav Maricic
  • Penyerang: Bruno Gomes de Oliviera, Roman Paparyga
Susunan Pemain Bali United
  • Kiper: Mike Hauptmeijer
  • Belakang: Joao Ferarri, Kadek Arel, Ricky Fajrin (C)
  • Gelandang: Teppei Yachida, Tim Receveur, Kadek Agung Widnyana Putra
  • Penyerang: Boris Kopitovic, Irfan Sanjaya, Diego Campos, dan Thijmen Goppel


Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *