"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Ahmed, Pahlawan Penembakan di Australia Dapat Hadiah Rp1,6 Miliar dari Miliarder AS

Aksi Heroik Seorang Warga Sipil di Bondi Beach

Pada Minggu (14/12/2025), sebuah peristiwa yang mengejutkan terjadi di Pantai Bondi, Sydney, Australia. Saat para pengunjung sedang merayakan festival Yahudi Hanukkah, dua pelaku penembakan massal meluncurkan serangan yang mengakibatkan 16 orang tewas dan banyak lainnya luka-luka. Namun, aksi seorang warga sipil berhasil menghentikan kekerasan tersebut dan menyelamatkan nyawa banyak orang.

Warga sipil tersebut adalah Ahmed El Ahmed, seorang ayah dua anak yang dengan berani melumpuhkan salah satu pelaku penembakan. Dalam rekaman yang beredar, Ahmed terlihat menyergap pelaku dari belakang dan merebut senjata yang digunakan untuk menembak secara membabi buta ke arah kerumunan. Aksinya tidak hanya menghentikan penembakan, tetapi juga membuatnya menjadi pahlawan bagi banyak orang.

Ahmed ditembak dua kali dalam proses itu, satu di lengan dan satu di bahu. Meskipun luka-lukanya cukup parah, ia dikabarkan sedang menjalani operasi dan diprediksi akan pulih sepenuhnya. Sepupunya, Mustafa al-Ahmad, menyebutnya sebagai “pahlawan sejati” dan mengatakan bahwa keluarganya sangat bangga dengan tindakan Ahmed.

Dukungan Finansial dari Miliarder AS

Aksi heroik Ahmed tidak hanya mendapat apresiasi dari masyarakat, tetapi juga dukungan finansial dari beberapa donatur. Para donatur telah mengumpulkan lebih dari 340.000 dolar atau sekitar Rp5,6 miliar untuk mendukung Ahmed dan keluarganya. Salah satu donatur yang mencuri perhatian adalah Bill Ackman, seorang manajer hedge fund yang diyakini sebagai miliarder terkemuka Amerika Serikat (AS).

Ackman meminta seseorang untuk membuat halaman donasi resmi untuk Ahmed. Ia kemudian menyumbangkan 99.000 dolar atau sekitar Rp1,6 miliar ke halaman tersebut. Dalam pernyataannya, Ackman mengungkapkan keinginannya agar Ahmed dan keluarganya mendapatkan penghargaan atas aksinya. Hal ini menunjukkan betapa besar penghargaan yang diberikan oleh masyarakat terhadap tindakan heroik Ahmed.

Pujian dari Berbagai Tokoh

Aksi Ahmed mendapat pujian dari berbagai tokoh penting. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebutnya sebagai “pemberani” dalam sebuah pernyataan. Sementara itu, Chris Minns, perdana menteri negara bagian New South Wales di Australia, juga memuji Ahmed sebagai seorang pahlawan. Menurut Minns, banyak orang yang selamat malam ini berkat keberanian Ahmed.

Selain itu, pria yang merekam aksi Ahmed, Theodore Okur, mengungkapkan kekagumannya terhadap tindakan pria tersebut. Okur mengatakan bahwa awalnya ia mengira suara tembakan itu adalah kembang api. Namun, setelah melihat aksi Ahmed, ia menyadari betapa menakutkannya situasi yang terjadi.

Profil Pelaku Penembakan Massal

Dua terduga pelaku penembakan adalah Naveed Akram (24) dan ayahnya, Sajid (50). Naveed diduga melepaskan tembakan di acara Hanukkah, sementara ayahnya ditangkap dan masih dirawat di rumah sakit. Polisi menembak mati pelaku penembakan yang lebih tua, sedangkan putranya mengalami luka kritis.

Surat izin mengemudi Naveed Akram menunjukkan bahwa ia tinggal di Bonnyrigg, sebuah pinggiran kota Sydney. FBI sedang membantu lembaga-lembaga Australia dalam penyelidikan kasus ini. Selain itu, polisi juga menggerebek rumah keluarga Naveed dan tempat tinggal mereka di Bonnyrigg.

Informasi tentang Senjata Api

Dalam penyelidikan, petugas menemukan enam senjata api di lokasi kejadian. Salah satu terduga pelaku memiliki kartu keanggotaan asosiasi senjata api di dompetnya. Gambar dompet tersebut mulai beredar online, dan menunjukkan bahwa Naveed tertarik pada senjata api. Di bawah kartu identitasnya, terdapat kartu keanggotaan Asosiasi Berburu Zastava, sebuah klub menembak di Bonnyrigg Heights.

Selain itu, dua alat peledak rakitan juga ditemukan di lokasi kejadian dan telah dinetralisir oleh unit penjinak bom. Para pejabat sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan apakah senjata-senjata tersebut berizin atas nama sang ayah.

Festival Hanukkah di Pantai Bondi

Hanukkah, atau Chanukah dalam bahasa Ibrani, sering disebut sebagai festival cahaya Yahudi. Tahun ini, acara untuk menandai hari pertama perayaan sedang berlangsung di Pantai Bondi. Acara yang diberi nama Chanuka by the Sea 2025 dijadwalkan berlangsung di dekat taman bermain anak-anak di pantai mulai pukul 17.00 waktu setempat pada hari Minggu.

Diselenggarakan oleh pusat Yahudi Chabad of Bondi, acara tersebut direncanakan menampilkan hiburan langsung dan kegiatan “untuk semua umur”. Sekitar 1.000 orang dilaporkan hadir dalam perayaan tersebut. Namun, kejadian tragis yang terjadi di tengah acara ini mengubah suasana menjadi sangat berbeda.




Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *