Update Naturalisasi Timnas Indonesia di Bawah Kepemimpinan John Herdman
Di bawah kepemimpinan pelatih baru, John Herdman, Timnas Indonesia kembali memperkuat rencana naturalisasi pemain asing. Dalam beberapa waktu terakhir, tiga nama yang dianggap memiliki potensi besar untuk membela tim nasional telah menerima kontak dari PSSI. Berikut adalah daftar lengkap dan penjelasan mengenai ketiga pemain tersebut.
Laurin Ulrich (AMF)
Laurin Ulrich, seorang gelandang berusia 21 tahun yang saat ini bermain di VfB Stuttgart, mengaku terbuka untuk membela Timnas Indonesia. Pernyataan ini disampaikannya melalui kanal YouTube Yussa Nugraha pada 20 September 2025, yang mengutip pernyataannya dari podcast FC Magdeburg.
Meski sudah menerima tawaran dari Timnas Indonesia, Laurin lebih memprioritaskan kesempatan bermain bersama Timnas Jerman. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia di masa depan. “Saya tahu ada permintaan (untuk membela Timnas Indonesia), tapi saat ini saya membela Timnas Jerman. Saya menilai itu penting bagi saya,” ujarnya.
Namun, ia menambahkan bahwa ia tidak akan pernah bilang tidak. “Jadi, saya tidak sepenuhnya menutup kemungkinan (membela Timnas Indonesia),” katanya.
Luke Vickery (LW)
Luke Vickery, seorang pemain asal Australia yang bermain sebagai winger, mengaku telah dikontak oleh John Herdman. Hal ini terungkap setelah ia menghadiri pertandingan babak 16 besar ACL Two antara Bangkok United dan Macarthur FC. Dalam wawancara pasca-pertandingan, Luke Vickery mengungkapkan bahwa ia sudah berkomunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia.
Kontras dengan Luke Vickery, Ilias Alhaft, pemain lain yang juga memiliki darah Indonesia, belum pernah mendapatkan kontak atau komunikasi dari John Herdman atau PSSI. Hal ini membuat nasib keduanya berbeda dalam proses naturalisasi.
Luke Vickery tampaknya memiliki peluang yang lebih besar karena minat John Herdman untuk memberinya kesempatan. Sementara itu, Ilias Alhaft masih menunggu kabar dari pelatih anyar Timnas Indonesia.
Damian van Dijk (CB)
Damian van Dijk, pemain berusia 21 tahun yang memiliki darah Indonesia dari ayahnya yang berasal dari Bogor, juga mengaku telah dikontak oleh PSSI. Ia menjelaskan bahwa sejak era pelatih pertama, seperti Ivar Jenner dan Zico, PSSI pernah menyatakan bahwa jika ia berlatih dengan tim senior profesional, mereka akan menghubunginya kembali.
Setelah bermain di Telstar dan debut di tim senior, Damian van Dijk akhirnya menghubungi PSSI. Namun, hingga saat ini, ia belum mendapatkan kabar apa pun tentang Timnas Indonesia. “Setelah itu aku gak dapat kabar apa-apa tentang timnas, hanya mereka selamatin aku saja,” kata Damian.
Meskipun belum dipanggil, Damian van Dijk tetap berusaha keras untuk bisa mewujudkan keinginannya membela Timnas Indonesia. “Aku ingin menjadi lebih baik lagi, yang pasti aku sudah bilang kalau ingin bermain untuk Timnas Indonesia jadi semoga suatu saat nanti bisa terwujudka,” pungkasnya.
Kesimpulan
Dari ketiga pemain tersebut, terlihat bahwa proses naturalisasi Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman sedang berlangsung secara aktif. Meskipun beberapa pemain masih menunggu jawaban resmi dari PSSI, semua memiliki potensi untuk bergabung dengan tim nasional. Dengan dukungan dari pelatih dan proses administrasi yang baik, harapan untuk melihat pemain asing bermain untuk Indonesia semakin nyata.

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











