Jenepontoinfo.com – VILNIUS – Sepuluh pelajar Universitas Vilnius telah lama dikeluarkan dari universitas lantaran melanggar peraturan tentang pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Televisi Nasional Lithuania (LRT) melaporkan, meskipun pemanfaatan Teknologi AI tiada dilarang, ada siswa yang dimaksud menggunakannya secara tidak ada bertanggung jawab.
Wakil Rektor Area Studi Universitas Vilnius Valdas Jaskunas mengungkapkan bahwa selama setahun terakhir, sekitar satu puluh pelajar telah lama dikeluarkan lantaran menggunakan Artificial Intelligence secara tak tepat di tugas akademis mereka, termasuk pada penulisan tesis akhir mereka.
Penggunaan Kecerdasan Buatan dianggap tidak ada tepat apabila siswa gagal mengungkapkan bahwa teknologi yang dimaksud digunakan pada pekerjaan mereka, kata Jaskunas.
Tantangan mirip juga dihadapi oleh universitas lain.
“Para dosen menyatakan bahwa ada pelajar yang digunakan menggunakan AI, juga ada tindakan hukum pada mana individu pelajar diberi nilai ‘N’ – yang digunakan menunjukkan kecurangan akademis – di penilaian akhir mereka,” kata Direktur Direktorat Studi dalam Vilnius Tech, Nora Skaburskiene.
Menurut Vilnius Tech, Artificial Intelligence paling banyak digunakan oleh siswa di tugas lalu sumber referensi.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











