"Menembus Batas, Menghadirkan Berita Lokal"

Tabrakan Lawan Arah di Gunung Sahari, Senjata dan Plat Palsu di Kabin Calya Jadi Teka-Teki

Kasus Toyota Calya yang Melawan Arah di Jalan Gunung Sahari

Sebuah peristiwa menarik terjadi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, ketika sebuah mobil Toyota Calya melaju dengan arah yang bertentangan. Peristiwa ini memicu kekacauan dan menjadi viral di media sosial. Selain itu, polisi juga menemukan senjata tajam dan tiga pelat nomor palsu di dalam kabin mobil tersebut, yang kini menjadi misteri.

Penemuan Senjata Tajam dan Pelat Nomor Palsu

Pada tanggal 25 Februari lalu, mobil Toyota Calya berpelat nomor D 1640 AHB dikemudikan oleh Hafiz Mahendra (25 tahun). Saat insiden terjadi, mobil tersebut menabrak beberapa kendaraan lain dan melaju dengan arah yang tidak sesuai. Setelah diperiksa, polisi menemukan dua senjata tajam dan satu senjata api mainan di dalam mobil. Selain itu, ada empat pelat nomor TNKB yang ditemukan, tiga di antaranya adalah palsu.

Hafiz mengaku bahwa senjata tajam dan pelat nomor palsu itu milik kakaknya. Namun, polisi masih curiga karena Hafiz tidak membawa surat-surat mengemudi seperti SIM dan STNK. Selain itu, KTP yang dibawanya diduga palsu dan berdomisili di Sidoarjo.

Curiga Terhadap Pengakuan Hafiz

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, Roby Heri Saputra, menyatakan bahwa pengakuan Hafiz masih dicurigai. Ia mengatakan bahwa Hafiz kabur ketakutan saat melihat polisi dan diduga memalsukan identitasnya. Polisi kini sedang mencari keberadaan kakak Hafiz untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Roby merinci bahwa dari empat pelat nomor yang ditemukan, hanya satu yang asli. Sementara tiga lainnya adalah palsu. Tiga pelat nomor palsu tersebut memiliki kode B (Jakarta), Z (Garut), dan D (Bandung). Pelat nomor D yang digunakan saat kejadian tidak sesuai dengan identitas mobil yang terdaftar.

Dugaan Pemalsuan Identitas

Selain pelat nomor, KTP Hafiz juga diduga dipalsukan. KTP yang ia bawa berinisial HF dan berdomisili di Sidoarjo. Polisi menggunakan teknologi face recognizer untuk membandingkan foto pada KTP dengan wajah Hafiz dan menemukan perbedaan. Hal ini menunjukkan bahwa KTP itu bukan milik “kakak” yang disebut Hafiz sebagai pemilik sajam dan pelat palsu.

Peristiwa Viral di Media Sosial

Sebelumnya, video tentang peristiwa ini diunggah oleh akun Instagram @lintasjakartaupdate. Dalam video tersebut, mobil Toyota Calya terlihat melaju kencang dalam kondisi melawan arah di jalan yang padat kendaraan. Calya sempat menyerempet sejumlah mobil dan motor sebelum akhirnya berhenti setelah dikejar warga dan petugas kepolisian.

Hafiz mengaku terpaksa melawan arah karena takut ditilang polisi akibat tidak membawa SIM dan STNK. Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pemalsuan identitas dan kepemilikan senjata tajam.

Investigasi Lanjutan

Polisi masih melakukan investigasi terkait kasus ini. Mereka ingin memastikan apakah Hafiz benar-benar tidak tahu tentang keberadaan senjata tajam dan pelat nomor palsu di dalam mobilnya. Selain itu, pihak kepolisian juga akan memeriksa apakah ada keterlibatan orang lain dalam kasus ini.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *