"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Marc Marquez Umumkan Pensiun Usai Juara MotoGP 2026, Duet dengan Pedro Acosta Kacau

Prediksi Marco Melandri: Marc Marquez Bisa Pensiun Setelah Menang MotoGP 2026

Mantan pembalap MotoGP, Marco Melandri, memberikan prediksi menarik mengenai masa depan Marc Marquez. Menurutnya, The Baby Alien kemungkinan akan gantung helm setelah meraih gelar juara dunia MotoGP untuk kedelapan kalinya. Prediksi ini muncul dalam sebuah wawancara di podcast Chiacchiere da box.

Marc Marquez dan Peluang Juara Dunia 2026

Jika Marc Marquez berhasil menjadi juara MotoGP 2026, maka rencana duet dengan Pedro Acosta di pabrikan Ducati dipastikan batal. Saat ini, Ducati disebut-sebut sedang mempersiapkan kedatangan Acosta pada musim 2027 untuk menggantikan Pecco Bagnaia.

Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi antara Marquez dan timnya. Sebaliknya, Marco Bezzecchi lebih dulu mengamankan masa depannya bersama Aprilia Racing. Marquez masih dalam proses pemulihan dari cedera bahu yang dialaminya pada balapan MotoGP Mandalika dan ingin menunggu hingga benar-benar pulih sebelum membuat keputusan besar.

Perubahan Gaya Balap Marc Marquez

Dalam wawancaranya, Melandri menyatakan bahwa ia melihat perubahan dalam gaya balap Marc Marquez. Menurutnya, pembalap asal Spanyol itu kini tampil lebih berhati-hati dibandingkan sebelumnya. “Marquez sedang dalam situasi sulit. Dari cara dia mengendarai motor, terlihat dia lebih tenang, lebih banyak berpikir, dan kurang menggunakan insting,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa manajemen kondisi fisik menjadi tantangan terbesar bagi Marquez saat ini. Hal ini bisa menjadi alasan mengapa pembalap tersebut belum menandatangani kontrak baru. Jika berhasil meraih gelar lagi musim ini, Marquez akan meraih gelar MotoGP kedelapan dan melewati rekor milik Valentino Rossi. Melandri menduga bahwa Marquez bisa saja memilih pensiun di puncak kariernya.

Alasan Pensiun di Puncak Kariernya

“Jika dia memenangkan kejuaraan dunia, saya pikir dia akan berhenti di akhir musim. Dia akan punya satu gelar lebih banyak dari Rossi,” kata Melandri. Ia juga berspekulasi bahwa Marquez mungkin ingin menghindari potensi kalah dari rekan setim yang lebih muda seperti Acosta, sesuatu yang belum pernah terjadi sepanjang karier MotoGP-nya.

Usia sebagai Faktor Penentu

Pada tahun 2025, Marquez mencatat sejarah sebagai juara MotoGP tertua di era modern pada usia 32 tahun. Sebelumnya, rekor ini dipegang oleh Rossi yang meraih gelar terakhirnya pada usia 30 tahun. Melandri menilai usia juga bisa menjadi faktor yang memengaruhi performa pembalap.

“Tidak banyak pembalap motor yang bisa terus menang setelah usia 30 tahun. Pada balap motor, proses penuaan terasa lebih cepat dibandingkan balap mobil,” ujarnya. Saat ini, Marquez menjadi salah satu dari enam pembalap MotoGP yang berusia di atas 30 tahun, bersama Franco Morbidelli, Brad Binder, Maverick Vinales, Johann Zarco, dan Jack Miller.

Meski begitu, dengan musim yang masih panjang, Marquez tetap menjadi salah satu kandidat kuat untuk kembali merebut gelar juara dunia MotoGP. Terdekat, Marc Marquez akan menjalani balapan MotoGP Brasil 2026 yang dijadwalkan di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Jumat (20/3) hingga Senin (23/3) dini hari WIB. The Baby Alien berusaha bangkit setelah mengalami hasil memilukan pada balapan perdana di Buriram, Thailand, akibat puncture ban.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *