Insiden Maut di Wisata Alam Danau Salju, Satu Anak Tewas Tenggelam
Pada hari Kamis, 1 Januari 2026, sebuah insiden maut terjadi di Wisata Alam Danau Salju, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kejadian tersebut menewaskan satu orang anak yang diketahui berusia sekitar 12 tahun. Insiden ini terjadi pada pukul 15.20 WIB, saat banyak pengunjung sedang memadati lokasi wisata untuk merayakan libur Tahun Baru.
Korban Ditemukan dalam Kondisi Kritis
Petugas ambulans yang mengevakuasi korban mengungkapkan bahwa kondisi korban sudah sangat kritis ketika ditemukan. Menurut informasi yang diperoleh, korban telah berada di danau selama sekitar dua jam sebelum akhirnya dinyatakan hilang oleh keluarganya. Saat ditemukan, korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dan langsung dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr Murjani Sampit.
Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Informasi ini membuat suasana di lokasi kejadian menjadi panik, dengan video rekaman dari pengunjung yang beredar luas di media sosial seperti WhatsApp.
Pengunjung dan Petugas Lakukan Pencarian
Setelah keluarga korban menyadari anaknya hilang, pencarian dilakukan oleh para pengunjung dan petugas di lokasi. Korban akhirnya ditemukan sekitar dua jam setelah dilaporkan hilang. Video yang beredar menunjukkan situasi kacau di sekitar lokasi kejadian, dengan warga berkerumun dan orang tua korban tampak histeris.
Di dalam video tersebut, terlihat seorang pria dewasa yang diduga ayah korban mengangkat tubuh anak dari dalam air, sementara ibu korban tampak berada di sekitar lokasi dan terlihat sangat terpukul.
Identitas Korban dan Lokasi Kejadian
Menurut informasi yang dihimpun, korban adalah seorang anak perempuan berusia sekitar 12 tahun yang masih duduk di Sekolah Dasar. Hingga kini, identitas lengkap korban belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penanganan medis.
Korban diketahui merupakan warga Jalan Walter Hugo, Kecamatan Baamang. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban dibawa ke rumah duka di kawasan Jalan Tidar Raya 3.
Peran BPBD Kotim dalam Penanganan
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban datang ke Wisata Alam Danau Salju bersama keluarganya untuk mengisi waktu libur. Saat kejadian, orang tua korban juga berada di lokasi wisata.
BPBD Kotim bersama instansi terkait terus mengawal proses evakuasi korban dari lokasi wisata hingga ke rumah sakit. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban.
Masih Ada Pertanyaan yang Belum Terjawab
Multazam menyebut bahwa pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari petugas di lapangan untuk mengetahui kronologis kejadian. Hingga kini, waktu pasti serta penyebab korban bisa tenggelam masih dalam pendalaman.
Ia juga menambahkan bahwa Wisata Alam Danau Salju memiliki area bermain air yang diperuntukkan bagi anak-anak. Namun, belum dapat dipastikan apakah korban berada di area tersebut atau justru berenang ke bagian perairan yang lebih dalam.











