Pemain Timnas Indonesia U-22 Dapat Izin Klub untuk Ikut SEA Games 2025
Kabar gembira datang dari Timnas Indonesia U-22 menjelang penyelenggaraan SEA Games 2025. Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah gelandang Ivar Jenner, yang kini menjabat sebagai kapten Garuda Muda. Ivar Jenner telah mendapatkan restu dari klubnya, Jong Utrecht, untuk berpartisipasi dalam pesta olahraga se-ASEAN tersebut pada akhir tahun ini.
Kepastian ini disampaikan oleh Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI sekaligus Manajer Timnas Indonesia U-22. Menurutnya, selain Ivar Jenner, beberapa pemain lain juga telah mendapatkan izin dari klub masing-masing. Antara lain Mauro Zijlstra (FC Volendam) dan Dion Markx (Top OSS).
“Semua pemain yang ada saat ini sudah kami komunikasikan dengan klub masing-masing,” ujar Sumardji saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senin (17/11). “Insya Allah, hal ini sangat positif karena dari awal kita sudah membicarakan ini.”
Sebelumnya, izin klub menjadi kendala utama dalam persiapan Timnas Indonesia U-22 menuju SEA Games 2025. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa SEA Games 2025 digelar di luar kalender FIFA, sehingga klub berhak menolak melepas pemainnya. Namun, PSSI terus berupaya agar para pemain yang bermain di luar negeri seperti Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan Dion Markx tetap bisa bergabung dengan tim.
PSSI bahkan ingin ketiga pemain tersebut tetap berada dalam skuad pasca laga melawan Mali U-22 pada Selasa (18/11). Tujuan utamanya adalah agar para pemain dapat menjalani pemusatan latihan hingga SEA Games 2025. Aturan ini berlaku untuk semua pemain, termasuk mereka yang berasal dari klub Super League 2025/2026.
Klub Super League Mulai Menginginkan Pemain Kembali
Sumardji mengungkapkan bahwa sejauh ini beberapa klub Super League 2025/2026 mulai meminta pemainnya dikembalikan untuk sementara. Klub-klab tersebut akan melepas pemainnya hanya setelah liga dihentikan untuk keperluan SEA Games 2025.
“Beberapa klub telah mengirim surat ke BTN PSSI. Meskipun belum resmi, mereka sudah melakukan komunikasi melalui telepon. Contohnya Borneo FC, PSM Makassar, dan Persija Jakarta. Ada beberapa klub lagi yang juga menyampaikan permintaan serupa,” jelas Sumardji.
Ia menambahkan bahwa BTN PSSI siap mengembalikan pemain ke klubnya asalkan memenuhi satu syarat penting. Syarat tersebut adalah pemain harus mendapatkan kesempatan bermain, bukan hanya menjadi penonton di bangku cadangan.
“Prinsipnya, kami sudah sepakat dari awal. Jika pemain dimainkan, bukan sebagai penghangat bangku cadangan, maka kami akan melepasnya. Ini agar pemain bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak. Namun, jika di klub hanya sebagai cadangan, lebih baik mereka tetap di Timnas untuk memperkuat chemistry,” ujar Sumardji.
Persiapan Timnas Indonesia U-22 Lebih Matang
Selain itu, Sumardji menegaskan bahwa pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, telah menyiapkan beberapa hal penting yang harus dipelajari oleh para pemain. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas permainan dan persiapan tim secara keseluruhan.
Sementara itu, Sumardji juga menyampaikan bahwa klub Jong Utrecht, yang memiliki Ivar Jenner, sebenarnya ingin pemainnya kembali ke klub. Ivar sendiri telah menyampaikan keinginan klubnya untuk kembali.
“Jong Utrecht telah mengirim surat resmi. Jika Ivar ingin bermain di klubnya, kami akan melepasnya. Nanti dia akan kembali sesuai jadwal. Rata-rata pemain akan datang bersamaan di akhir November ini,” tambah Sumardji.
Dengan izin klub yang semakin mengalir, Timnas Indonesia U-22 semakin optimis untuk tampil maksimal di SEA Games 2025. Para pemain kini dapat fokus pada persiapan dan membangun chemistry yang kuat sebelum bertanding di ajang bergengsi tersebut.











