Dominasi Kota Manado di Porprov Sulut XII 2025
Porprov Sulawesi Utara (Sulut) XII tahun 2025 terus memanas dengan persaingan yang ketat antar daerah. Hingga Rabu, 20 November 2025, Kota Manado masih menjadi yang terdepan dengan perolehan medali yang jauh meninggalkan kontingen lainnya.
Manado berhasil mengumpulkan total 50 medali emas, 32 perak, dan 25 perunggu. Raihan ini menunjukkan dominasi konsisten dari kota yang menjadi juara bertahan dalam berbagai cabang olahraga unggulan seperti renang, atletik, pencak silat, hingga bola voli. Meskipun beberapa cabang olahraga masih menyisakan pertandingan final, jumlah medali yang diraih Manado kemungkinan akan terus bertambah.
Di posisi kedua, Kota Tomohon menunjukkan perkembangan signifikan dengan koleksi 14 medali emas, 9 perak, dan 20 perunggu. Peningkatan ini didorong oleh hasil yang baik di cabang panahan dan e-sport. Sementara itu, Kabupaten Minahasa berada di posisi ketiga dengan 13 emas, 16 perak, dan 20 perunggu. Kontingen Minahasa dikenal konsisten, terutama dari atlet karate dan atletik, sehingga masih memiliki peluang untuk naik ke posisi dua besar.
Di papan tengah, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menempati posisi keempat dengan 9 emas, 10 perak, dan 16 perunggu. Disusul oleh Minahasa Utara (Minut) yang tampil mengejutkan dengan 8 emas, 17 perak, dan 19 perunggu. Hasil gemilang ini berasal dari cabang dayung dan tinju. Kabupaten Kepulauan Sangihe juga ikut meramaikan persaingan dengan 7 emas, 8 perak, dan 15 perunggu. Sangihe dikenal kuat di cabang bela diri dan atletik.
Salah satu hasil mencolok datang dari Kota Bitung, yang mengumpulkan 5 emas, 19 perak, dan angka fantastis 80 perunggu. Jumlah perunggu ini menjadi yang tertinggi sementara, menunjukkan banyak atlet Bitung berhasil mencapai semifinal namun gagal menembus final. Hal serupa terjadi pada Kota Kotamobagu, yang mencatat 3 emas, 3 perak, dan 222 perunggu berdasarkan data panitia. Jumlah perunggu yang sangat besar ini menarik perhatian, meski masih menunggu klarifikasi dan pembaruan resmi dari panitia mengingat lonjakan angka yang tidak biasa.
Kontingen lain seperti Talaud, Sitaro, Bolmut, hingga Mitra terus berusaha mengejar ketertinggalan dengan memaksimalkan peluang pada final-final cabang yang tersisa. Beberapa daerah yang belum meraih emas seperti Bolsel dan Boltim masih berharap mencetak kejutan di hari-hari terakhir Porprov.
Perolehan Medali Berdasarkan Daerah
-
Kota Manado
– 50 emas, 32 perak, 25 perunggu -
Kota Tomohon
– 14 emas, 9 perak, 20 perunggu -
Kabupaten Minahasa
– 13 emas, 16 perak, 20 perunggu -
Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)
– 9 emas, 10 perak, 16 perunggu -
Kabupaten Minahasa Utara (Minut)
– 8 emas, 17 perak, 19 perunggu -
Kabupaten Kepulauan Sangihe
– 7 emas, 8 perak, 15 perunggu -
Kota Bitung
– 5 emas, 19 perak, 80 perunggu -
Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong)
– 4 emas, 1 perak, 9 perunggu -
Kota Kotamobagu
– 3 emas, 3 perak, 222 perunggu -
Kabupaten Talaud
– 3 emas, 1 perak, 1 perunggu -
Kabupaten Siau Tengah (Sitaro)
– 2 emas, 2 perak, 7 perunggu -
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut)
– 2 emas, 2 perak, 5 perunggu -
Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra)
– 2 emas, 0 perak, 8 perunggu -
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel)
– 0 emas, 2 perak, 0 perunggu -
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim)
– 0 emas, 0 perak, 0 perunggu
Total medali: 122 emas, 122 perak, 180 perunggu











