"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Lirik dan Terjemahan Lagu Begin Again Taylor Swift: Nuansa Cinta yang Menggugah

Lagu “Begin Again (Taylor’s Version)” dan Maknanya yang Mendalam

“Begin Again (Taylor’s Version)” adalah salah satu lagu paling emosional dari album Red (Taylor’s Version) yang dirilis pada 12 November 2021. Lagu ini menjadi bagian dari perjalanan Taylor Swift dalam mengambil kembali hak atas karya-karyanya, yang menunjukkan komitmennya terhadap kreativitas dan kontrol atas musiknya.

Dengan nuansa country-pop yang lembut, “Begin Again” menceritakan tentang harapan baru setelah mengalami patah hati. Lagu ini juga menyampaikan keberanian untuk membuka diri dan percaya kembali pada cinta. Lirik-liriknya yang hangat, jujur, dan penuh makna membuatnya tetap relevan bagi banyak pendengar hingga saat ini.

Berikut lirik dan terjemahan dari lagu “Begin Again (Taylor’s Version)” – Taylor Swift:

Took a deep breath in the mirror

Mengambil napas dalam-dalam di depan cermin

He didn’t like it when I wore high heels, but I do

Dia tak suka aku pakai sepatu hak tinggi, tapi aku suka

Turned the lock and put my headphones on

Memutar kunci dan menggunakan headphone

He always said he didn’t get this song, but I do, I do

Dia selalu bilang dia tak mengerti lagu ini, tapi aku mengerti, aku mengerti

Walked in expecting you’d be late

Masuk sambil berharap kamu akan terlambat

But you got here early

Tapi kamu datang lebih awal

And you stand and wave, and I walk to you

Dan kamu berdiri menyapa dan aku berjalan menghampirimu

You pulled my chair out and helped me

Kamu menarik kursiku dan membantuku

And you don’t know how nice that is, but I do

Dan kamu tak tahu betapa baiknya itu, tapi aku tahu

And you throw your head back laughing like a little kid

Dan kamu tertawa terbahak-bahak seperti anak kecil

I think it’s strange that you think I’m funny ’cause he never did

Aku rasa aneh kamu menganggap aku lucu, karena dia tak pernah

I’ve been spending the last 8 months thinking all love ever does

Aku sudah menghabiskan 8 bulan terakhir berpikir bahwa cinta hanyalah

Is break and burn and end

Hancur, terbakar, dan berakhir

But on a Wednesday in a cafe, I watched it begin again

Tapi di sebuah kafe pada hari Rabu, aku melihatnya memulai lagi

You said you never met one girl

Kamu bilang kamu belum pernah bertemu wanita

Who has as many James Taylor records as you, but I do

Yang punya banyak album James Taylor seperti kamu, tapi aku punya

We tell stories and you don’t know why I’m coming off a little shy, but I do

Kita bercerita dan kamu tak tahu kenapa aku sedikit malu-malu, tapi aku tahu

But you throw your head back laughing like a little kid

Tapi kamu tertawa terbahak-bahak seperti anak kecil

I think it’s strange that you think I’m funny ’cause he never did

Aku rasa aneh kamu menganggap aku lucu, karena dia tak pernah

I’ve been spending the last 8 months thinking all love ever does

Aku sudah menghabiskan 8 bulan terakhir berpikir bahwa cinta hanyalah

Is break and burn and end

Hancur, terbakar, dan berakhir

But on a Wednesday in a cafe I watched it begin again

Tapi di sebuah kafe pada hari Rabu, aku melihatnya memulai lagi

And we walk down the block to my car

Dan kita berjalan menyusuri jalan menuju mobilku

And I almost brought him up

Dan aku hampir menyebut dia

But you start to talk about the movies that your family watches every single Christmas

Tapi kamu mulai bercerita tentang film yang keluargamu tonton setiap Natal

And I want talk about that

Dan aku mau membahas itu

For the first time, what’s past is past

Untuk pertama kalinya, yang lalu ya sudah berlalu

‘Cause you throw your head back laughing like a little kid

Karena kamu tertawa terbahak-bahak seperti anak kecil

I think it’s strange that you think I’m funny ’cause he never did

Aku rasa aneh kamu menganggap aku lucu, karena dia tak pernah

I’ve been spending the last 8 months thinking all love ever does

Aku sudah menghabiskan 8 bulan terakhir berpikir bahwa cinta hanyalah

Is break and burn and end

Hancur, terbakar, dan berakhir

But on a Wednesday in a cafe I watched it begin again

Tapi di sebuah kafe pada hari Rabu, aku melihatnya memulai lagi

On a Wednesday in a cafe I watched it begin again

Pada hari Rabu di sebuah kafe, aku melihatnya mulai lagi

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *