Klarifikasi Inara Rusli Soal Konflik Rumah Tangga dan Peran Insanul Fahmi
Inara Rusli, selebgram yang kini tengam terlibat dalam perseteruan dengan istri sah Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, memberikan klarifikasi mengenai konflik yang sedang dihadapinya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang mencari pembelaan atas masalah yang terjadi, tetapi hanya ingin mencari solusi.
Kisruh ini bermula dari pernikahan siri antara Inara dan Insanul Fahmi, tanpa sepengetahuan Mawa sebagai istri sahnya. Hal ini berujung pada laporan hukum yang dilayangkan oleh Mawa ke Polda Metro Jaya atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan. Meski begitu, Inara menyatakan bahwa dirinya tidak memperbolehkan pengumbaran aib rumah tangga, meskipun situasi yang dialaminya sangat sulit.
“Ini aku mau nyampaikan, aku mau cari solusi, aku nggak nyari pembelaan, aku nggak membenarkan diri aku,” ujarnya. “Aku cuma mau ngasih tahu bahwa kita segimanapun terpuruknya posisi sebagai istri tetap nggak diperbolehkan mengumbar aib rumah tangga.”
Pelajaran ini, menurut Inara, didapatkannya dari para guru dan ulama yang ia ikuti. “Aku kan berguru sama banyak ulama, aku akui akun fakir ilmu, aku kurang ilmu. Makanya aku belajar aku bangun komunitas ngaji supaya aku lebih faham,” tambahnya.
Sindiran Denny Sumargo terhadap Masa Lalu Inara
Dalam sesi diskusi bersama Denny Sumargo, Inara juga sempat menyebut masa lalu yang pernah ia alami dengan mantan suaminya, Virgoun. Saat itu, Inara sempat mengumbar aib suaminya yang diduga berselingkuh selama menikah. Konflik tersebut bahkan sampai menyeret keluarga besar dan berujung pada laporan polisi.
Denny Sumargo, sang host, kemudian menyindir Inara soal hal ini. “Tapi dulu kamu posisi sebagai korban, istilah netizen mengumbar juga,” celetuk Densu.
Inara kemudian menjelaskan bahwa ia sudah berusaha berdamai dengan Virgoun. “Betul aku tidak memungkiri itu. Tapi saat itu aku sudah minta islah (damai) sama mantan. Aku cari posisi dia di mana, aku samperin dia ke tempat sembunyi aku ajak damai, sebelum aku bikin laporan polisi,” jelasnya.
Ia juga menyatakan bahwa jika Virgoun bersedia berdamai, ia siap menghapus postingannya dan membuat pernyataan bahwa dirinya yang salah. “Aku bilang mau take down postingannya seminggu jaraknya setelah viral. Aku bakal klarifikasi aku yang salah. Aku nggak masalah.”
Inara mengklaim bahwa laporan polisi terhadap Virgoun adalah langkah untuk membela diri. “Dijudge sama orang seIndonesia, nggak masalah. Yang penting anak-anak bisa tetap ketemu sama Daddy-nya. Tapi dia bilang ‘nggak bisa’. Dan aku yang dilaporin kan pertama kali, jadi aku harus membela diri aku,” tambahnya.
Inara Bantah Menyukai Insanul Fahmi
Dalam kesempatan yang sama, Inara juga membantah menyukai Insanul Fahmi, pria yang menikahinya secara siri pada 7 Agustus 2025. Ia menjelaskan bahwa perkenalan dengan Insan cukup singkat, hanya beberapa minggu sebelum mereka menikah.
Awalnya, niat Inara hanya sebatas hubungan profesional bisnis. “Dikenalin di rumah tanggal 14 Juli (tahun 2025). Dibawa orang (ke rumah Inara) urusan bisnis,” jawabnya. “Enggak dong (langsung suka). Maksudnya, kita seorang entertainer, di lingkungan yang isinya entertainer kan juga ada pengusaha dan beberapa profesional.”
Inara menegaskan bahwa ia melihat Insan sebagai sosok biasa saja. “Biasa aja. Objektif banget yang aku lihat, ya murni peluang bisnis itu. Kemudian juga potensinya seperti apa.” Ia juga mengungkap bahwa awal mula terbujuk rayuan Insan adalah karena proposal bisnis yang diajukan oleh pria tersebut.
“Lebih kayak apa ya, misalnya kita mau mengajukan bisnis kan dia mengajukan proposalnya dong. Dia bilang punya bisnis udah settle segala macem, terus udah ketemu sama anak-anak, dan gampang akrab sama anak-anak.”
Meski begitu, Inara menyatakan bahwa ia tidak memiliki perasaan suka terhadap Insan. “Bisa dibilang bukan suka ya, mungkin aku lebih ke respect kali, hormat ya. Maksudnya aku rispek sama dia karena di umur dia yang muda dia bisa memikirkan banyak orang gitu, karyawan-karyawannya.”
Inara juga mengakui bahwa perasaannya terhadap Insan adalah campuran. “Bingung juga ngejelasinnya gimana, mixed feeling aja sih. Senang sih senang, nyaman mah nyaman. Jadi saat itu yang aku nilai, dia sudah memenuhi kriteria gitu karena dekat juga, anak-anak nyaman gitu.”
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











