Ressa Rizky Rossano: Gugatan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi
Ressa Rizky Rossano, seorang pria berusia 24 tahun, mendadak menjadi sorotan setelah mengaku sebagai anak kandung dari penyanyi dangdut Denada. Gugatan ini dilayangkan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur, karena Ressa merasa tidak diakui sebagai anak kandung dan ditelantarkan sejak kecil.
Denada memiliki nama asli Elizabeth Anggia Ayu Tambunan. Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, menjelaskan bahwa Ressa mengetahui fakta bahwa ia adalah anak kandung Denada saat duduk di bangku SMA. Awalnya, informasi ini hanya berupa kabar selentingan, namun akhirnya Ressa diberitahu oleh seseorang yang sangat dipercayainya bahwa ia bukan anak dari bibi Denada, melainkan anak Denada sendiri.
Bibi Denada yang merawat Ressa sejak kecil adalah adik dari ibunda Denada, yaitu Emilia Contessa, yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu. Setelah mengetahui informasi tersebut, Ressa mencoba bertanya langsung kepada Denada, tetapi jawaban yang diberikan tetap sama, yaitu bahwa Ressa adalah adiknya, bukan anak kandung.
Selama ini, Ressa dibesarkan oleh keluarga besar Denada di Banyuwangi, dan kebutuhan hidupnya dipenuhi oleh keluarga besar Denada, terutama almarhumah Emilia Contessa. Namun, setelah kematian Emilia, kondisi ekonomi keluarga memburuk, sehingga Ressa memutuskan untuk menggugat Denada.
Firdaus menyebutkan bahwa gugatan tersebut berisi dugaan perbuatan melawan hukum karena menelantarkan anak kandung. Ia mengklaim bahwa pihaknya telah mengantongi beberapa bukti yang menunjukkan bahwa Ressa adalah anak kandung Denada, meskipun bukti itu baru akan dibuka dalam pengadilan.
Saat ini, kasus ini masih dalam tahap mediasi di Pengadilan. Pihak Denada, yang diwakili oleh kuasa hukum Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa mereka telah datang ke PN Banyuwangi saat mediasi digelar. Iqbal mengaku baru mendapat materi gugatan saat mediasi dan belum mempelajarinya serta mendiskusikannya dengan Denada.
Operasi Plastik Denada: Perubahan Wajah yang Membuat Pangling
Selain isu keluarga, Denada juga kembali menjalani operasi plastik, kali ini fokus pada bagian hidung. Dalam wawancara di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Denada mengungkapkan bahwa tindakan ini bukanlah yang pertama.
Ia menyebut bahwa operasi tersebut merupakan hasil pertimbangan panjang dan dilakukan demi menunjang pekerjaan di dunia hiburan. Denada mengatakan bahwa penampilan merupakan salah satu modal utama dalam pekerjaannya sebagai publik figur. Oleh karena itu, ia terus berupaya menjaga dan meningkatkan penampilannya, termasuk lewat prosedur estetika.
Dukungan dari Sang Ibunda, Emilia Contessa
Denada turut mengenang dukungan mendiang ibunya, Emilia Contessa, yang wafat pada 27 Januari 2025. Menurut Denada, sang ibu merupakan sosok yang selalu mendorongnya untuk menjaga penampilan dan kesehatan. Mama dulu cerita, modal kamu untuk bekerja adalah ini, ini, ini… dari mulai perawatan kecantikan, olahraga, jaga stamina, jaga fisik, jaga kesehatan, menjaga makanan, jaga penampilan setiap saat, selalu update dengan fashion dan dunia musik, kenang Denada.
Ia menambahkan, meskipun sang ibu sudah tiada, semua keputusan operasi yang ia jalani di tahun ini tetap berdasarkan doa dan semangat yang pernah diberikan oleh almarhumah.
Operasi di Thailand: Tujuh Jam Demi Hasil Sempurna
Prosedur operasi hidung yang dilakukan Denada memakan waktu sekitar tujuh jam dan ditangani oleh dokter di Thailand yang dikenal sangat teliti. Alhamdulillah happy, sesuai harapanku. Dokter ini memang lama prosedurnya, terkenal perfeksionis, jadi hati-hati, jelasnya.
Setelah tindakan, Denada mengaku menjaga pola makan secara ketat, menghindari seafood selama tiga bulan, tidak mengonsumsi makanan pedas, dan istirahat dari olahraga berat selama 10-12 hari. Ia juga menyebut pembengkakan mulai mereda sejak hari ketiga pascaoperasi.
Kini, Denada mengaku lebih percaya diri dengan penampilan barunya dan siap kembali menjalani aktivitas di dunia hiburan dengan semangat baru.











