Timnas U22 Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal SEA Games 2025
Timnas U22 Indonesia gagal melangkah ke babak semifinal SEA Games 2025 meskipun berhasil mengalahkan Myanmar dalam laga terakhir Grup C. Kemenangan dengan skor 3-1 yang diraih oleh tim asuhan Indra Sjafri tidak cukup untuk memenuhi syarat kualifikasi. Selisih gol yang diperlukan untuk menjadi runner-up terbaik ternyata tidak terpenuhi, sehingga membuat Timnas U22 Indonesia harus berhenti di fase grup.
Kegagalan ini menambah daftar penurunan prestasi yang dialami sepak bola Indonesia di tahun 2025. Sebelumnya, Timnas Indonesia senior juga gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Irak dan Arab Saudi di putaran keempat kualifikasi. Sementara itu, Timnas U23 yang dikomandoi Gerald Vanenburg juga gagal meraih target mereka dalam kualifikasi Piala Asia U23.
Pada pertandingan terakhir Grup C SEA Games 2025, Timnas U22 Indonesia tampil di Stadion 700th Anniversary of Chiang Mai. Meski berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor 3-1, hasil tersebut tidak mampu memberikan kesempatan bagi tim untuk melaju ke semifinal. Kekalahan pada laga sebelumnya membuat Timnas U22 Indonesia hanya memiliki selisih gol yang kurang dari yang dibutuhkan.
Sebagai bagian dari tradisi yang selama ini terjaga, Timnas U22 Indonesia selalu mampu melangkah ke semifinal dalam delapan edisi SEA Games terakhir. Namun, kali ini tradisi tersebut terhenti. Dengan demikian, empat negara lainnya yaitu Thailand, Vietnam, Filipina, dan Malaysia berhasil memastikan tempat mereka di babak semifinal.
Berikut adalah klasemen akhir cabang sepak bola SEA Games 2025:
Grup A
- Thailand: 2 laga, 2 menang, 0 imbang, 0 kalah, 9-1, +8, 6 poin
- Timor Leste: 2 laga, 1 menang, 0 imbang, 1 kalah, 4-7, -3, 3 poin
- Singapura: 2 laga, 0 menang, 0 imbang, 2 kalah, 1-6, -5, 0 poin
Grup B
- Vietnam: 2 laga, 2 menang, 0 imbang, 0 kalah, 4-1, +3, 6 poin
- Malaysia: 2 laga, 1 menang, 0 imbang, 1 kalah, 4-3, +1, 3 poin
- Laos: 2 laga, 0 menang, 0 imbang, 2 kalah, 2-6, -4, 0 poin
Grup C
- Filipina: 2 laga, 2 menang, 0 imbang, 0 kalah, 3-0, +3, 6 poin
- Timnas Indonesia: 2 laga, 1 menang, 1 imbang, 0 kalah, 3-2, +1, 3 poin
- Myanmar: 2 laga, 0 menang, 0 imbang, 2 kalah, 1-5, -4, 1 poin
Runner-up Terbaik
- Malaysia: 2 laga, 1 menang, 0 imbang, 1 kalah, 4-3, +1, 3 poin
- Timnas Indonesia: 2 laga, 1 menang, 1 imbang, 0 kalah, 3-2, +1, 3 poin
- Timor Leste: 2 laga, 1 menang, 0 imbang, 1 kalah, 4-7, -3, 3 poin
Kegagalan yang terjadi di SEA Games 2025 serta beberapa turnamen sebelumnya seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi PSSI. Sepak bola Indonesia perlu menemukan arah yang lebih jelas untuk bisa bangkit dan kembali bersaing di kancah internasional. Dengan banyaknya kegagalan di berbagai level, mulai dari Timnas senior hingga Timnas junior, PSSI perlu segera melakukan langkah-langkah strategis agar prestasi sepak bola Indonesia dapat meningkat kembali.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











