"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"
Sports  

Kedekatan Shin Tae-yong dan Hajime Moriyasu: Persahabatan di Balik Kompetisi

Kisah Persahabatan Shin Tae-yong dan Hajime Moriyasu Terungkap di Tengah Persaingan Sengit

Jenepontoinfo.com – Hajime Moriyasu mengungkapkan bahwa ia memiliki hubungan yang positif dengan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong. Pelatih Timnas Jepang ini juga mengakui bahwa Shin telah berhasil membuat Timnas Indonesia menjadi lebih kuat dan berkembang.

Kedua pelatih sebelumnya telah bertemu di Piala Asia 2023, di mana Jepang berhasil mengalahkan Timnas Indonesia dengan skor 1-3 di fase grup turnamen pada tanggal 24 Januari 2024. Kini, mereka akan kembali bertemu dalam pertandingan kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (15/11/2024).

Moriyasu mengakui bahwa meskipun ada kontroversi yang melibatkan Shin, ia tetap mempunyai hubungan yang baik dengan pelatih asal Korea Selatan tersebut. Menurut laporan Nikkan Sports, Shin pernah memiliki perselisihan dengan Jepang di masa lalu.

“Saya berbicara dengannya ketika kami bertemu, dan menurut saya, ia adalah seorang pelatih yang sangat baik,” kata Moriyasu seperti dilansir dari Nikkan Sports, Jumat (8/11/2024).

Lebih lanjut, Moriyasu memberikan pujian kepada Shin atas prestasinya bersama Korea Selatan dan Timnas Indonesia. Pelatih berusia 56 tahun ini juga mengakui bahwa Shin telah memiliki banyak pengalaman dalam sepak bola internasional.

“Dia telah mencapai banyak hal di Korea Selatan dan membawa mereka ke Piala Dunia, serta memiliki pengalaman dalam bersaing di level internasional. Tidak ada keraguan bahwa ia telah membantu memperkuat tim dan mengembangkan sepak bola Indonesia. Saya sangat menghargai hal ini dan mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh pelatih sangat luar biasa,” ujar Moriyasu.

Fitri Rafifah

Seorang Jurnalis yang rutin meliput dunia kecantikan, lifestyle, dan keseharian. Ia suka mencoba skincare, menonton ulasan produk, dan memotret detail kecil. Hobinya membantu meningkatkan sensitivitasnya pada tren. Motto: “Kecantikan adalah cerita yang terus berubah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *