"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Libur Nataru, Tol Palembang-Betung Buka 2 Jalur

Pembukaan Jalan Tol Palembang–Betung Secara Fungsional untuk Mengurangi Beban Lalu Lintas

PT Hutama Karya (Persero) berencana membuka Jalan Tol Palembang–Betung (Paltung) secara fungsional pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang. Rencana ini diambil guna mengurangi beban lalu lintas yang biasanya meningkat saat liburan, khususnya di jalur-jalur umum yang sering digunakan masyarakat.

Executive Vice President (EVP) Divisi Pembangunan Jalan Tol Hutama Karya, Pulung Satyo Anggono, menjelaskan bahwa jalan tol yang akan dibuka secara fungsional adalah Seksi 2 (Rengas–Pangkalan Balai) sepanjang 33 km. Berbeda dengan pembukaan fungsional Lebaran tahun lalu yang hanya satu jalur, nantinya jalan tol ini akan dibuka dua jalur.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian terkait pelaksanaan di lapangan. Pengoperasian jalan tol ini lebih ke diskresi pihak kepolisian, termasuk waktu pengoperasiannya, biasanya H-7 hingga H+7,” ujarnya saat meninjau proyek Jalan Tol Palembang–Betung (Paltung), Jumat (7/11/2025).

Selain itu, Hutama Karya juga menargetkan pembangunan Jembatan Musi V yang berada di Kecamatan Gandus, Kota Palembang, akan tersambung pada Desember 2025. Menurut Pulung, pekerjaan Jembatan Musi V menjadi salah satu prioritas utama.

“Jembatan Musi menggunakan teknik Box Girder Balance Cantilever,” ujarnya. Hingga akhir Oktober, pengerjaan di segmen 16 jembatan tersebut telah memasuki tahap penyambungan struktur utama. Setelah tersambung pada Desember 2025, Hutama Karya akan melakukan pengecoran sarana pendukung hingga pengaspalan jalan hingga Februari 2026.

Kemudian, perseroan akan melakukan uji beban untuk memastikan jembatan aman dan kuat untuk dilewati. Uji laik fungsi dan operasi (ULFO) juga akan dilakukan sebagaimana jalan tol akan difungsionalkan atau dioperasionalkan. Hal itu dilakukan agar jembatan tersebut mampu beroperasi secara fungsional pada Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik.

Progres Konstruksi Jalan Tol Paltung

Hutama Karya terus mempercepat pembangunan Tol Paltung untuk memperkuat jaringan konektivitas di Sumatra Selatan. Hingga akhir Oktober 2025, progres konstruksi jalan tol ini telah mencapai 73,84%, sedangkan pembebasan lahan mencapai 84,94%.

Tol Paltung terbagi dalam beberapa seksi, yakni:
* Seksi 1 (Palembang–Rengas) sepanjang 21,50 km
* Seksi 2 (Rengas–Pangkalan Balai) sepanjang 33 km
* Seksi 3 (Pangkalan Balai–Betung) sepanjang 14,69 km

Hutama Karya menargetkan Seksi 2 (Rengas–Pangkalan Balai) akan beroperasi lebih dulu pada kuartal II 2026, Seksi 1 (Palembang–Rengas) diprediksi beroperasi pada kuartal III 2026, dan Seksi 3 (Pangkalan Balai–Betung) akan beroperasi pada kuartal IV 2026.

Setelah rampung, Jalan Tol Paltung akan memangkas waktu tempuh dari Palembang ke Betung dari semula sekitar 3 jam menjadi hanya 1 jam. Keberadaan tol ini juga diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalur nasional Lintas Timur dan memperlancar arus logistik, terutama menjelang periode Nataru maupun Idul Fitri.

Konektivitas dan Manfaat bagi Masyarakat

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa jalan tol sepanjang 69,19 kilometer ini akan menghubungkan Kota Palembang hingga Betung, sekaligus menjadi koridor penting yang menghubungkan Sumatra Selatan dengan Provinsi Jambi.

“Pembangunan Jalan Tol Paltung terus kami percepat dengan memastikan seluruh sumber daya, material, serta metode kerja yang digunakan memenuhi standar mutu tertinggi. Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya juga senantiasa berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah setempat serta para pemangku kepentingan lainnya. Kami menargetkan proyek ini dapat segera rampung agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Mardiansyah.

Hutama Karya memastikan pembangunan proyek strategis ini berjalan tepat waktu dan sesuai dengan standar kualitas terbaik, agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatra.

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *