Laga Pembuka Putaran Kedua Super League 2025/2026
Laga pembuka putaran kedua Super League 2025/2026 antara PSIM Yogyakarta melawan Persebaya Surabaya akan digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1/2026) sore. Laga ini menjadi momen penting bagi kedua tim dalam menghadapi kompetisi musim ini. Persebaya Surabaya datang dengan skuad anyar dan semangat tinggi untuk memberikan perlawanan terhadap publik tuan rumah.
Kick-off laga dimulai pada pukul 15.30 WIB dan dipastikan berlangsung dalam atmosfer yang sangat panas. Tekanan dari para suporter PSIM Yogyakarta akan menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Namun, Bernardo Tavares, pelatih Persebaya, percaya bahwa kepercayaan diri dan persiapan matang bisa membawa timnya meraih hasil positif.
Kekurangan di Lini Belakang PSIM Yogyakarta
PSIM Yogyakarta menghadapi laga berat karena harus kehilangan salah satu pemain penting di lini belakang. Franco Ramos Mingo tidak bisa tampil akibat sanksi kartu merah yang ia terima pada pertandingan sebelumnya. Absennya bek nomor punggung empat ini membuat sektor pertahanan Laskar Mataram sedikit goyah. Jean Paul van-Gastel harus melakukan rotasi darurat untuk menjaga keseimbangan tim.
Yusaku Yamadera, pemain asal Jepang, diprediksi menjadi pengganti Franco di jantung pertahanan. Ia akan menghadapi ujian berat menghadapi agresivitas lini depan Persebaya Surabaya. Franco Ramos sendiri menyatakan kekecewaannya karena tidak bisa membantu tim di laga krusial ini. Ia mengaku merasakan campuran emosi setelah menerima kartu merah tersebut.
“Ini sulit karena saya merasakan banyak emosi. Pertama kebahagiaan, lalu kesedihan, tapi ini sepak bola dan bisa terjadi pada siapa saja,” ujarnya dengan nada reflektif. Meski sempat menilai keputusan wasit kurang tepat, Franco memilih bersikap dewasa. Ia menyadari kesalahan adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika pertandingan.
Persebaya Surabaya Dengan Skuad Anyar
Berbeda dengan PSIM Yogyakarta, Persebaya Surabaya datang dengan energi baru. Perombakan skuad yang dilakukan oleh Bernardo Tavares mulai terlihat bentuknya. Sejumlah nama anyar diprediksi langsung tampil sejak menit awal. Gustavo Fernandes, Jefferson da Silva, dan Pedro Matos menjadi bagian penting dari proyek anyar Persebaya Surabaya.
Gustavo Fernandes hadir sebagai bek tengah jangkung dengan keunggulan duel udara. Disiplin dan ketenangannya diharapkan menambah soliditas lini belakang. Di sisi kiri, Jefferson da Silva menggantikan Dejan Tumbas yang sudah dilepas. Ia memberi variasi serangan dari sektor sayap dengan karakter ofensif.
Pedro Matos diplot mengisi lini tengah sebagai pengatur ritme permainan. Gelandang asal Portugal itu dikenal fleksibel dan kreatif. Bernardo Tavares menilai Pedro Matos cocok dengan filosofi tim. Ia ingin Persebaya Surabaya tampil lebih seimbang dan cair dalam membangun serangan.
Bruno Paraíba juga diprediksi tampil sebagai ujung tombak. Ketajamannya diharapkan memberi dampak instan bagi lini depan PSIM Yogyakarta.
Formasi dan Strategi Kedua Tim
PSIM Yogyakarta diperkirakan turun dengan formasi 4-3-3. Cahya Supriadi tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar. Lini belakang diisi Yamadera, Rendra Teddy, Reva Adi, dan Rio Hardiawan. Ze Valente bakal menjadi motor permainan di lini tengah bersama Fahreza Sudin dan Rakhmatsho Rakhmatzoda.
Trio penyerang PSIM mengandalkan Deri Corfe, Nermin Haljeta, dan Ezequiel Vidal. Ketiganya diharapkan mampu memberi ancaman nyata. Sementara itu, Persebaya Surabaya juga memakai formasi 4-3-3. Ernando Ari tetap dipercaya sebagai kiper utama. Lini belakang diisi Arief Catur, Leo Lelis, Gustavo Fernandes, dan Jefferson da Silva. Kombinasi pemain lama dan baru memberi keseimbangan.
Gelandang Persebaya Surabaya mengandalkan Milos Raickovic, Francisco Rivera, dan Pedro Matos. Mereka akan mengatur tempo permainan. Di lini depan, Bruno Paraíba, Bruno Moreira, dan Gali Freitas menjadi andalan. Bruno Moreira tetap memimpin sebagai kapten tim.
Prediksi Hasil Laga
Secara realistis, laga diprediksi berjalan ketat sejak menit awal. Persebaya Surabaya dituntut fokus untuk menghindari kesalahan kecil. Hasil imbang dinilai cukup adil melihat kondisi kedua tim. Namun, Persebaya Surabaya memiliki peluang mencuri kemenangan tipis.
Prediksi skor PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya berakhir 1-2. Jogo Bonito ala Bernardo Tavares berpotensi membuat suporter PSIM benar-benar cemberut.











