"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Opini  

Komentar Ramai Usai Isu Pelecehan Pendakwah SAM, Solmed Bereaksi

Komentar Publik Ramai Usai Kasus Pendakwah Inisial SAM Terungkap

Kolom komentar media sosial kini ramai dengan berbagai respons setelah kasus dugaan pelecehan yang menyeret seorang pendakwah bernama inisial SAM. Sejumlah netizen mengaitkan nama Ustadz Solmed dalam isu tersebut, meski sang tokoh agama ini langsung membantah.

Pendakwah berinisial SAM dikabarkan terlibat dalam dugaan pelecehan seksual terhadap santri laki-laki. Kejadian ini dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh lima orang korban. Laporan tersebut telah masuk sejak sekitar lima bulan lalu dan kini sedang dalam tahap penyidikan.

Menurut kuasa hukum korban, Wati Trisnawati, dugaan pelecehan tersebut terjadi selama rentang waktu yang cukup panjang, yakni sejak 2017 hingga 2025. Modus yang digunakan adalah iming-iming akan disekolahkan ke luar negeri. Pada 2018, kasus ini sempat mencuat, dan ustaz berinisial SAM dikabarkan meminta maaf kepada para korban. Namun, kejadian serupa kembali terjadi pada 2025, sehingga para korban akhirnya melaporkan SAM ke polisi.

Ustadz Solmed pun turut menjadi sorotan setelah beberapa netizen menyebutnya dalam konteks kasus ini. Ia kemudian membuat klarifikasi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa tidak memiliki kaitan apa pun dengan pendakwah berinisial SAM. Ia juga menyebut bahwa inisial namanya berbeda, yaitu SMM bukan SAM.

“INFO PENTING
Lagi rame nih soal inisial SAM.
Nama saya = Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau mau pakai inisial ya SMM bukan SAM.
kok bisa-bisanya sih pada nyasar ke ig saya?” ujar Ustadz Solmed.

Ia juga meminta agar isu negatif yang muncul tidak terus berlarut-larut. “ya udah, gini aja deh, yg udah pada nitip sendal dan jeruk di akun ig saya, plus udah ikut memfitnah dan buruk sangka ke saya, biar urusan ini di akhirat tidak berkepanjangan,” tambahnya.

Rumah Mewah Ustadz Solmed Jadi Sorotan

Sebelum kasus SAM muncul, Ustadz Solmed juga sempat menjadi perbincangan karena rumah mewahnya yang viral di media sosial. Rumah tersebut berada di kawasan Bogor, Jawa Barat. Karena viral, pihak Ditjen Pajak juga turut mengamati situasi ini.

Ustadz Solmed memberikan tanggapan tentang hal tersebut. Ia menilai bahwa pihak pajak seharusnya lebih fokus pada edukasi masyarakat tentang perpajakan. “Justru disayangkan langsung edukasi, saat viral kayak gini.”

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki masalah dengan rumah yang kini menjadi sorotan. “Nggak ada masalah kalau saya. Saya kan warga negara, kenapa tidak, tiap warga negara itu kan punya kewajiban membayar pajak.”

Lebih lanjut, Ustadz Solmed menyatakan bahwa semua orang diwajibkan membayar pajak. “Jadi bukan orang kaya aja, semua. Itu harus lah, kalau enggak siapa yang urus negara ini, bangun negara ini.”

Buntut dari viralnya rumah tersebut, Ustadz Solmed bahkan bersedia menjual rumahnya jika ada yang menawar sebesar Rp80 miliar. “Gini aja dah, kalo ada yang mau bayar itu rumah Rp80 miliar, saya lepas.”

Ia menjelaskan alasan penjualan tersebut. “Lu bisa bikin restoran, bikin vila. Mumpung lagi viral.” Menurutnya, pembeli tidak perlu repot membuat promosi karena rumahnya kini tengah jadi perbincangan.


Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *