Bocah SD di Medan Viral Karena Berani Melawan Penjambret
Seorang bocah perempuan berusia 9 tahun asal Medan menjadi sorotan setelah menunjukkan keberanian luar biasa dalam menghadapi seorang penjambret. Insiden ini terjadi pada Sabtu (10/1/2026) siang di kawasan Lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Bocah bernama Jovita Vianitan ini berhasil membuat warga dan netizen terkesan dengan tindakannya yang berani.
Kejadian Mencengangkan
Pada saat kejadian, Jovita sedang berada di rumahnya. Tiba-tiba, seorang pria bertubuh besar masuk ke dalam rumah. Pria tersebut mengambil tas milik Jovita yang berisi dompet dan sebuah handphone. Saat itu, Jovita menyadari adanya kejadian dan langsung mencoba mencegah pelaku kabur.
Pelaku mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun, Jovita tidak menyerah. Ia mengejar pelaku hingga ke tempat parkir dan bahkan memegang besi behel sepeda motor untuk menghalangi pelaku. Akibatnya, tubuh mungil Jovita terseret di atas aspal sejauh sekitar 20 meter. Meski begitu, ia tetap memegang bagian motor hingga akhirnya terseret.

Luka Di Kaki
Setelah kejadian, Jovita mengalami luka di bagian kaki yang berdarah-darah. Meskipun demikian, tangan dan bagian tubuh lainnya tidak mengalami cedera serius. Ayah Jovita, Darfan, mengatakan bahwa anaknya pulang ke rumah dengan kondisi yang cukup parah. Ia mengaku tidak langsung melaporkan kejadian ini ke polisi karena ingin memastikan kondisi anaknya lebih dulu.
Meskipun pelaku sempat mengembalikan handphone yang diambilnya, tas berisi uang Rp 100 ribu milik Darfan tetap dibawa kabur. Keluarga Jovita memastikan bahwa pelaku bertindak sendiri dan hanya membawa tas berisi uang sebelum melarikan diri.
Penangkapan Pelaku
Dua minggu setelah kejadian, polisi berhasil menangkap pelaku di wilayah Riau. Pelaku yang memiliki inisial MIN ini diketahui merupakan residivis pencurian. Ia telah menjalani hukuman dua kali di lapas pada tahun 2019 dan 2021 serta terlibat dalam kasus pencurian laptop di Polres.
Motif dari aksi pelaku adalah untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk cicilan kredit sepeda motor yang digunakan untuk melakukan pencurian. Setelah mengetahui video aksinya viral, pelaku melarikan diri ke Riau. Tim gabungan dari Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menemukan keberadaan pelaku.
Proses Penangkapan
Pelaku ditangkap di rumah pamannya setelah tim gabungan menunggu hingga ia kembali dari kebun. Dari hasil interogasi, diketahui bahwa pelaku sering melakukan pencurian di daerah Medan Baru. Ia juga terlibat dalam beberapa kasus pencurian handphone dan laptop.
Kini, pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Polda Sumut untuk pengembangan lebih lanjut. Meski belum ada keterangan resmi dari kepolisian, keluarga Jovita berharap proses hukum dapat berjalan dengan baik dan pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya.
Reaksi Masyarakat
Insiden ini membuat banyak orang terkesan dengan keberanian Jovita. Video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan betapa gigihnya bocah kecil ini dalam melawan penjahat. Banyak netizen memberikan dukungan kepada Jovita dan keluarganya, serta menuntut agar pelaku dihukum secara tegas.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap tindakan kriminal yang bisa saja terjadi kapan saja. Dengan adanya keberanian seperti Jovita, semoga bisa menjadi contoh bagi generasi muda yang lebih tangguh dan berani dalam menghadapi tantangan hidup.











