"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Penyembunyian Pembunuh Anak Maman Suherman, Pencurian di Rumah Kader Golkar, dan Ancaman Pistol ke Warga

Penangkapan Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS Setelah 18 Hari Kasus Bergulir

Setelah hampir dua pekan kasus pembunuhan MAHM (9), putra dari anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, Banten, mengundang tanda tanya, akhirnya pelaku pembunuhan tersebut berhasil diamankan. Pelaku yang dikenal dengan inisial HA berhasil ditangkap setelah melakukan aksi pencurian di rumah kader Golkar.

HA tertangkap dalam keadaan mencuri di rumah Roisyudin Sayuri, mantan anggota DPRD Kota Cilegon. Saat itu, pelaku bersembunyi karena ketahuan oleh asisten rumah tangga (ART) saat melakukan aksi pencurian. Penangkapan terjadi pada Minggu (28/12/2025) dan dilakukan di wilayah Ciwedus, Kecamatan Cilegon, pada Jumat (3/1/2025).

Kepala Seksi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan, membenarkan penangkapan tersebut. “Sudah ditangkap Jumat sore sebelum Maghrib,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menariknya, pihak Roisyudin Sayuri awalnya tidak mengetahui bahwa pelaku pencurian yang tertangkap memiliki keterkaitan dengan kasus pembunuhan MAHM. Informasi ini baru mereka ketahui setelah berkomunikasi langsung dengan pihak kepolisian.

Berikut adalah kronologi lengkap peristiwa:

  • Peristiwa Tragis

    MAHM ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah mewah di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS), Kota Cilegon, pada Selasa (16/12/2025). Kejadian ini memicu penyelidikan intensif oleh aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku di balik kasus tersebut.

  • Penangkapan Pelaku

    Penangkapan HA terjadi secara tidak terduga, setelah pelaku kepergok melakukan aksi pencurian di rumah Roisyudin Sayuri. Aksi pencurian itu dilakukan saat kondisi rumah dalam keadaan sepi. Dede Rohana, kerabat Roisyudin Sayuri, menjelaskan bahwa rumah tersebut sering ditinggal pemiliknya ke BSD, Tangerang setiap akhir pekan.

  • Aksi Pencurian dan Penangkapan

    Aksi pencurian yang dilakukan HA terekam kamera CCTV, yang kemudian dilaporkan ke Polsek Cilegon. Dalam kejadian itu, sejumlah perhiasan hilang, dan sebuah brankas sempat dibawa keluar rumah menggunakan kursi roda. Namun, brankas tersebut ditinggalkan pelaku karena belum sempat dibuka.

  • Pelaku Kembali Lagi

    Brankas yang tertinggal membuat pelaku kembali lagi ke rumah tersebut untuk melakukan aksi pencurian kedua. Pada Jumat siang, saat rumah kembali dalam kondisi sepi, pelaku masuk ke rumah dengan tujuan membongkar brankas tersebut. Namun, aksinya kepergok oleh ART yang sedang membersihkan rumah.

  • Peristiwa Dramatis

    Pelaku yang panik berusaha melarikan diri. Saat berupaya melarikan diri, pelaku terpeleset dan jatuh. ART lantas meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi pemilik rumah yang selanjutnya melapor ke polisi. Saat ditangkap, ditemukan darah di tubuh pelaku yang diduga akibat terjatuh dan membentur tangga.

  • Pelaku Menodongkan Pistol

    Penangkapan berlangsung cukup dramatis karena pelaku sempat menodongkan pistol ke arah warga. Warga tidak berani langsung menangkap karena takut ditembak. Setelah ditangkap, pistol tersebut ternyata pistol mainan jenis pistol gas. Tidak lama kemudian, pasukan Brimob langsung datang.

Motif dan Peran Pelaku Masih Dalam Penyelidikan

Meski pelaku telah ditangkap, motif serta peran pelaku dalam peristiwa pembunuhan masih dalam penyelidikan. Polisi memastikan bahwa kasus tewasnya MAHM bukan karena perampokan. Tidak ada barang-barang berharga di rumah korban yang hilang.

Kepastian ini didapat setelah petugas melakukan pemeriksaan dan mendengar keterangan dari pemilik rumah. “Untuk barang-barang berharga, sampai saat ini belum ditemukan adanya barang yang hilang,” ungkap AKP Sigit Dermawan.

Di sisi lain, kamera CCTV yang berada di rumah mewah tersebut tidak bisa merekam apapun lantaran rusak.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tragis itu diketahui sekira pukul 14.20 WIB, saat ayah korban, Maman menerima telepon darurat dari anak keduanya berinisial D. Di telepon itu, D berteriak meminta pertolongan kepada ayahnya. Mendapat kabar itu, Maman langsung bergegas meninggalkan tempat kerjanya di wilayah Ciwandan menuju rumah.

Setibanya di rumah, ia mendapati kondisi anaknya sudah tergeletak tengkurap di dalam kamar dengan tubuh bersimbah darah. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon, namun korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *