"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Kasus Pembunuhan Anak oleh Ayah Tiri di Bengkulu Tengah Diserahkan ke Kejari

Penyerahan Tersangka ke Kejaksaan Negeri

Polres Bengkulu Tengah telah menyelesaikan proses penyidikan terhadap kasus pembunuhan anak oleh ayah tiri yang terjadi di Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi. Tersangka beserta barang bukti telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Tengah untuk selanjutnya diproses dalam persidangan.

Kasat Reskrim AKP Junairi menjelaskan bahwa pelimpahan tahap dua tersebut dilakukan pada Selasa (27/1/2026). Proses penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian telah lengkap dan sesuai dengan petunjuk jaksa. Hal ini mencakup pemeriksaan saksi-saksi, tersangka, hingga pelaksanaan rekonstruksi di lokasi kejadian.

“Kemarin sudah kita lakukan tahap dua, yakni penyerahan berkas perkara, tersangka, serta barang bukti ke Kejari Bengkulu Tengah untuk selanjutnya diproses dalam persidangan,” ujar AKP Junairi.

Dengan penyerahan ini, seluruh kewenangan penanganan kasus beralih dari penyidik kepolisian ke pihak kejaksaan. Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa seluruh rangkaian penyidikan telah dilaksanakan sesuai prosedur, dan berkas dinyatakan lengkap oleh jaksa.

Penanganan Kasus oleh Kejaksaan Negeri

Kasi Pidum Kejari Bengkulu Tengah, Nelly, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima seluruh berkas perkara dan akan segera melimpahkan kasus ini ke Pengadilan Negeri (PN) Argamakmur. Proses persidangan akan segera dimulai setelah berkas diterima.

“Minggu depan, seluruh berkasnya akan kita limpahkan ke PN Argamakmur untuk dilakukan persidangan,” ucap Nelly saat dikonfirmasi.

Kronologi Kejadian

Menurut Kepala Desa Talang Empat, Samsir, peristiwa tragis ini bermula saat Su, ayah tiri korban, pulang dari kebun setelah menyadap karet pada pagi hari. Sesampainya di rumah, Su mendapati anak tirinya berada di dalam kamar.

“Pelaku ini baru pulang dari kebun, langsung menuju kamar anaknya. Tidak lama setelah itu, terjadi perkelahian di dalam kamar,” jelas Samsir.

Dalam perkelahian tersebut, Fe mengalami luka robek cukup parah di bagian pundak sebelah kiri. Darah korban bahkan sempat menggenang di dalam kamar tempat kejadian. Hingga kini, penyebab pertikaian antara keduanya masih belum diketahui secara pasti.

Namun, berdasarkan keterangan warga sekitar, hubungan antara ayah dan anak tiri memang sempat renggang. “Dua hari terakhir mereka memang tidak saling berbicara,” tambah Samsir.

Samsir juga mengungkapkan bahwa korban baru tinggal bersama ayah tirinya sekitar satu bulan terakhir. “Kalau perpindahan anak ini sudah melapor ke kami di desa,” ujarnya.

Usai kejadian, warga yang mendengar keributan langsung berdatangan dan menemukan korban sudah dalam kondisi lemah. Sementara pelaku langsung melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Perkelahian Berdarah

Sebelumnya diberitakan, ayah tiri berinisial Su di Desa Talang Empat, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, melakukan pembunuhan terhadap anak laki-lakinya pada Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Dari data yang berhasil dihimpun, aksi pembunuhan ini terjadi di kediaman korban.

Saat itu, korban sedang berada di dalam kamar. Dengan alasan yang belum diketahui, terjadi perkelahian antara korban dan sang ayah. Korban yang berinisial Fe (30) mengalami sejumlah luka akibat perkelahian tersebut hingga darah memenuhi kamar.

Ibu dan adik perempuan korban yang melihat kejadian itu langsung histeris dan memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan. Warga yang mendengar teriakan itu segera mendatangi lokasi dan melihat korban sudah terduduk lemah di teras rumah. Mereka kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan evakuasi.

Saat tiba di lokasi kejadian, korban telah dalam kondisi tidak bernyawa. Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, melalui Kasat Reskrim AKP Junairi, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, saat ini jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Bengkulu untuk diautopsi,” ujar Junairi.

Pihak kepolisian langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri. “Sekarang kita sedang mengejar keberadaan terduga pelaku, tadi kita lihat memang korban mengalami luka di bagian pundak,” sampainya.

Kasus ini menyita perhatian publik karena pelaku merupakan ayah tiri korban, dengan kejadian tragis yang berlangsung di dalam rumah keluarga tersebut. Perkara ini pun akan segera disidangkan untuk mengungkap fakta hukum secara menyeluruh.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *