Momen Terakhir Florencia Lolita di Danau Toba
Florencia Lolita, seorang pramugari yang turut dalam penerbangan pesawat ATR 42-500, sempat mengabadikan momen kebersamaan dengan teman-temannya di Danau Toba. Rekaman video tersebut menjadi viral dan menarik perhatian netizen. Dalam video tersebut, ia terlihat berjalan-jalan di sekitar danau yang indah, dikelilingi oleh bukit-bukit yang hijau dan tenang.
Danau Toba adalah danau vulkanik alami terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Lokasinya berada di Sumatra Utara dan menjadi salah satu destinasi wisata yang populer. Dalam video itu, Florencia nampak berdiri bersama teman-temannya, lalu melihat ke arah danau sambil sedikit menoleh ke kamera. Pemandangan danau pun terekam secara jelas, menunjukkan keindahan alam yang menenangkan.
Pada akhir video, ia dan temannya melambaikan tangan, yang kemudian menjadi perhatian banyak orang. Banyak netizen berkomentar bahwa tindakan itu seperti sebuah salam perpisahan. Video ini diunggah lima hari sebelum insiden pesawat hilang kontak, yaitu pada 14 Januari 2026. Hingga berita ini diterbitkan, video tersebut telah ditonton lebih dari 400 ribu kali.
Profil Lengkap Florencia Lolita
Florencia Lolita Wibisono, yang akrab disapa Ollen, saat ini berusia 32 tahun. Ia merupakan anak bungsu dari enam bersaudara dalam keluarganya. Pengalaman kerja dalam dunia penerbangan cukup panjang. Sebelum bergabung dengan Air Indonesia Transport, Ollen bekerja selama sekitar 14 tahun sebagai pramugari di Lion Air. Selain itu, ia juga memiliki peran sebagai pelatih awak kabin baru.
“Kurang lebih 14 tahun dia di Lion Air,” ungkap Ramos, anggota keluarga Ollen. Ia juga dipercaya untuk membina dan mendampingi kru junior. Perannya sering dikaitkan dengan fungsi HRD. Ollen baru saja bertugas di pesawat ATR 42-500 selama sekitar tiga bulan. Bahkan, momen dirinya meninggalkan Lion Air sempat diunggahnya di akun TikToknya.
Rencana Pernikahan dan Kehidupan Pribadi
Menurut Yanti, anggota keluarga Ollen, ia diketahui memiliki rencana untuk menikah dengan seorang pilot. “Kami dengar sudah ada rencana menikah, tapi belum tahu kapan. Rencananya secepatnya,” ujar Yanti. Meski demikian, hingga kini, pihak keluarga masih menantikan informasi resmi terkait keberadaan Ollen.
Ollen merupakan salah satu dari dua pramugari yang ikut dalam penerbangan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar. Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak di kawasan Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Sabtu (17/1/2026). Serpihan puing-puing pesawat ditemukan beberapa jam setelah kabar hilang kontak tersebut. Tepatnya di Gunung Bulusaraung, Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Fakta Tentang Pesawat Jatuh
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan pada Sabtu 17 Januari 2026. Pesawat buatan tahun 2000 seri 611 ini terbang dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Makassar. Pesawat hilang kontak pada Sabtu 17 Januari 2026 siang saat akan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Puing-puing pesawat pertama kali ditemukan oleh pendaki yang sedang berada tak jauh dari lokasi pesawat jatuh. Hingga pagi ini, tim SAR baru menemukan satu korban jiwa dari total 10 orang di dalam pesawat. Evakuasi masih berlangsung di medan ekstrem, dengan bantuan ratusan orang dari Tim SAR dan warga lokal. Pesawat membawa 10 orang termasuk 3 pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, mengatakan pesawat ATR kemungkinan menabrak tebing atau lereng di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel. “Kemungkinan tabrak tebing atau lereng, tapi pesawat masih dalam kontrol pilot,” kata Soerjanto dalam konferensi pers di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulsel, Minggu (18/1/2026).
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











