"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Wajib Dilihat: 5 Bagian Mobil Tua Sebelum Mudik Lebaran



Perjalanan mudik lebaran menggunakan mobil tua membutuhkan persiapan yang lebih ekstra agar terasa aman dan nyaman. Kunci utama dalam perjalanan jauh adalah memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum diberangkatkan.



Mudik ke kampung halaman merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, terutama saat hari raya seperti Lebaran. Umumnya, mobil-mobil yang masih relatif baru sering kali melakukan tune up untuk memastikan performa optimal. Namun, bagi mobil tua yang berusia lebih dari 10 tahun, perawatan dan pemeriksaan harus dilakukan secara lebih teliti.



Mobil tua rentan mengalami kerusakan karena komponen-komponen yang sudah aus. Hal ini bisa menyebabkan mobil mogok di tengah jalan, terutama saat digunakan untuk perjalanan jauh. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan pada lima bagian penting berikut ini:

1. Sistem Radiator

Sering ditemukan pada mobil tua adalah gejala overheat. Sistem radiator sangat penting untuk menjaga suhu mesin tetap stabil. Jika tidak berfungsi dengan baik, mesin bisa mengalami overheating yang berisiko merusak komponen internal seperti piston dan blok silinder.

Menurut Andi, pemilik bengkel Spesialis Toyota Adi Karya di BSD Tangerang Selatan, ada lima penyebab umum mobil mengalami overheat, antara lain:

Kebocoran air radiator

Saluran air radiator terhambat

Thermostat yang rusak

Water pump yang rusak

* Motor fan radiator yang lemah atau mati

2. Selang Power Steering Hidraulis

Mobil tua yang masih menggunakan sistem power steering hidraulis perlu diperiksa kondisi selangnya. Jika selang sudah getas atau retak, sebaiknya langsung diganti.

Bagus, mekanik bengkel Adi Karya di BSD Tangerang Selatan, menjelaskan bahwa oli di power steering memiliki tekanan ketika setir dibelokkan. Jika selangnya rusak, bisa menyebabkan kebocoran yang berpotensi mengganggu pengemudi.

3. Fuel Pump

Fuel pump atau pompa bensin merupakan komponen penting yang bertugas memompa bahan bakar dari tangki ke injektor atau karburator. Pada mobil tua, fuel pump cenderung lebih rentan rusak akibat usia.

Gejala fuel pump bermasalah meliputi lampu indikator injeksi yang berkedip di panel instrumen, atau mobil sulit dinyalakan dan bahkan mati mendadak saat dikendarai.

4. Timing Belt

Banyak mobil lama masih menggunakan timing belt, sedangkan mobil modern biasanya menggunakan timing chain. Timing belt terbuat dari karet dan memiliki masa pakai tertentu.

Dedi dari bengkel Citra Motor di Jelambar, Jakarta, menjelaskan bahwa jika timing belt sudah retak, sebaiknya segera diganti. Jika timing belt putus, mesin bisa mati mendadak dan merusak komponen dalam mesin, sehingga memerlukan overhaul atau turun mesin.

5. Alternator dan Kelistrikan

Alternator berfungsi sebagai pembangkit listrik untuk semua komponen yang membutuhkan tenaga listrik. Pastikan alternator berfungsi dengan baik, dengan tegangan sekitar 13 volt saat mesin hidup.

Selain itu, cek kondisi aki. Saat mesin mati, aki harus berada di kisaran 12 volt, dan saat mesin hidup, tegangannya naik menjadi 13 volt. Pastikan juga fungsi kelistrikan seperti lampu, wiper, dan lainnya berjalan normal.



Dengan melakukan pemeriksaan pada lima bagian tersebut, perjalanan mudik lebaran menggunakan mobil tua akan lebih aman dan nyaman. Persiapan yang matang dapat mencegah risiko kegagalan teknis di tengah perjalanan.



Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *