Pengakuan Denada Tentang Anak Kandungnya, Ressa
Denada, penyanyi dangdut yang dikenal publik memiliki satu anak perempuan bernama Shakira, akhirnya mengakui bahwa dirinya juga memiliki seorang anak laki-laki bernama Ressa Rizky Rosano. Hal ini mengejutkan banyak pihak karena selama ini, Ressa jauh dari perhatian publik dan tidak pernah terlihat di media.
Ressa sendiri akhirnya muncul ke permukaan dan menyatakan bahwa ia adalah putra kandung Denada. Ia bahkan menuntut pertanggungjawaban ibunya atas dugaan penelantaran anak. Pernyataan ini membuat pengakuan Denada menjadi topik yang ramai dibicarakan.
Berikut ini tiga fakta penting terkait pengakuan Denada soal sosok Ressa:
1. Denada Akui Ressa Sebagai Anak Kandung
Setelah beberapa waktu lamanya, Denada akhirnya mengakui bahwa Ressa adalah anak kandungnya. Ia membantah isu bahwa ia menelantarkan Ressa sejak bayi. Menurut kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, penyanyi tersebut tidak pernah mengingkari status Ressa sebagai anaknya.
Iqbal menjelaskan bahwa Denada tetap memberikan pembiayaan untuk Ressa sejak kecil. Bahkan, ia telah memfasilitasi pendidikan Ressa hingga lulus SMA. “Masalah anak ini, mba Denada ini bukan sekadar diakui atau tidak. Ressa ini bukan sekadar diakui atau gimana ya sebagai anak, bahkan dibiayai, difasilitasi, disekolahkan,” ujar Iqbal.
Perkara ini kini telah bergulir hingga ke pengadilan. Namun, Iqbal mengungkapkan bahwa Denada ingin agar proses hukum berjalan secara tertib tanpa kegaduhan publik.
2. Kesal, Ressa Tampil di Podcast
Menurut Iqbal, Denada merasa kecewa dengan sikap Ressa yang terus-menerus muncul di berbagai podcast. Ia menganggap bahwa Ressa justru menciptakan kegaduhan yang tidak perlu.
“Kok penggugat ini malah membuat gaduh, podcast ke mana-mana, ngomong gini gini ya tidak sesuai fakta lah. Akhirnya gini mediasi juga gagal,” kata Iqbal. Ia menegaskan bahwa pernyataan Ressa dalam podcast tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Dalam podcast, Ressa mengaku hanya menginginkan pengakuan sebagai anak. Namun, dalam gugatannya, ia meminta jumlah yang sangat besar, yaitu sebesar Rp7 miliar. Hal ini menimbulkan keraguan terhadap tujuan sebenarnya dari Ressa.
3. Denada Tak Ingin Ada Kegaduhan Publik
Iqbal menjelaskan bahwa alasan Denada memilih diam adalah untuk menjaga proses hukum tetap berjalan baik tanpa gangguan publik. Ia menilai bahwa sikap Ressa yang terus-menerus muncul di media justru memperburuk situasi.
“Saat masa-masa kemarin ini kan mediasi, harusnya kita tenang, supaya nanti kita berpikir introspeksi diri juga. Jangan membuat gaduh di podcast, di medsos, seharusnya jangan. Makanya pihak mba Denada enggak keluar statement apapun masa mediasi. Namun penggugat yang buat gaduh,” ujar Iqbal.
Perkembangan Terkini
Sampai saat ini, kasus antara Denada dan Ressa masih dalam proses hukum. Mediasi yang dilakukan oleh kedua belah pihak belum menemukan titik temu, terutama karena sikap Ressa yang dinilai tidak sesuai dengan pernyataannya dalam podcast.
Pihak Denada tetap bersikeras bahwa mereka tidak pernah menelantarkan Ressa. Mereka menegaskan bahwa semua biaya hidup dan pendidikan Ressa telah ditanggung oleh Denada sejak kecil.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











