Jenepontoinfo.com – JAKARTA – Skala Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau merosot tajam 11,46% di area pencarian Google pada Hari Senin (7/4). Padahal, perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) baru akan dimulai kembali pada Selasa (8/4) besok, usai libur panjang lebaran.
IHSG terlihat turun 11,46% atau 742,01 poin ke level 5.730 dari penutupan sebelumnya yang berada dalam level 6.510. Manajemen BEI menegaskan bahwa pada hari ini belum terdapat kegiatan perdagangan dan juga penyelesaian kegiatan pada BEI dikarenakan Hari Libur Bursa. Adapun, ketika ini BEI pada proses pengujian internal sistem yang dimaksud dijalankan secara rutin sebagai bagian dari upaya BEI menjaga perdagangan dapat berjalan dengan baik, khususnya pasca melintasi libur panjang.
“Jika menemukan data pengujian, mohon kesediaannya untuk mengabaikan data tersebut,” ujar manajemen BEI pada keterangan resmi, Awal Minggu (7/4).
Sementara, Vice President Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi memproyeksikan, IHSG akan bergerak melemah di rentang level support 6.150 serta resisten 6.660, walau tren jangka pendek menunjukkan penguatan tren sebelum libur bursa.
Spekulasi pangsa juga diperkirakan meningkat seiring dengan kegelisahan dampak ekonomi, sehingga perpindahan aset dari saham diperkirakan meningkat. Audi menambahkan, pada waktu ini yang tersebut diperlukan bursa yakni terkait respons kemudian pandangan pemerintah menghadapi tarif resiprokal Amerika Serikat tersebut. “Karena bursa membutuhkan langkah mitigasi kemudian strategis ke depannya,” kata Audi.





