Isyana Sarasvati dan Kontroversi Visual dalam Video Musik ‘ABADHI’
Nama Isyana Sarasvati kembali menjadi sorotan setelah karya terbarunya memicu perdebatan di media sosial. Penyanyi yang dikenal dengan eksplorasi musik dan konsep visual artistik ini dituduh memiliki keterkaitan dengan simbol satanic. Tudingan tersebut muncul setelah beberapa orang menyoroti detail visual dalam video musik lagu terbarunya yang berjudul ‘ABADHI’. Di tengah polemik yang berkembang, suami Isyana, Rayhan Maditra Indrayanto, akhirnya angkat bicara.
Melalui unggahan di Threads pribadinya, Rayhan menyampaikan pembelaan sekaligus refleksi mengenai bagaimana sebuah karya seni kerap disalahartikan oleh publik. Ia menilai tudingan tersebut merupakan bentuk kesalahpahaman terhadap karya yang sebenarnya lahir dari proses kreatif seorang musisi.
Berikut adalah rangkuman mengenai situasi yang terjadi:
Lagu ‘ABADHI’ Isyana Menuai Kontroversi karena Simbol Visual
Kontroversi bermula dari video musik lagu ‘ABADHI’ yang dirilis oleh Isyana Sarasvati. Dalam beberapa potongan visual yang beredar di media sosial, terlihat simbol mata satu yang kemudian dikaitkan oleh sebagian warganet dengan simbol yang sering diasosiasikan dengan satanisme. Potongan gambar tersebut lalu menyebar luas dan memicu berbagai spekulasi di internet.
Padahal, Isyana dikenal sebagai musisi yang sering menghadirkan konsep artistik yang kompleks dan simbolik dalam karya-karyanya. Visual seperti mata, cahaya, atau elemen surealis kerap digunakan dalam seni untuk menggambarkan perjalanan batin, kesadaran, atau transformasi diri.
Namun karena potongan video itu beredar tanpa konteks utuh dari cerita yang ingin disampaikan dalam video musiknya, sebagian orang langsung menafsirkannya secara negatif sehingga memunculkan perdebatan di kalangan warganet.
Suami Isyana Menilai Tudingan Tersebut sebagai Ujian bagi Musisi

Melalui akun Threads pribadinya, Rayhan Maditra menyampaikan pesan yang cukup menyentuh terkait polemik yang dialami sang istri. Ia menilai bahwa salah satu ujian terbesar bagi seorang musisi adalah ketika karya yang dibuat dengan kejujuran justru ditafsirkan secara berbeda oleh publik.
Menurut Rayhan, situasi seperti ini sering terjadi ketika orang lebih cepat berasumsi dibandingkan mencoba memahami pesan di balik sebuah karya seni.
“Ujian besar bagi seorang musisi ketika karya yang lahir dari kejujuran justru dimaknai dengan cara yang jauh berbeda. Sering kali asumsi datang lebih cepat daripada keinginan untuk memahami,” tulis Rayhan.
Isyana Menanggapi Polemik Lebih Melalui Kalimat Reflektif

Di tengah ramainya tudingan yang beredar, Isyana Sarasvati juga memberikan respons melalui unggahan singkat di media sosialnya. Ia tidak memberikan klarifikasi panjang mengenai kontroversi tersebut, tetapi menyampaikan kalimat reflektif yang dianggap menggambarkan kondisi emosional yang sedang ia alami.
“Terkadang cahaya murni, terkadang gelombang kejam, aku sedang melewatinya,” ungkap Isyana.
Kalimat tersebut dianggap sebagai cara Isyana mengekspresikan bahwa perjalanan hidup dan karier seorang seniman tidak selalu berjalan mulus.
Banyak penggemar yang kemudian memberikan dukungan kepadanya dan menilai bahwa tudingan yang beredar seharusnya tidak langsung disimpulkan tanpa memahami konteks artistik dari karya yang ia buat.
Itulah rangkuman mengenai suami Isyana pasang badan saat istrinya disebut satanic. Polemik yang muncul menunjukkan bahwa karya seni sering kali membuka ruang interpretasi yang sangat luas. Bagi Isyana Sarasvati, situasi ini menjadi salah satu tantangan dalam perjalanan kariernya sebagai musisi yang dikenal berani bereksperimen dengan konsep visual maupun musikal.











