Hasil Imbang PSS Sleman vs Persela Lamongan
Pertandingan antara PSS Sleman melawan Persela Lamongan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 berakhir dengan skor imbang 1-1. Pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1/2026) sore, menjadi momen yang menantang bagi kedua tim.
PSS Sleman unggul lebih dulu lewat gol Gustavo Tocantins pada menit ke-37. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan. Persela Lamongan berhasil menyamakan skor pada menit ke-85 melalui Titan Agung Bagus. Gol ini tercipta setelah memanfaatkan celah di sisi pertahanan PSS.
Penilaian Pelatih PSS Sleman
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengapresiasi kerja keras para pemain sepanjang pertandingan. Ia menyebut laga melawan Persela sebagai salah satu pertandingan terbaik yang pernah ia lihat. Namun, ia juga menyoroti kesalahan krusial di menit-menit akhir yang membuat PSS gagal meraih kemenangan.
Ansyari menyatakan bahwa ketidakkonsistenan dan kurangnya fokus di akhir pertandingan menjadi faktor utama kegagalan timnya. Ia juga menyoroti masalah dalam antisipasi serangan dari sisi sayap, yang justru dimanfaatkan oleh Persela untuk mencetak gol penyeimbang.
“Kita dihukum oleh ketidakkonsentrasian pemain, fokus di akhir-akhir pertandingan. Jadi ini menjadi evaluasi besar buat kita,” ujar Ansyari.
Ia juga menegaskan bahwa permainan PSS lebih banyak mengandalkan skema serangan balik, bukan memaksakan serangan.
Tanggapan dari Kiper PSS Sleman
Kiper PSS Sleman, Ega Rizky, turut menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil imbang tersebut. Ia berterima kasih atas dukungan penuh yang diberikan sepanjang pertandingan.
“Saya dari pemain mengucapkan terima kasih buat suporter yang sudah men-support. Kami minta maaf atas hasil satu poin ini. Semoga ke depan kami bisa bekerja keras lagi untuk menatap pertandingan berikutnya,” ujar Ega.
Strategi Persela Lamongan
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengungkapkan bahwa keberhasilan timnya memanfaatkan celah di lini pertahanan PSS menjadi kunci gol penyeimbang di menit-menit akhir laga. Ia bersyukur atas hasil yang diraih meskipun target awal adalah meraih kemenangan.
Bima Sakti menilai satu poin tetap menjadi hasil positif mengingat kekuatan dan tren performa PSS Sleman yang tengah meningkat. Ia juga menyoroti kualitas skuad PSS yang dinilai memiliki materi pemain mumpuni dan performa tim yang terus menanjak sepanjang kompetisi.
“Kita tahu PSS Sleman bermaterikan pemain bagus dan performa timnya juga lagi meningkat. Alhamdulillah hari ini berkat kerja keras pemain semuanya, kita bisa membawa pulang satu poin,” lanjutnya.
Jalannya Laga
Sejak peluit awal dibunyikan, PSS Sleman tampil agresif. Tim tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan dengan mengandalkan kecepatan dari kedua sektor sayap. Meski begitu, sejumlah peluang di awal laga belum mampu membahayakan gawang Persela.
Hingga 10 menit pertama pertandingan, skor masih sama kuat tanpa gol. Persela Lamongan yang datang dengan modal kemenangan atas PSS di pertemuan pertama tampil disiplin dan beberapa kali merepotkan lini pertahanan tuan rumah melalui serangan balik cepat.
Gol yang dinantikan publik Stadion Maguwoharjo akhirnya tercipta pada menit ke-37. Gustavo Tocantins sukses menanduk bola ke dalam gawang Persela. Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR sebelum akhirnya disahkan wasit.
Memasuki babak kedua, PSS melakukan dua pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Meski terus menekan, PSS gagal menambah keunggulan hingga menit ke-72. Justru Persela mampu menghadirkan kejutan pada menit ke-85. Titan Agung Bagus sukses mencetak gol penyeimbang setelah memaksimakan peluang di kotak penalti.
Gol tersebut sempat dianulir karena hakim garis mengangkat bendera offside. Namun setelah dilakukan pengecekan VAR, wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut. Delapan menit waktu tambahan tak mampu dimanfaatkan PSS Sleman untuk mencetak gol kemenangan. Skor imbang 1-1 pun menutup jalannya pertandingan.











