Wisata Alam Mojokerto: Rekomendasi Destinasi Liburan 2025
Mojokerto menawarkan berbagai pilihan wisata alam yang sangat menarik untuk dikunjungi saat liburan akhir tahun. Dengan suasana pegunungan sejuk dan akses yang relatif mudah dari pusat kota, daerah ini menjadi tujuan ideal bagi para pecinta petualangan. Berikut adalah lima rekomendasi wisata alam terbaik di Mojokerto yang layak masuk daftar liburan 2025 Anda.
Air Terjun Dlundung
Air Terjun Dlundung terletak di lereng Gunung Welirang dan menawarkan suasana hutan pegunungan yang sejuk. Lokasinya berjarak sekitar 26 sampai 38 km dari pusat kota dengan waktu tempuh antara 45 sampai 70 menit. Ketinggian air terjun sekitar 50 sampai 60 meter dengan aliran air yang tidak terlalu deras.
Di sekitar air terjun tersedia fasilitas lengkap seperti area camping, toilet, warung makan, serta area outbound yang ramah keluarga. Tiket masuknya sekitar Rp15.000 per orang dengan jam operasional 08.00 sampai 17.00 WIB setiap hari. Aktivitas favorit meliputi bermain air, foto alam, piknik santai, dan trekking ringan menuju area utama.
Disarankan membawa jaket hangat serta alas kaki nyaman karena udara Trawas cukup dingin pagi dan sore.
Coban Canggu
Coban Canggu menawarkan air terjun setinggi 80 sampai 100 meter dengan tebing bebatuan indah. Akses menuju lokasi membutuhkan trekking ringan sekitar 500 sampai 600 meter dari area parkir utama. Tiket masuknya relatif terjangkau berkisar Rp7.000 sampai Rp10.000 per orang tergantung hari kunjungan. Jam operasional mulai 08.00 sampai 16.00 WIB dengan suasana sejuk khas kaki Gunung Welirang.
Jarak dari Kota Mojokerto sekitar 31 sampai 35 km melalui rute Dlanggu dan Pacet. Tempat ini cocok untuk pecinta fotografi alam karena panorama air terjun sangat fotogenik sepanjang hari.
Bukit Watu Jengger
Bukit Watu Jengger berada di ketinggian sekitar 1.100 mdpl dan cocok bagi pendaki pemula. Jarak tempuh dari pusat Kota Mojokerto sekitar 29,2 km dengan waktu perjalanan hampir 1 jam. Pendakian menuju puncak memakan waktu 1 sampai 2 jam tergantung kecepatan serta kondisi fisik pengunjung.
Dari puncak, pengunjung dapat menikmati panorama gugusan Gunung Anjasmoro yang tampak sangat memukau. Tiket masuk sekitar Rp10.000 per orang dengan jam buka 08.00 sampai 16.00 WIB setiap hari. Tersedia area kemah di Pos 2 dan area puncak bagi pendaki yang ingin bermalam.
Gunung Penanggungan
Gunung Penanggungan memiliki ketinggian sekitar 1.653 mdpl dan menawarkan pengalaman pendakian menantang. Gunung ini terkenal dengan situs sejarah seperti Candi Naga dan Candi Sinta di lerengnya. Terdapat lima jalur pendakian termasuk Tamiajeng, Kedungudi, dan Jolotundo yang populer di Mojokerto.
Akses dari Kota Mojokerto sekitar 30 km dengan fasilitas dasar seperti parkir dan pos registrasi. Gunung Penanggungan cocok bagi pendaki pemula hingga menengah yang ingin tantangan lebih ringan. Pemandangan sunrise dari puncak menjadi daya tarik utama yang selalu diburu pendaki setiap akhir pekan.
Ranu Manduro
Ranu Manduro menawarkan pemandangan seperti padang rumput luas dengan bukit hijau memanjakan mata. Lokasinya bekas tambang yang berubah menjadi destinasi alam fotogenik mirip lanskap New Zealand. Jarak dari pusat Kota Mojokerto sekitar 30 km dengan waktu tempuh 1 sampai 1,5 jam perjalanan.
Tempat ini sangat cocok untuk foto, piknik santai, atau camping dengan suasana alam terbuka menyenangkan. Tiket masuk gratis dengan biaya parkir sekitar Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Waktu terbaik berkunjung pagi atau sore agar mendapatkan cahaya alami terbaik bagi kebutuhan foto.
Kesimpulan
Mojokerto menyajikan berbagai pilihan wisata alam menarik mulai dari air terjun, bukit, hingga gunung. Lima destinasi di atas menawarkan pengalaman petualangan lengkap dengan panorama indah dan akses mudah. Dengan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan, Mojokerto pasti akan menjadi pilihan liburan yang mengesankan.











