"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Tarung Derajat Kembali Berlaga di PON 2028, Jatim Target Juara Umum

Persiapan Jawa Timur untuk Tarung Derajat di PON 2028

Cabang olahraga Tarung Derajat dipastikan akan kembali dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat. Hal ini menjadi kabar gembira bagi Jawa Timur, yang menargetkan meraih lima hingga enam medali emas agar bisa menjadi juara umum di cabang olahraga asli Indonesia tersebut.

Informasi mengenai keikutsertaan Tarung Derajat pada PON 2028 didapatkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan PON XXII/2028 yang dihadiri perwakilan tiga tuan rumah, yaitu Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan DKI Jakarta. Dalam rakor tersebut, NTB memperjuangkan sembilan cabang olahraga privilege, termasuk Tarung Derajat yang berada di urutan teratas.

Ketua Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menyampaikan bahwa kepastian ini menjadi momentum penting bagi Jawa Timur untuk mempersiapkan atlet sebaik mungkin. Ia optimis dengan persiapan yang matang, Jawa Timur memiliki peluang besar untuk meraih lima hingga enam medali emas sekaligus menjadi juara umum.

Program Pembinaan Atlet

Untuk mencapai target tersebut, Kodrat Jatim telah menyiapkan beberapa program pembinaan. Saat ini fokus utama adalah peningkatan kualitas atlet serta penguatan kompetisi berjenjang. Salah satu nomor yang akan diprioritaskan adalah nomor seni gerak. Rencananya, pada April 2026, Kodrat Jatim akan mulai menggelar pelatihan yang dipandu langsung oleh Sang Guru Putri Dara Mentari Dradjat dari Perguruan Pusat Tarung Derajat.

“Untuk bisa menjadi juara, nomor seni gerak harus kita tingkatkan kualitasnya,” ujar BHS. Selain itu, ia juga berharap KONI Jawa Timur segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) Puslatda bagi cabang olahraga Tarung Derajat. Dengan adanya pemusatan latihan daerah, program latihan atlet diharapkan bisa berjalan lebih maksimal.

Prestasi di Berbagai Kejuaraan Nasional

Sepanjang tahun 2025, Tarung Derajat Jawa Timur telah mengikuti tiga kejuaraan nasional dengan segmentasi berbeda sebagai bagian dari proses pembinaan sekaligus evaluasi atlet. Di antaranya Kejuaraan Nasional Pekan Olahraga Mahasiswa di Solo pada September 2025, Kejuaraan Nasional PON Beladiri II di Kudus pada Oktober 2025, serta Kejuaraan Nasional Pelajar Piala Kemenpora RI di Bandung pada Desember 2025.

Dari tiga kejuaraan tersebut, Kodrat Jatim meraih Juara Umum II dengan perolehan 4 emas, 4 perak, dan 3 perunggu pada Kejurnas Pekan Olahraga Mahasiswa. Kemudian Juara Umum III dengan raihan 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu pada Kejurnas PON Beladiri II. Sementara pada Kejurnas Pelajar Piala Kemenpora RI, Jatim kembali menempati posisi Juara Umum II dengan perolehan 4 emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Hasil tersebut menjadi bekal positif bagi Jatim. Pada PON 2024 di Aceh, Tarung Derajat Jawa Timur baru berhasil meraih 2 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Erwin H. Poedjono, Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim, menilai capaian tersebut menunjukkan pembinaan atlet Tarung Derajat di Jawa Timur berjalan cukup sistematis.

Dukungan dari Legislatif

Dukungan juga datang dari legislatif. Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, menekankan pentingnya konsep kolaborasi pentahelix dalam memajukan prestasi olahraga. Ia menilai mengandalkan APBD saja tidak cukup untuk melahirkan atlet kelas dunia.

“Pengembangan atlet memerlukan dukungan total, tidak hanya dari pemerintah tetapi juga peran pengusaha dan tokoh masyarakat,” tegas Cahyo. Ia juga mendorong agar Tarung Derajat dapat masuk ke dalam SMA Negeri Olahraga (SMANOR). Menurutnya, Tarung Derajat menjadi media efektif untuk membentuk karakter dan mentalitas juara di kalangan siswa.

Pihaknya berencana melakukan koordinasi lintas sektor dengan Dispora, Dinas Pendidikan, hingga Biro Kesra untuk mengkaji wacana integrasi tersebut. “Olahraga ini bukan sekadar bela diri, tetapi juga media untuk membentuk karakter dan toleransi di kalangan siswa,” katanya.




Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *