"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Ribuan Pelari Hadiri Mangkunegaran 2026 di Solo

Mangkunegaran Run 2026 Siap Digelar di Solo dengan Rute Sertifikasi Internasional



Mangkunegaran Run 2026 akan kembali digelar di Kota Solo, Jawa Tengah. Ajang lari yang merupakan bagian dari Adeging Mangkunegaran ini akan diselenggarakan pada 3 Mei 2026. Event ini menawarkan berbagai nomor lari seperti 5K, 10K, dan Half Marathon, dengan total peserta yang mencapai lebih dari 7.700 pelari. Penyelenggaraan tahun ini juga melibatkan Permata Bank sebagai mitra strategis dalam mendukung ekosistem acara agar terus berkembang secara berkelanjutan.

K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X menyampaikan bahwa rute lari Mangkunegaran Run tahun ini telah disertifikasi oleh Badan Atletik Dunia. Proses sertifikasi dilakukan oleh perwakilan dari organisasi tersebut, yaitu Kim Vivan yang datang langsung ke Solo untuk memastikan standar kualitas, keamanan, dan keadilan dalam perlombaan.

“Sertifikasi lintasan lari diperlukan untuk menjamin standar kualitas, keamanan, dan keadilan dalam perlombaan. Sertifikasi ini memastikan jarak lintasan akurat, permukaan aman untuk mengurangi cedera, serta diakui secara internasional, yang penting untuk validasi rekor dunia maupun catatan waktu resmi atlet,” kata K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dalam konferensi pers Mangkunegaran Run 2026 di Jakarta.

Mangkunegaran Run sudah memasuki tahun keempatnya dan terus menghadirkan pendekatan baru dalam memperkenalkan budaya kepada masyarakat. Melalui event ini, Mangkunegaran ingin menciptakan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Selain itu, Mangkunegaran Run dirancang sebagai ruang kebersamaan yang menggabungkan olahraga, budaya, dan interaksi sosial dalam satu pengalaman yang terbuka untuk semua kalangan.

Wali Kota Solo, Respati Adi, menyambut baik penyelenggaraan Mangkunegaran Run yang semakin diminati setiap tahunnya. Pada pertama kali digelar pada 2023, hanya diikuti oleh sekitar 4 ribu pelari, namun kini jumlah peserta meningkat menjadi 7.750 pelari.

“Kami melihat perkembangan yang sangat positif, terutama dari sisi partisipasi dan antusiasme masyarakat. Setiap tahun jumlah peserta meningkat, dan yang lebih penting, semakin banyak komunitas yang terlibat. Ini menunjukkan bahwa Mangkunegaran Run sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, bukan hanya event tahunan,” ujar Respati Adi.

Menurutnya, Mangkunegaran Run berbeda dengan ajang lari lainnya karena tidak hanya tentang berlari, tetapi juga tentang merasakan atmosfer kota Solo yang kaya budaya. Para pelari akan melewati berbagai titik yang memiliki nilai sejarah, sehingga mereka tidak hanya berolahraga, tetapi juga merasakan identitas kota Solo.

Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menjelaskan bahwa partisipasi pihaknya dalam Mangkunegaran Run 2026 adalah upaya untuk mendukung ekosistem kegiatan aktif yang mempertemukan aktivitas ekonomi, budaya, dan komunitas dalam wadah olahraga. Hal ini juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, khususnya sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelaku usaha (UMKM) di Solo.

Permata Bank berkomitmen untuk menghadirkan dampak yang lebih luas dengan menghubungkan acara ini melalui inisiatif berkelanjutan ‘1 Misi Hijaukan Bumi’. Inisiatif ini diwujudkan dalam penanaman hingga 5.000 pohon di Bukit Tigapuluh, Jambi, sebagai bagian dari upaya pelindungan habitat gajah Sumatra yang terancam punah. Dengan mengonversi total jarak yang ditempuh peserta lari Mangkunegaran Run menjadi aksi nyata bagi lingkungan.

Selama penyelenggaraan Adeging Mangkunegaran 269, Permata Bank menghadirkan berbagai promosi, antara lain:

  • Program Bonus Saldo Awal untuk Nasabah Baru Permata ME Saver hingga Rp375 Ribu Permata Poin dari transaksi dan jaga saldo tabungan.
  • Keuntungan bertransaksi menggunakan QRIS Permata ME di Mangkunegaran MakaN-MakaN berupa bonus 50% Permata Poin di tenant-tenant Mangkunegaran MakaN-MakaN.
  • Pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas games dengan hadiah-hadiah yang menarik di booth Permata Bank.

Co-Founder & COO Katadata Indonesia, Ade Wahyudi, menyampaikan bahwa sebagai salah satu penyelenggara bersama Mangkunegaran dan Yayasan DNC, Katadata senang melihat perkembangan dan dampak dari Mangkunegaran Run terhadap publik dan perekonomian Kota Solo.

“Berdasarkan impact survey yang dilakukan Katadata Insight Center, Mangkunegaran Run memberikan dampak perekonomian terhadap kota Solo sebesar Rp40 miliar. Rata-rata pengeluaran pelari Rp2,5 juta di luar tiket. Sebagian besar pengeluaran untuk hotel, konsumsi, oleh-oleh dan wisata,” ujar Ade.

Hafsha Kamilatunnisa

Hafsha Kamilatunnisa adalah seorang Jurnalis yang mengangkat kisah masyarakat, kegiatan sosial, dan gerakan komunitas. Ia aktif dalam kegiatan sukarelawan, hobi memotret aksi sosial, dan membaca kisah inspiratif. Motto: “Empati adalah kekuatan terbesar penulis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *