"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Dejan Masuk Daftar Cuci Gudang Persebaya, Bisa Main di 4 Posisi


Dejan Tumbas menjadi sorotan dalam berbagai isu terkini menjelang jendela transfer paruh musim Super League 2025/2026. Pemain asing Persebaya Surabaya ini dikabarkan masuk daftar cuci gudang, meskipun ia dikenal mampu bermain di empat posisi sekaligus.

Kabar ini mengejutkan sebagian penggemar Persebaya yang menganggap Tumbas sebagai aset penting tim. Fleksibilitasnya dianggap sangat krusial di tengah kebutuhan rotasi dan kedalaman skuad Persebaya Surabaya sepanjang musim.

Isu pencoretan pemain asing Persebaya Surabaya pertama kali muncul dari akun Instagram @liga_dagelann pada Senin (22/12/2025). Akun tersebut menyampaikan informasi bahwa pelatih Persebaya Bernardo Tavares sedang mempertimbangkan beberapa perubahan. Unggahan itu juga menyebutkan bahwa akan ada lima pemain asing baru yang datang.

Unggahan tersebut langsung memicu spekulasi tentang perombakan besar di tubuh Green Force. Terlebih lagi, sinyal kedatangan lima pemain asing baru mengindikasikan kemungkinan adanya nama lama yang harus tersingkir.

Beberapa hari kemudian, rumor tersebut semakin diperkuat oleh akun Instagram @transferligina pada Kamis (25/12/2025). Akun tersebut menyebutkan lima nama pemain asing yang disebut-sebut berpotensi didepak pada paruh musim.

“Bakal ada lima gerbong pemain asing baru yang akan didatangkan Persebaya Surabaya pada jendela transfer paruh musim nanti,” tulis akun tersebut.

“Untuk nama-nama yang kans bakal jadi tumbal sempat disebutkan Bonek 5 nama pemain asing Persebaya Surabaya.”

Kelima pemain yang dimaksud adalah Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Mihailo Perovic, Dime Dimov, dan Milos Raickovic.

Dari kelima nama tersebut, Dejan Tumbas menjadi sosok yang paling banyak mendapat pembelaan dari pendukung. Bonek menilai pemain asal Serbia tersebut memiliki nilai lebih karena bisa dimainkan di banyak posisi.

Kemampuan serbabisa itu membuat Tumbas kerap menjadi solusi darurat ketika Persebaya Surabaya kekurangan pemain di posisi tertentu. Ia tercatat mampu bermain sebagai striker, winger, gelandang bertahan, hingga bek kiri.

Dalam beberapa pertandingan, Tumbas memang tidak selalu dipasang sebagai penyerang murni. Pelatih memanfaatkan postur dan daya jelajahnya untuk menutup lubang di sektor lain.

Dejan Tumbas lahir di Krivaja, Serbia, pada 5 Agustus 1999. Pemain berusia 26 tahun itu memiliki tinggi badan 1,87 meter dan berkaki dominan kanan.

Ia resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 5 Januari 2025. Kontraknya bersama klub hijau itu masih berlaku hingga 30 Juni 2026.

Sebelum merapat ke Surabaya, Tumbas sempat berkarier di berbagai negara. Ia dua kali membela FK Khujand dari Tajikistan pada 2023 dan 2024.

Karier sepak bolanya dimulai dari level junior di akademi Hajduk 1912 U19. Pada 2016, ia pindah ke Partizan U19 sebelum naik ke level profesional.

Di Serbia, Tumbas pernah memperkuat FK Backa, Dinamo Vranje, dan Kolubara Lazarevac. Ia juga sempat bermain di Montenegro bersama Rudar Pljevlja pada awal 2023.

Pada 2024, ia kembali ke Serbia dan berseragam GFK Sloboda Uzice. Sepanjang kariernya sejak 2017 hingga 2025, ia selalu berpindah klub dengan status bebas transfer.

Berdasarkan data Transfermarkt, Tumbas telah mencatatkan 12 penampilan di Super League 2025/2026. Ia juga sudah tampil total 28 kali bersama Persebaya Surabaya di semua ajang.

Meski belum mencetak gol untuk Persebaya Surabaya, kontribusinya terlihat dari peran taktis yang dijalankan. Ia mencatatkan dua assist dan 2.274 menit bermain bersama Green Force.

Statistik kariernya menunjukkan performa yang cukup beragam di tiap klub. Bersama FK Khujand, ia mencetak delapan gol dari 13 pertandingan, catatan terbaik sepanjang kariernya.

Di Rudar Pljevlja, Tumbas juga tampil produktif dengan empat gol dan dua assist dari 16 laga. Namun, performanya menurun saat membela Kolubara Lazarevac tanpa gol dan assist.

Kondisi inilah yang membuat posisinya di Persebaya Surabaya berada di persimpangan. Di satu sisi, statistik golnya minim, tetapi di sisi lain kontribusi non-statistiknya cukup terasa.

Bagi Bonek, melepas pemain dengan fleksibilitas tinggi seperti Tumbas dinilai berisiko. Apalagi, jadwal padat dan potensi cedera kerap menuntut pemain yang siap ditempatkan di berbagai posisi.

Rumor cuci gudang ini pun masih terus bergulir tanpa kepastian resmi dari manajemen klub.

Dejan Tumbas kini berada dalam sorotan, menanti apakah fleksibilitasnya cukup kuat untuk menyelamatkan tempatnya di Persebaya Surabaya.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *