"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Hasil Liga Champions: Gol Kiper Bawa Benfica Lolos, Madrid Kalah dan Hanya Masuk Play-Off

Pertandingan Dramatis Benfica vs Real Madrid



Pertandingan antara Benfica dan Real Madrid berlangsung dengan penuh emosi di Estadio da Luz, Lisabon, pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Kedua tim bertemu dalam pertandingan yang mempertemukan guru dan murid. Jose Mourinho, yang kini menjadi pelatih Benfica, menghadapi mantan anak asuhnya, Alvaro Arbeloa, yang kini menjabat sebagai pelatih Real Madrid.

Sebelum kick-off, Mourinho dan Arbeloa berangkulan dengan penuh harmoni. Arbeloa memeluk Mourinho sambil menepuk-nepuk bahunya, menunjukkan rasa hormat terhadap pelatih yang pernah menjadi inspirasinya. Setelah momen singkat tersebut, keduanya langsung menjadi rival dan kembali ke area teknik masing-masing.

Bagi Mourinho, laga ini sangat penting karena Benfica harus memenangkan pertandingan untuk menyelamatkan harapan mereka melaju ke fase gugur Liga Champions. Dengan posisi di peringkat ke-29, kemenangan saja tidak cukup bagi Benfica. Mereka harus bergantung pada hasil pertandingan lain, sehingga membuat Benfica tampil agresif sejak awal.

Di babak pertama, Benfica menghujani pertahanan Real Madrid dengan 14 tembakan, dua kali lipat dari upaya Madrid. Lini belakang Los Blancos yang sedang dalam krisis begitu rapuh, sehingga mudah diiris oleh serangan Benfica. Dua peluang terbaik Si Elang lahir dari percobaan yang mengenai mistar/tiang gawang. Pertama dilakukan Gianluca Prestianni saat tembakannya dalam posisi ideal ditepis ujung jari Thibaut Courtois. Adapun tembakan Georgiy Sudakov memantul kena tiang dekat gawang Madrid.

Meski rajin menyerang, Benfica justru kebobolan duluan melalui upaya pertama Kylian Mbappe di laga ini. Bintang Prancis itu tiba-tiba muncul dengan sundulan jitu untuk menuntaskan umpan brilian Raul Asencio. Namun, keunggulan Madrid hanya bertahan enam menit setelah Benfica menyamakan skor.

Dalam skema serangan balik, bola diraih Vangelis Pavlidis yang beroperasi di sisi kiri pertahanan Madrid. Asencio membayanginya, tapi kehilangan kontrol secara kocak karena terpeleset. Pavlidis lolos dan memberikan umpan jitu ke kotak penalti. Bola disambut Andrea Schjelderup, yang berdiri tanpa kawalan. Sundulan pemain Norwegia itu berhasil melesatkan bola di antara kaki Courtois. Mourinho merayakannya di bangku dengan membentangkan tangan.

Schjelderup kemudian memiliki kans mencetak gol kedua. Dalam posisi bebas saat gawang kosong, dia membidik bola ke gawang tapi digagalkan lutut Fede Valverde. Di ujung babak pertama, insiden terjadi di dalam kotak penalti Real Madrid saat Aurelien Tchouameni menjatuhkan Nicolas Otamendi. Wasit menunjuk titik putih dan tendangan penalti sukses diambil Pavlidis untuk membangkitkan Benfica.

Tuan rumah memimpin 2-1 saat turun minum. Namun, pada klasemen virtual babak pertama, hasil itu belum cukup mengangkat Benfica masuk area 24 besar klasemen untuk lolos ke fase gugur. Anak asuh Jose Mourinho meneruskan agresivitasnya di babak kedua. Kolaborasi Pavlidis dan Schjelderup kembali melahirkan gol untuk Si Elang. Umpan striker Yunani tersebut diteruskan tembakan Schjelderup yang melesat ke tiang dekat usai mengecoh Asencio.

Benfica unggul 3-1 yang cuma berlaku empat menit karena Mbappe lagi-lagi bikin gol untuk Madrid. Kali ini tembakan rendahnya di kotak penalti sukses melesatkan bola ke pojok bawah setelah disuplai umpan Arda Guler. Memasuki injury time, Madrid kehilangan dua pemain sekaligus akibat kartu kuning dobel, yakni Asencio dan Rodrygo. Benfica memanfaatkan sisa waktu sempit secara sempurna.

Di detik-detik terakhir, kiper Anatoliy Trubin muncul sebagai pahlawan tak terduga Benfica dengan gol sundulannya untuk membelokkan tendangan bebas Fredrik Aursnes yang bikin klub menang 4-2. Benfica pun finis di peringkat 24, batas terakhir lolos ke fase gugur, dengan keunggulan tipis satu gol lebih baik atas Marseille.

Sementara itu, Madrid lengser ke peringkat 9 dan gagal masuk langsung ke babak 16 besar, dipengaruhi gol penentu kemenangan Alisson untuk Sporting CP dalam partai lain di kandang Bilbao.

Hasil Pertandingan

  • Benfica 4-2 Real Madrid: Andreas Schjelderup (36′, 75′), Vangelis Pavlidis (45+5′-pen.), Anatoliy Trubin (90+8′); Kylian Mbappe (30′).

Susunan Pemain

Benfica (4-2-3-1):

1-Trubin; 17-Dedic, 44-Araujo, 30-Otamendi, 26-Dahl; 18-Barreiro, 8-Aursnes; 25-Prestianni (Rego 87′), 10-Sudakov (Barrenechea 83′), 21-Schjelderup (Silva 90+3′); 14-Pavlidis (Ivanovic 90+3′). Pelatih: Mourinho

Real Madrid (4-3-3):

1-Courtois; 8-Valverde, 17-Asencio, 24-Huijsen (Alaba 79′), 18-Carreras (Diaz 79′); 15-Guler (Cestero Sancho 79′), 14-Tchouameni (Camavinga 55′), 5-Bellingham; 30-Mastantuono (Rodrygo 55′), 10-Mbappe, 7-Vinicius. Pelatih: Arbeloa

Adriatno Majid

Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *