"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Gunung Lewotobi Alami 3 Kali Tremor Non-Harmonik dan 4 Gempa Vulkanik

Status Gunung Lewotobi Laki-laki Diturunkan ke Level III Siaga

Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kini berada dalam status Level III atau Siaga. Hal ini dilakukan setelah aktivitas vulkanik menunjukkan penurunan yang signifikan. Sebelumnya, gunung tersebut berada dalam level IV (Awas), namun kini telah diturunkan berdasarkan hasil analisis visual dan instrumental dari periode pengamatan 1 Desember hingga 7 Desember 2025.

Kondisi Terkini

Berdasarkan laporan dari Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Emanuel Rofinus Bere, kondisi gunung dalam enam jam terakhir (Senin, 22/12/2025 pukul 00.00-06.00 Wita) menunjukkan beberapa indikasi. Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas rendah hingga sedang. Asap kawah utama berwarna putih dengan tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah selatan dan barat daya. Suhu udara sekitar 21-23°C.

Pengamatan Kegempaan

Dalam pengamatan kegempaan, tercatat beberapa jenis gempa:

  • 3 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2-7.4 mm dan lama gempa 67-110 detik.
  • 4 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 7.4-22.2 mm, S-P 1-1.7 detik dan lama gempa 7-13 detik.
  • 2 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 7.4-14.8 mm, S-P 7-7.3 detik dan lama gempa 21-28 detik.
  • 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 12.5 mm, S-P 52 detik dan lama gempa 363 detik.

Penurunan Aktivitas Vulkanik

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, aktivitas vulkanik menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Data visual mencatat berkurangnya intensitas aktivitas permukaan. Gempa guguran yang masih fluktuatif lebih menunjukkan proses penyesuaian material pada lereng yang menuju kestabilan.

Gempa embusan mengalami sedikit peningkatan, tetapi kondisi ini menunjukkan adanya pelepasan tekanan gas dari lapisan dangkal, bukan tanda eskalasi menuju erupsi. Gempa tremor non-harmonik juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, menunjukkan suplai magma yang sebelumnya aktif kini lebih banyak mengisi rekahan di kedalaman dangkal dengan laju yang melambat.

Potensi Bahaya dan Rekomendasi

Meskipun tidak ada indikasi kuat adanya dorongan magma baru yang berpotensi memicu erupsi besar dalam waktu dekat, masyarakat di sekitar gunung diminta untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lahar saat hujan lebat. Berikut rekomendasi yang diberikan:

  • Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 km dari pusat erupsi.
  • Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
  • Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
  • Masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
  • Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
  • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki.

Untuk informasi lebih jelas dapat menghubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.

Hendra Susanto

Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *