Kehidupan yang Hancur Akibat Pernikahan Siri
Insanul Fahmi mengungkapkan bahwa hidupnya kini hancur setelah pernikahan siri yang ia lakukan dengan Inara Rusli terbongkar ke publik. Ia menyebutkan bahwa konflik rumah tangganya tidak hanya memengaruhi kehidupan pribadinya, tetapi juga berdampak pada bisnis yang selama ini ia jalani.
Di tengah masalah tersebut, Insan mengaku tetap menafkahi dua istrinya, yaitu Wardatina Mawa dan Inara Rusli. Ia menjelaskan bahwa kegaduhan yang terjadi bermula dari pernikahan siri yang dilakukannya tanpa sepengetahuan dan izin dari istri sahnya. Sejak kasus tersebut terungkap, kehidupannya berubah drastis dan terus berada dalam tekanan.
Dampak pada Keluarga dan Hubungan
Insan menyebutkan bahwa konflik yang terjadi bukan hanya berdampak pada relasi rumah tangga, tetapi juga memutus komunikasi dengan orang-orang terdekatnya. Hingga saat ini, ia mengaku sudah cukup lama tidak bertemu dengan anak-anaknya, ibunya, maupun istri sahnya. Ia merasa sedih karena semua hal tersebut terganggu akibat kasus ini.
Dalam wawancaranya, Insan mengungkapkan keinginannya agar ada pihak yang bersedia memediasi dirinya dengan Wardatina Mawa. Ia berharap, dengan adanya mediasi, persoalan rumah tangganya dapat dibicarakan secara langsung tanpa harus terus bergulir di ruang publik.
Masalah Komunikasi dan Konflik yang Berlarut
Menurut Insan, ketidakmampuannya berkomunikasi secara langsung justru memperpanjang konflik yang ada. Di sisi lain, ia juga menyoroti kondisi hubungannya dengan anak-anak. Ia menyebut sudah hampir dua bulan tidak bertemu dengan buah hatinya sejak kasus ini mencuat.
“Sekarang aku berharap bisa bertemu. Apalagi sama anak aku, sudah dua bulan nggak ketemu. Sama dia (Mawa) juga, sama ibuku juga nggak ketemu hampir dua bulan. Gara-gara kasus ini semua hancur,” ujarnya.
Dampak pada Bisnis
Tidak hanya hubungan keluarga yang terdampak, Insan juga menyampaikan bahwa usaha yang selama ini ia bangun ikut terkena imbas. Ia menegaskan bahwa bisnisnya mengalami penurunan signifikan setelah kasus tersebut menjadi viral.
Menurut Insan, dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh dirinya pribadi, tetapi juga oleh para karyawan yang menggantungkan hidup dari usaha yang ia kelola. “Usaha aku ikutan hancur. Karyawan-karyawan semua kena dampaknya. Kasihan, karena mereka juga butuh makan,” ujarnya.
Tugas sebagai Suami
Di tengah situasi yang sulit tersebut, Insan menyebut dirinya tetap harus menjalankan kewajiban sebagai suami. Ia mengaku masih memberikan nafkah kepada dua perempuan yang memiliki status sebagai istrinya, yakni Wardatina Mawa dan Inara Rusli.
“Di tengah kasus ini juga kan aku tetap harus menafkahi Mawa dan Inara,” kata Insan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab tersebut tetap ia jalani meski rumah tangganya berada dalam kondisi yang tidak stabil.
Upaya Memperbaiki Hubungan
Insan menyebut, sebagai seorang laki-laki, ia tidak ingin menghindar dari kewajiban yang melekat pada statusnya. “Aku sebagai laki-laki harus gentle dan tetap bertanggung jawab,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya masih berupaya mempertahankan rumah tangganya dengan Wardatina Mawa. Namun di saat yang sama, ia mengakui belum melepaskan hubungannya dengan Inara Rusli.
“Aku ingin tetap berjuang mempertahankan rumah tangga aku sama Mawa sampai titik darah penghabisan,” ujar Insan. “Saat ini aku memang jalani dua-duanya. Tetap sama Mawa dan juga sama Inara,” sambungnya.
Tanggung Jawab dan Keputusan yang Diambil
Menurut Insan, ia memahami sepenuhnya konsekuensi dari keputusan yang telah diambil. Ia menyadari bahwa kondisi tersebut menuntutnya untuk bersikap adil kepada kedua istrinya sesuai dengan keyakinan yang ia anut. “Aku tahu konsekuensinya aku harus adil, karena secara syariat aku enggak bisa sembarangan menceraikan atau melepas seseorang. Aku masih berusaha bertanggung jawab,” jelasnya.
Terkait laporan dugaan penipuan yang dilayangkan Inara Rusli terhadap dirinya ke pihak kepolisian, Insan menyampaikan bahwa hubungan mereka masih berjalan dalam batas tertentu. Ia menyebut, Inara tetap menjalankan perannya sebagai istri meskipun saat ini mereka tidak berada dalam satu rumah.
“Yang pasti saat ini dia (Inara) sekarang ikut baiknya yang mana. Dia tetap menjalankan tugasnya sebagai istri yang baik, meski sekarang kita masih masing-masing dahulu sampai konfliknya mereda,” kata Insan.
Di akhir keterangannya, Insan kembali menegaskan bahwa hingga saat ini ia masih memberikan nafkah kepada Wardatina Mawa dan Inara Rusli. Ia mengklaim terus berupaya menjalankan tanggung jawab tersebut secara seimbang di tengah situasi yang belum menemukan titik terang.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











