"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Rasa Iba Tapi Berat Memaafkan, Della Bisikkan Kata Ini Saat Hendry Koma



JAKARTA – Aktris Della Puspita akhirnya mengungkapkan perasaannya terkait hubungan yang tidak baik dengan mendiang Hendry Pasman, yang ia sebut sebagai ayah sambung. Meskipun telah lama berlalu, rasa benci dan kesedihan yang ia rasakan masih terasa dalam dirinya.

Della menjelaskan bahwa kisah hidupnya dengan Hendry Pasman tidak sepenuhnya seperti yang dipercaya banyak orang. Menurut cerita ibunya, ayah kandung Della adalah seorang pria asal Jepang yang pernah bekerja di Indonesia. Saat masa kerjanya di Indonesia berakhir, pria tersebut memberi pilihan kepada ibu Della, yaitu untuk ikut bersamanya ke Jepang atau tetap tinggal di Indonesia. Ibu Della memilih tetap di Indonesia karena ingin menjadi tulang punggung keluarga.

Ketika Della berusia 11 bulan, ibunya menikah dengan Hendry Pasman. Sejak saat itu, kehidupan Della berubah. Ia mengalami kekerasan fisik sejak kecil, namun tidak pernah menceritakan hal tersebut kepada ibunya. “Ada peristiwa apa-apa, aku enggak pernah ngomong,” ujar Della.

Pengalaman buruk itu hanya diungkapkan setelah Hendry Pasman meninggal. Della mengaku bahwa ia tidak pernah menyampaikan kekecewaannya pada ayah sambungnya selama hidupnya. Bahkan, ketika Hendry marah, Della sering kali dipegang wajahnya dan diminta membuka mulut, lalu dihina.

Selain itu, Hendry juga pernah menggunakan Della sebagai jaminan ketika berutang pada orang lain. Meski begitu, Della berusaha menjadi anak sambung yang baik. Namun, rasa benci itu kembali muncul ketika Hendry muncul dalam hidup Della saat karier mulai naik. Tudingan dari Hendry membuat Della merasa diperlakukan tidak adil dan mendapat banyak kritik.

“Demi Allah aku sakit hati banget,” ucap Della. “Aku bilang, seandainya aku enggak punya mami, aku lebih baik m**i.”

Ketika melihat kondisi Hendry Pasman yang sedang terbaring lemah di rumah sakit, meskipun ada rasa iba, Della mengaku sulit untuk memaafkannya. Ia bahkan mengatakan kepada Hendry, “Apa salahnya aku sama mami waktu itu?” dan menambahkan, “Maaf ya, aku enggak bisa maafin papi, karena hati aku terlalu sakit.”

Della sempat diberi kesempatan untuk berbicara dengan Hendry untuk terakhir kalinya. Ia juga menyampaikan kalimat lain, “Kalau ngomongin benci, aku benci banget. Dan aku senang lihat kamu kayak gini.”

Meski memiliki harapan agar Hendry meminta maaf, Della mengaku tidak mendapatkan kata-kata tersebut. Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa hubungan dengan ayah sambung lainnya, Yakumi Sato, jauh lebih baik. Bagi Della, sosok Yakumi Sato adalah pahlawan dalam hidupnya.

“Untungnya ada sosok papi Sato, yang menggantikan sosok bapak gitu,” ujar Della. “Selama ini aku berpikir ah entar kelakuannya kayak Hendry Pasman lagi. Ternyata dia orangnya 180 derajat beda.”

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *