Peran Kader Kesehatan dalam Meningkatkan Layanan Kesehatan di Desa Sukamukti
Di balik upaya menghadirkan layanan kesehatan bagi sekitar 4.000 warga Desa Sukamukti, Kecamatan Bojongmangu, Jawa Barat, terdapat puluhan kader kesehatan yang bekerja secara sukarela melayani masyarakat. Sebanyak 30 kader kesehatan di desa tersebut berperan aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada warga melalui Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu Desa Sukamukti.
Sepanjang tahun, para kader secara bergantian melayani lebih dari 1.100 warga, mulai dari ibu hamil, balita, orang dewasa hingga lanjut usia yang datang memanfaatkan layanan kesehatan di Pustu Sukamukti. Untuk mendukung peningkatan kualitas layanan tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama pemerintah daerah dan dinas kesehatan setempat memberikan pelatihan serta pendampingan kepada para kader kesehatan.
Melalui program tersebut, para kader dibekali berbagai keterampilan agar mampu memberikan edukasi kesehatan secara lebih komprehensif kepada masyarakat. Sebanyak 25 jenis keterampilan menjadi indikator dalam Tanda Kecakapan Kader (TKK). Keterampilan itu mencakup layanan dasar bagi ibu hamil, balita hingga pelayanan kesehatan bagi lanjut usia. Selain itu, para kader juga mendapatkan pelatihan terkait komunikasi efektif serta pengelolaan Posyandu. Pelatihan dilakukan melalui pembekalan teori, simulasi, hingga praktik langsung di lapangan.
Peran aktif kader kesehatan di tingkat desa dinilai sangat penting dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat layanan kesehatan primer yang lebih inklusif. Saat ini, AHM memiliki 84 kader kesehatan binaan yang tersebar di tiga wilayah, yakni Sunter Jaya di Jakarta Utara, Desa Kalihurip di Karawang, serta Desa Sukamukti di Bekasi.
Salah satu kader Posyandu Desa Sukamukti, Kanah, mengaku pelatihan yang diberikan sangat membantu meningkatkan kemampuan mereka dalam melayani masyarakat. “Pelatihan ini memberikan pengetahuan baru bagi kami, terutama dalam meningkatkan pelayanan dan edukasi kesehatan masyarakat. Kami juga dibekali standar dan petunjuk pelaksanaan kegiatan sehingga bisa lebih optimal dalam memberikan pelayanan,” ujarnya.
Keterampilan yang dimiliki para kader kesehatan tersebut turut mendukung penerapan layanan kesehatan berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) di tingkat desa. Melalui sistem ini, informasi kesehatan masyarakat dikelola secara terintegrasi berdasarkan siklus hidup pasien. Penerapan layanan ILP saat ini dilakukan di Pustu Desa Sukamukti yang juga dimanfaatkan sekitar 13.000 warga dari dua desa lain, yakni Desa Sukabungah dan Desa Medalkrisna, Cikarang, Jawa Barat.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan pelayanan kesehatan primer di tingkat desa sangat penting dalam menjaga produktivitas dan kesehatan masyarakat. Menurutnya, penguatan kapasitas kader kesehatan juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam melakukan transformasi sistem kesehatan nasional. “Kesehatan adalah modal utama untuk masa depan yang lebih baik. Kami meyakini kolaborasi multi-stakeholder dapat membantu setiap keluarga desa meraih kehidupan yang lebih sehat dan produktif, sehingga kualitas hidup bisa lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Ahmad dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/3/2026).
Selain memberikan pelatihan, pada tahun ini AHM juga menyalurkan dukungan sarana dan prasarana operasional untuk meningkatkan layanan kesehatan di Desa Sukamukti. Bantuan tersebut antara lain tempat tidur pasien yang dilengkapi selimut dan bantal, kursi tunggu pasien, papan nama dan papan informasi, petunjuk evakuasi dan titik kumpul, alat pemadam api ringan (APAR), laptop, serta meja dan kursi kerja. AHM juga membantu penyediaan instalasi air bersih dan pendingin ruangan guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat.
Selain fasilitas tersebut, bantuan alat kesehatan juga disalurkan berupa timbangan bayi dan dewasa, stadiometer, infantometer, pita ukur lingkar lengan dan kepala, serta thermo gun untuk Pustu dan Posyandu Sukamukti.
Kolaborasi Posyandu untuk Keluarga Sehat
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, AHM juga menyalurkan lebih dari 360 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu Kalihurip, Karawang, Jawa Barat. Selain itu, AHM bersama Kementerian Kesehatan turut memberikan pelatihan serta sertifikasi kompetensi bagi kader Posyandu Puspa Cindra Kana di Sunter Jaya, Jakarta, yang mengacu pada standar Kementerian Kesehatan.
Melalui berbagai program di bidang kesehatan tersebut, AHM berkomitmen untuk terus berkontribusi bersama masyarakat dalam menciptakan kemandirian serta masa depan yang lebih sejahtera bagi generasi mendatang. Upaya tersebut juga sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).











