Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa dalam Tabung Whipped Cream
Tabung whipped cream yang biasa digunakan untuk mempercantik hidangan atau minuman ternyata menyimpan risiko kesehatan yang serius jika disalahgunakan. Di balik tekstur lembut dan menariknya, tabung ini mengandung gas nitrous oxide (N2O), yang dikenal dengan sebutan ‘gas tawa’. Meski secara medis gas ini memiliki manfaat, penggunaannya yang tidak tepat bisa berdampak fatal bagi tubuh.
Apa Itu Nitrous Oxide?
Nitrous oxide adalah senyawa kimia berbentuk gas tak berwarna, berbau manis, dan tidak mudah terbakar. Dalam industri pangan, gas ini digunakan sebagai agen pembentuk busa pada produk seperti whipped cream. Proses produksi ini diklaim aman selama digunakan sesuai petunjuk. Namun, ketika dihirup secara langsung atau tanpa pengawasan medis, gas ini bisa membahayakan kesehatan.
Menurut Prof. Drs. Roto, M. Eng., Ph.D dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM, gas ini dikenal sebagai “gas tertawa” karena efek euforia dan rasa riang gembira yang ditimbulkannya saat dihirup. Di luar penggunaannya dalam kebutuhan pangan, gas ini juga digunakan dalam dunia medis sebagai anestesi ringan dan dalam sektor otomotif untuk meningkatkan tenaga mesin.
Risiko Jika Disalahgunakan
Penggunaan jangka panjang atau penyalahgunaan gas nitrous oxide dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf pusat. Selain itu, gas ini bisa menonaktifkan vitamin B12 dalam tubuh, yang berdampak pada mati rasa pada anggota tubuh dan kesulitan berjalan. Bahkan, efek yang lebih parah bisa mencakup pusing hingga kematian.
Prof. Roto menegaskan bahwa penggunaan gas ini tidak boleh dilakukan sembarangan. “Tidak boleh dan sangat berbahaya (jika disalahgunakan, termasuk dihirup langsung),” ujarnya. Ia menekankan bahwa penggunaan gas ini hanya diperbolehkan dalam konteks medis dengan pengawasan dokter.
Penyalahgunaan di Luar Negeri
Di beberapa negara, penyalahgunaan gas nitrous oxide telah menjadi masalah serius. Contohnya di Inggris, kepemilikan gas ini dikategorikan sebagai tindak pidana karena efek psikoaktifnya yang berdampak buruk pada kesehatan. Pemerintah sana memberlakukan aturan ketat, termasuk hukuman berupa denda, kerja sosial, atau bahkan hukuman penjara bagi pelaku kejahatan berulang.
Laporan dari BBC pada 8 November 2023 menyebutkan bahwa sebanyak 56 kematian di Inggris dan Wales antara tahun 2001 hingga 2020 terkait penggunaan gas ini. Meski tidak semua kematian disebabkan oleh penyalahgunaan, kasus ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat.
Peringatan dari Pakar di Indonesia
Dalam konteks Indonesia, Prof. Roto menilai bahwa penjualan gas nitrous oxide perlu dibatasi. “Sangat perlu (dibatasi penjualannya di Indonesia). Saya kira kita tidak ingin gas ini disalahgunakan. Efeknya sangat besar bagi kesehatan pengguna,” katanya.
Ia menekankan bahwa penyalahgunaan gas ini bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. “Penyalahgunaannya adalah untuk tujuan rekreasi, karena ada sensasi menyenangkan, sama seperti narkotika jenis tertentu,” tambahnya.
Kesimpulan
Gas nitrous oxide dalam tabung whipped cream memang bermanfaat dalam industri pangan, tetapi penyalahgunaannya bisa sangat berbahaya. Penggunaan jangka panjang atau penghirupan langsung tanpa pengawasan medis dapat menyebabkan kerusakan saraf dan bahkan kematian. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dan mematuhi aturan penggunaan serta pembatasan penjualan gas ini.











