"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Libur di Rumah, Aktivitas Apa yang Menyenangkan?

Aktivitas Sehari di Rumah yang Menyenangkan dan Berarti

Bagi sebagian orang, libur sehari di rumah bisa terasa menyenangkan tetapi juga rentan membosankan. Namun, dengan rencana dan aktivitas yang tepat, hari itu bisa menjadi momen yang bermakna dan menghibur. Berikut adalah beberapa kegiatan yang saya lakukan selama sehari di rumah yang mungkin bisa menjadi inspirasi.

Bangun Pagi dan Persiapan Awal Hari

Sebagai seseorang yang suka bangun pagi, saya selalu memulai hari dengan shalat subuh. Setelahnya, saya minum air putih untuk memberi energi segera setelah bangun. Lalu, saya membuat jamu rumahan untuk mengisi perut sebelum melakukan aktivitas lain.

Setelah itu, saya mulai membersihkan rumah bersama ibu. Karena cuaca tidak terlalu cerah, kami memutuskan untuk jalan kaki sedikit lebih siang, sekitar pukul 07.00 WIB. Kami berjalan keliling rumah sambil membawa bahan batik yang ingin dijadikan pakaian.

Jalan Kaki dan Mengunjungi Tukang Jahit

Sambil menunggu tukang jahit buka, kami melanjutkan jalan kaki melewati pemukiman warga. Kami sesekali menyapa orang-orang yang kami temui. Setelah tukang jahit buka, kami langsung menghampiri untuk menjahit dua bahan batik. Harganya cukup terjangkau, dan setelah ukuran serta model disepakati, kami membayar dan pulang.

Membeli Jajanan di Tukang Bajigur

Di tengah perjalanan pulang, ibu memutuskan untuk berhenti sejenak karena tertarik pada bajigur yang sedang ngetren. Ibu memesan papais pisang, dan saya ikut memesan pisang rebus. Kami melanjutkan perjalanan pulang dengan membawa bekal tersebut.

Setelah sampai rumah, kami sarapan dengan makanan yang dibeli dari tukang bajigur. Untuk ibu, papais pisang, dan untuk saya, pisang rebus. Kebetulan, ayah sedang ada pekerjaan, jadi setelah sarapan kecil, kami melanjutkan memasak makanan sederhana seperti rebus daun singkong, ikan sisa semalam, dan nyambel.

Merapikan Buku dan Membaca

Kegiatan yang paling saya sukai adalah merapikan buku-buku yang baru saja saya beli di OOTB by Mizan. Saya juga memeriksa buku-buku yang belum sempat dibaca. Setelah itu, saya melanjutkan membaca buku Ibu Nh. Dini yang berjudul Gunung Ungaran. Saya menikmati membaca selama sekitar satu jam.

Setelah itu, saya membuka paket yang datang dari malam Sabtu tetapi belum sempat dibuka. Isinya adalah kue cookies camilan yang saya pesan kedua kalinya dari seorang teman. Kali ini, kue tersebut masih utuh tanpa ada bubuk atau remukan. Packaging-nya sangat menarik. Saya unboxing, lalu makan kue bersama ibu. Selanjutnya, saya membuat video pendek untuk diunggah ke Instagram Story dan TikTok.

Aktivitas Lanjutan dan Waktu Bersantai

Tak terasa, waktu berjalan cepat. Pukul 11.00 WIB, saya bergegas ke bawah untuk mengerjakan beberapa pekerjaan. Setelah itu, saya makan nasi dan lauk yang sudah dimasak, bersama ibu.

Beberapa hari yang lalu, saya harus infus dan berobat dua kali karena sakit, tetapi pekerjaan tetap harus dikerjakan. Oleh karena itu, hari Sabtu ini menjadi momen istirahat yang pas. Saya tidur siang sekitar satu jam, yang membuat saya lebih segar.

Setelah itu, saya melanjutkan menonton series YouTube via handphone, membaca berita terkini, dan mengajak ibu ngobrol. Kami juga melanjutkan memasak untuk makan sore.

Rencana dan Harapan Masa Depan

Saya merasa bahwa jika dalam seminggu sekali saya bisa memiliki waktu seperti ini, maka saya akan punya waktu lebih untuk ibu. Bahkan jika ayah ada, kami bisa tetap berkumpul walau jarang memiliki waktu panjang. Rasanya worth it banget.

Secara, sejauh ini terutama di tahun 2025, saya sering bekerja dari Senin sampai Minggu. Sering nginap di luar rumah karena pekerjaan. Ngobrol langsung dengan orang tua bisa dihitung jari. Pulang-pergi ke rumah, berangkat subuh sampai rumah larut. Hanya lelah dan istirahat.

Tak terasa, saya melihat semakin banyak kerutan di wajah ibu dan uban yang semakin bertambah. Jika boleh meminta, tahun depan (2026) saya ingin lebih sehat. Memiliki waktu libur yang jelas (Sabtu dan Minggu), ada waktu seharian di rumah bersama Mama dan Bapak. Serta ada waktu untuk hadir di acara berfaedah atau kursus tiap Sabtu siang.

Intinya, saya ingin sehat, punya waktu luang untuk keluarga, serta meningkatkan soft skill. Supaya hidup tidak hanya habis di perjalanan pulang-pergi dan rutinitas harian.

Akhir Hari dan Rencana Masa Depan

Sore menjelang malam, saya punya rencana menulis artikel untuk blog pribadi lalikitc.com setelah selesai menulis di tempat lain. Rasanya hidup menjadi lebih bermakna jika bisa menjalankan banyak hal yang disukai dan membuat semangat.

Itulah beberapa ide aktivitas yang bisa dilakukan seharian di rumah. Tidak bosan, tetap enjoy, dan ada makna yang menghangatkan hati. Ada keakraban yang kembali terjalin. Dekat pun kadang terdapat sekat, jika kamu sibuk terus. Bukan begitu?

Bagaimana menurut kamu, sobat kompasiner? Pernahkah kamu mengalami seharian di rumah? Bingung atau malah enjoy? Full rebahan atau malah makin produktif? Yuk, share di komentar.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *