"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Nasib Anrez Adelio Terancam 12 Tahun Penjara Diduga Korban Kekerasan Seksual

Laporan Resmi Friceilda Prillea Terhadap Anrez Adelio

Friceilda Prillea, yang dikenal dengan nama panggung Icel, telah secara resmi melaporkan Anrez Adelio ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang disebut berujung pada kehamilan kliennya. Dengan adanya laporan tersebut, Anrez Adelio terancam hukuman pidana berat dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Laporan ini dilakukan setelah kliennya merasa tidak mendapatkan itikad baik dari pihak Anrez Adelio. Santo Nababan, kuasa hukum Friceilda Prillea, menjelaskan bahwa laporan tersebut dibuat pada Senin (29/12/2025) dan telah terdaftar secara resmi di Polda Metro Jaya. Nomor laporan yang diterima adalah LP/B/9510/XII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Ancaman Hukuman Berat

Dalam laporan tersebut, Anrez Adelio dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Menurut Santo, pasal yang diterapkan memiliki ancaman hukuman yang cukup berat bagi terlapor. “Ancaman pidananya 4 sampai 12 tahun penjara. Kami berharap pasal yang diterapkan adalah ancaman maksimal 12 tahun,” ujar Santo.

Kuasa hukum Friceilda juga menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil karena kliennya tidak melihat adanya itikad baik dari pihak Anrez Adelio. Ia menyebut tidak ada upaya komunikasi ataupun penyelesaian secara kekeluargaan yang dilakukan oleh terlapor. “Tidak ada itikad baik, tidak ada komunikasi, bahkan tidak ada respons dari AA. Karena itu kami menempuh jalur pidana,” jelasnya.

Bukti-Bukti yang Diserahkan

Selain laporan, pihak kuasa hukum juga telah menyerahkan sejumlah alat bukti kepada penyidik. Bukti tersebut dinilai kuat untuk mendukung dugaan tindak pidana yang dilaporkan. “Alat bukti lengkap. Ada bukti chat, surat pernyataan dari AA, hasil USG, visum, serta surat pernyataan kesanggupan AA untuk menikahi klien kami,” ungkap Santo.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami laporan tersebut dan belum ada pernyataan resmi dari Anrez Adelio terkait kasus ini.

Profil Anrez Adelio

Anrez Adelio merupakan aktor kelahiran Jakarta, 16 April 1997. Ia diketahui sebagai anak sulung dari tiga bersaudara dalam keluarganya. Anrez dibesarkan oleh sang ibu, Adella Irda, yang berstatus sebagai orang tua tunggal. Ia memiliki dua adik laki-laki bernama Muhammad Anrel Putra Adelio dan Aurez Arelka Adelio.

Perjalanan Karier

Karier Anrez di dunia hiburan dimulai sejak tahun 2013. Saat itu, ia mengawali langkahnya sebagai model majalah remaja legendaris Aneka Yess!. Setahun berselang, Anrez meraih prestasi sebagai Juara 1 Abang None Buku mewakili DKI Jakarta pada 2014. Debut aktingnya dimulai lewat film Garuda Superhero yang tayang pada 2015.

Namanya mulai benar-benar dikenal luas setelah membintangi serial Anak Sekolahan pada 2017. Popularitasnya semakin meroket ketika tampil dalam sinetron Putri untuk Pangeran pada 2020. Hingga tahun 2025, Anrez masih aktif membintangi berbagai judul sinetron seperti Cinta Cinderella dan Rindu Tak Berujung.

Tak hanya berakting, ia juga sempat menjajal dunia musik lewat singel Pakai Hatimu yang dirilis pada 2021. Di layar lebar, Anrez turut membintangi sejumlah film lain seperti Surat Untukmu, Anak Basket, dan My Sassy Girl.

Friceilda Ngaku Hamil

Sebelumnya, Friceilda Prillea muncul di depan publik mengaku tengah hamil delapan bulan dan meminta pertanggungjawaban Anrez. Diakui Friceilda Prillea, ia sempat berpacaran dengan Anrez Putra Adelio selama satu tahun belakangan. Secara terbuka, Friceilda menuturkan awal pertemuannya dengan Anrez Putra Adelio berawal dari media sosial TikTok.

Pertemuan pertama secara langsung terjadi pada September 2024, setelah berkenalan sejak Mei 2024. Hubungan mereka pun berjalan seperti pasangan pada umumnya. “Awal mula kenal dari TikTok Mei 2024, pertama kali bertemu di September. Kita menjalani hubungan selayaknya orang pacaran. Kita berpacaran hampir satu tahun, dan sekarang tidak ada lagi komunikasi dengan dia,” ucap Friceilda.

Namun hubungan itu berakhir pahit saat Friceilda mengetahui dirinya hamil. Ia menegaskan telah meminta pertanggungjawaban Anrez sebagai calon ayah, tetapi sikap Anrez justru mengecewakan. “Begitu saya hamil, saya meminta pertanggungjawaban darinya sebagai suami dan seorang ayah dari anak yang saya kandung. Namun, dia hanya mengulur waktu dan tidak ada etika baik, makanya saya memberhentikan komunikasi dengan dia demi kesehatan mental saya dan bayi saya,” lanjutnya.

Friceilda menyebut, ia sudah memberitahukan Anrez Adelio mengenai kehamilannya pada 9 Juni 2025. Saat itu, Anrez terkejut, tetapi kemudian mengakui bahwa bayi tersebut adalah anaknya. “Saat saya hamil, saya datang ke rumah Anrez dan langsung memberitahu pada 9 Juni 2025. Dia syok, tapi mengiyakan kalau anak ini adalah anaknya,” tutur Friceilda.

Tak hanya itu, Anrez pernah membuat surat perjanjian kepada kedua orang tua Friceilda bahwa ia akan menikahi sang kekasih. Dalam surat bermaterai tersebut, pihak pria (yang diduga adalah Anrez) menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab penuh atas kehamilan Friceilda. Namun janji itu tak pernah ditepati.

“Dia juga memberikan surat pernyataan bahwa dia akan menikahi dan bertanggung jawab atas bayi ini. Dalam surat itu tertulis akan menikahi saya 21 hari setelah 24 Juni 2025, tetapi sampai saat ini dia lepas tanggung jawab,” paparnya.

Kini kehamilannya sudah memasuki usia delapan bulan dan berjuang sendirian. “Saya telah hamil 8 bulan oleh Anrez Putra Adelio, dan saya menjalani semuanya dari awal dengan kesendirian. Dia meninggalkan saya begitu saja,” ungkap Friceilda Prillea.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Anrez Adelio belum memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi terkait tudingan dan bukti-bukti yang disebarkan oleh Friceilda Aprillea.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *